Bahasa Cinta

Bahasa Cinta
Hari pertama masuk sekolah


__ADS_3

"Tamu? siapa bi?"


Tanya papa sembari bangkit dari tempatnya duduk.


"Pak Aris tuan,saya permisi kebelakang dulu mau buatkan minum."


Jawab bibi seraya menundukkan kepalan berlalu menuju dapur meninggalkan kami.


Sedangkan papa keluar untuk menemui om Aris di ruang tamu.


Om Aris adalah adik sepupu papaku,beliau bekerja di departemen kepolisian.Entah ada keperluan apa yang membuat om Aris bertamu di pagi-pagi begini,mungkin ada sesuatu yang penting.


Tak lama setelah kami selesai sarapan, bibi mendekatiku dab berkata bahwa papa memanggilku.


Aku segera bergegas menuju arah dimana papa berada,sebenarnya tadi aku hendak mengenakan sepatu untuk bersiap berangkat kesekolah tapi kuurungkan niatku karena papa memanggilku.Bagaimanapun ketika orang tua memanggil kita itu artinya ada yang penting,kita tak boleh menunda dan harus menyegerakan diri untuk mendekat.


Segera ku raih tangan om Aris dan kucium punggung tangannya,lalu kurebahkan tubuhku di sofa disebelah tempat duduk papa.


Om Aris menjelaskan jika sopir taksi yang malam itu sempat hanpir mencelakaiku sudah tertangkap dan Siang ini aku diminta datang kekantor lolisi untuk dimintai keterangan serta kesaksian.Sebenarnya undanga untukku harusnya jam 9.00,namun karena seolah tahu jika hari ini adalah hari pertamaku berangkat sekolah maka om Aris memintaku datang agak siang saja sepulang dari sekolah.


Hari ini adalah hari pertamaku mengenakan seragam putih abu-abu,disekolah yang baru pula.Dengan suasana barus,teman-teman baru dan guru baru pastinya.

__ADS_1


Setelah turun dari mobil yang dikendarai oleh papa,kulangkahkan kakiku menuju gerbang sekolah baruku,ramai serta riuhnya keadaan sekolah dipagi ini membuatku semakin bersemangat untuk belajar.


Bel tanda kelas akan segera dimulai telah berbunyi,aku sudah mendapat tempat duduk dibangku urutan nomor dua dari depan barisan bagian tengah.Teman sebangkuku namanya Jesika,seorang perempuan cantik berambut sebahu dengan mata sipit serta berkulit bersih.


Kami sempat berkenalan tadi saat aku baru masuk dan mencari tempat duduk dia melambaikan tangannya kearahku.


Hari ini adalah hari pertama kami masuk sekolah,jadi saatnya perkenalan.


Seorang pria yang tak asing memasuki pintu ruang kelas kami,meletakkan beberapa buku lalu menyapa kami.


"Selamat pagi semuanya.....!"


"Selamat pagi pak....!


"Perkenalan nama saya Mario ardianto,kalian bisa memanggil saya pak Mario.Saya mendapat tanggung jawab dari bapak kepala sekolah untuk menjadi wali kelas dikelas 10A ini,dan sekaligus saya juga akan mengajar di mata pelajaran bahasa Indonesia."


Setelah memperkenalkan diri,pak Mario meminta kami untuk memperkenalkan diri satu persatu maju kedepan kelas.


Saat tiba giliranku maju,pak Mario sempat sesekali melihat kearahku yang membuatku menjadi semakin grogi karena ternyata pak Mario ini adalah orang yang sama yang menolongku malam itu saat aku hampir saja dicelakai oleh sopir taksi.


Hah! jadi orang yang menolongku malam itu namanya pak Mario?di guru disini?

__ADS_1


Ya Allah.....sempit sekali dunia ini,atau mungkinkah dia ini jodohku?untuk itu kau prtemukan kami kembali.Batinku.


"Ehem,ayo silahkan perkenalkan dirimu! teman-teman yang lain sudah menunggu."


Tegasnya sambil menoleh kearahku dengan wajah datarnya.


"Ba...baik pak."


Jawabku terbata karena dikagetkan dari lamunanku oleh suara pak Mario.


Setelah selesai memperkenalkan diri aku kembali ke tempat dudukku,lalu disusul teman-teman yang lain memperkenalkan diri.


Bel berbunyi,pak Mario mengakhiri sesi pertemuan kali ini lalu keluar dari ruang kelas kami disusul beberapa murid-murid yang lain ikut keluar kelas karena memang sudah waktunya beristirahat.


"Kita ke kantin yuk Maura."


Ajak Jesika padaku sambil menarik lenganku menuju pintu kelas.


"Tunggu! aku boleh ikut kalian?"


Tanya Medina pada kami sambil berjalan cepat menyusul kami,Medina kebetulan tempat duduknya berada dibarisan sebelah Jesika.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2