
Acara wisuda kelulusan telah usai,kami semua telah menerima ijazah yang menandakan bukti kelulusan kami atas segala jerih payah kami selama ini.
Sebelum kami semua bubar untuk pulang kerumah masing-masing pak Mario atau yang sering aku panggil mas Rio ketika dirumah atau saat kami hanya berdua saja mengundang semua murid lulusan tahun ini untuk merayakan pesta yang akan diselenggarakan di kediamannya sore ini.
Aku yang trauma akan pesta kelulusan saat aku SMP dulu yang hampir menjadi korban kenakalan bahkan nyaris menjadi korban kejahatan driver taksi online yang tidak bertanggung jawab merasa kurang setuju jika waktu pelaksanaan acara dilakukan sore hari.
Aku hanya takut saja jika apa yang pernah menimpaku dulu saat pulang sendirian dengan mengendarai taksi online dulu bisa jadi akan menimpa orang lain pula nantinya.
Jadi aku memberi usul agar acara dilaksanakan besok saja dimulai agak pagi atau agak siangan saja dan selesainya jangan sampai terlalu petang agar semuanya bisa pulang dengan aman sebelum gelap datang.
Akhirnya mas Rio pun setuju dengan usulku,dan besok pagi cafe miliknya akan sengaja di tutup untuk umum karena akan dipergunakan untuk acara kelulusan sekolah kami sekitar jam 11 pas mendekati waktunya makan siang.
Akhirnya semua menyetujuinya,lagipula jika dilakukan sekarang juga terkesan sangat mendadak dan semuanya sudah pasti tidak ada persiapan apapun.
Bahkan beberapa diantara mereka mungkin ada yang sudah menyusun acara untuk merayaka kelulusan bareng dengan keluarga masing- masing
...****************...
Hari pun berlalu dan hari ini adalah hari dimana acara pesta kelulusan yang akan diadakan di cafe milik mas Rio.
Aku dan mas Rio sudah lebih dulu tiba dibanding teman- teman sekelasku yang lain.
Memang tidak semua siswa di sekolahku di undang karena keterbatasan tempat diadakannya acara,jadi hanya murid yang satu kelas denganku saja yang di undang untuk hadir karena memang kebetulan dulu pak Mario adalah wali kelas kami.
Acara berlangsung cukup meriah meski sempat ada insiden menegangkan karena Jesika yang turut hadir saat acara perpisahan harus pulang paksa karena sang suami tidak mengizinkannya bergabung dalam acara kami ini.
Memang semuanya salahku karena undangan untuk Jesika adalah usul dariku,dan salahnya lagi kami menjemput Jesika dirumah orang tuanya saat sang suami sedang tidak berada dirumah.
__ADS_1
Kami tidak menyangka jika ternyata Jesika belum mendapat izin dari sang suami yang notabene pernah menjadi siswa di sekolah yang sama dengan kami dulu.
Entahlah apa yang membuat kak Doi sampai semarah itu pada Jesika yang hanya ingin berbahagia berkumpul dengan teman-temannya untuk merayakan hari bahagia ini.
Mungkin memang sebelumnya sudah ada masalah diantara mereka berdua,atau memang itu semua hanya dugaan ku semata. Entah lah,yang pasti kami turut prihatin dengan keadaan dan peristiwa yang menimpa Jesika disamping kami juga sangat bahagia dengan kelulusan kami ini.
Acara selesai sekitar pukul tiga sore,karena kami semua sudah sepakat agar acara jangan sampai selesai terlalu kesorean apalagi malam.
Setelah semua bubar dan berpamitan pulang,hanya tinggal aku,mas Rio,Medina dan juga Samuel serta beberapa karyawan dan karyawati cafe yang sedang membereskan cafe karena mau tutup lebih awal dari biasanya.
Sang bos memang sengaja meminta untuk para karyawan dan karyawati untuk tutup lebih awal karena seharian sudah membantu menyiapkan keperluan pesta untuk kami semua.
Maka jika biasanya cafe tutup sampai jam 10 malam maka khusus untuk hari ini tutup sore setelah acara kami selesai.
"Yuk pulang."
"Ehem!" suara deheman Samuel yang tak jauh dari kami sedang membantu yang lain beberes pun sontak menjadi pusat perhatian seketika,namun semuanya kembali pada aktifitas masing-masing setelah menyadari tatapan tajam sang bos pada Samuel dan juga pada siapapun yg memandang kearah kami berdua.
"Iiiiih,apaan sih jangan gitu lah." tegurku pada mas Rio yang masih saja menempel padaku.Karena membuatku merasa malu sendiri sempat menjadi pusat perhatian yang lainnya,meski pada akhirnya mereka menutup mata dan berpura-pura tidak melihat pemandangan nyata yang ada di hadapan mereka saat ini.
"Iya iya ayo," ajakku sambil berlalu menuju wastafel untuk mencuci tangan lalu menenteng tasku.
"Kita gak diajak bareng sekalian?" tanya Samuel saling pandang dengan Medina yang juga nampak telah selesai membantu beberes.
"Nih!" Mas Rio melempar kunci mobil pada Samuel,yang dengan sigap langsung di tangkap diiringi dengam senyuman bahagia dari Samuel.
"Jangan pulang malam-malam Sam!" pesan mas Rio pada Samuel sambil berjalan merangkul pinggangku menuju pintu keluar cafe.
__ADS_1
"Siap bos!" jawab Samuel.
"Kita mau langsung pulang sayang?"
tanya mas Rio seraya memasangkan sabuk pengaman untukku agar aman selama perjalanan.
"Memangnya mau kemana lagi kita mas?" tanyaku penasaran.
"Kemanapun kamu mau sayang," ucapnya sambil mengedipkan mata genitnya kearahku membuatku tertawa geli dengan tingkahnya yang lucu dan tidak biasa ini.
"Jadi,mau langsung pulang atau kemana dulu sekarang?" tanyanya lagi padaku seolah menegaskan kembali tujuan arah ki selanjutnya.
"Yaudah,pulang aja deh." jawabku malas sambil menyandarkan kepalaku ke dadanya dengan manja.
"Jangan menggodaku disini sayang!" ucapnya manja sambil mengusap ujung kepalaku yang masih tertutup hijab.
Dan hanya kubalas dengan senyuman sast aku mendongak kearah wajahnya yang justru membuatnya semakin gemas padaku.
'CUP'
Sebuah kecupan lembut mendarat di bibirku yang membuatku merasa seolah melayang bagaikan layang layang terkena angin melambung tinggi keatas awan.
"Jangan menggodaku lagi," bisiknya ketelingaku yang juga masih tertutup hijab namun hembusan nafas hangatnya terasa menembus hingga ketelingaku dan menimbulkan sensasi geli dan hangat di sana.
"Langsung pulang kerumah ya Pras!" pinta mas Rio pada pak Pras yang terlihat sangat fokus mengendarai mobil yang kami tumpangi saat ini.
"Baik tuan muda." jawabnya dengan gugup seperti sedang berusaha menenangkan dirinya sendiri melihat kebucinan tuan mudanya dan sang istri di bangku belakang yang sepertinya sedikit mengganggu konsentrasinya dalam berkendara.
__ADS_1
BERSAMBUNG....