
Selama beberapa minggu ini komunikasi antara aku dan mas Rio agak mulai jarang terjadi,pasalnya kesibukan mas Rio dan juga jarangnya aku menyentuh ponsel agar benar- benar konsentrasi dalam belajar adalah faktor utama jarangnya komunikadi diantara kami berdua.
Mas Rio yang beberapa minggu terakhir harus bolak balik luar negeri dan juga luar kota membuatnya sangat sibuk dan mungkin sangat lelah.
Aku sangat maklum karena itu adalah tanggung jawab barunya sekarang sebagai pemegang sekaligus pengendali perusahaan Wijaya Group sekarang.
...****************...
Hari ini adalah acara pesta wisuda kelulusan di SMU tempatku belajar selama tiga tahun terakhir,dan aku adalah salah satu peserta wisuda kelulusan tahun ini.
Dengan bangga aku datang keacara pesta kelulusan bersama seluruh anggota keluargaku. Ada mama,papa,kak Rendi,kak Rosa yang kini telah menikah dengan kak Rendi beberapa bulan lalu. Maaf untuk acara pernikahan kak Rendi dan kak Rosa tidak aku ceritakan karena aku sendiri sedang sibuk ikut menghadiri acara yang digelar secara sederhana namun hikmad tersebut hehehee.
__ADS_1
Kali ini datang pula keluarga om Doni,eh maksudnya keluarga ayah. Ya Om Doni adalah ayah kandungku yang kini datang membawa keluarganya serta yaitu tante Mariana dan anak mereka yang sebenarnya adalah adik aku.
Dengan mengenakan kebaya modern dan simpel aku padukan dengan hijab yang tak pernah luput menutupi mahkotaku agar auratku tak nampak oleh sembarang mata laki- laki lain selain kuargaku.
Aku tersenyum sangat bahagia karena datang pula kedua mertuaku dan juga keluarga kecil kakak iparku kak Reina. Mataku masih memandang kesekeliling mencari sosok yang tak nampak namun sebenarnya adalah sosok yang nyata namun tak ada disini saat ini.
"Kamu nyari siapa, Rio?" tanya kak Reina padaku sambil menoleh kearah belakang kearah dimana netraku mengarah namun tak ada nampak sosok yang aku harapkan datang.
"Rio kan masih diluar negri Ra," ucap kak Aldi suami kak Reina, yang hanya kujawab dengan senyuman kekecewaan.
Setelah sampai di aula sekolah dimana tempat diselenggarakannya acara wisuda kelulusan aku benar- benar dikejutkan oleh sosok yang telah lebih dulu hadir disana.
__ADS_1
Sedang asyik mengobrol dengan beberapa guru dan juga staf pengurus di sekolah kami,meski aku hanya melihatnya dari kejauhan tanpa nampak wajahnya menghadap padaku namun aku yakin dan sangat kenal serta hafal siapa dia.
Senyumku merekah selebar bunga mawar yang mekar saat sosok tersebut berbalik dan menatapku dari kejauhan.
Netra kami saling beradu dan saling pandang meski dari jarak kejauhan.
Kak Reina menyenggol lenganku sambil menaikkan kedua alisnya bersamaan untuk menggodaku yang sedari tadi senyum- senyum sendiri tidak jelas begitu menyadari kehadiran mas Rio alias pak Mario mantan guru Bahasa Indonesia kami di sekolah ini sebelum beliau digantikan oleh pak Yahdan yang teernyata masih kerabatku juga.
"Iiiih kak Reina," ucapku manja karena ulah kakak iparku tersebut.
Acara berlangsung lancar dan aku mendapat penghargaan sebagai siswa terbaik yang nilainya masuk peringkat kategori sepuluh besar.
__ADS_1
WOW banget deh usahaku selama ini tidak sia- sia,bener kata pepatah bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil dan aku membuktikan sendiri kenyataannya sekarang ini.
BERSAMBUNG.....