Belum Berakhir

Belum Berakhir
Bab. 134. Pertemuan Kembali


__ADS_3

Senja bisa bernafas lega setelah di keterselamatkan dan memeriksa kondisi perutnya itu.


Senja segera melepaskan pelukannya di tubuh pria yang sama sekali tidak dikenalnya itu, "Syukur alhamdulilah, aku baik-baik saja, terima kasih banyak sudah membantuku dan untungnya Anda datang tepat waktu jika tidak nyawaku dan calon bayi kembarku akan dalam bahaya," ungkapnya Senja yang tersenyum tipis.


Senja merasa canggung, karena apa yang diperbuatnya menjadi pusat tontonan dan semua orang memperhatikan mereka.


Pria itu terkekeh sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu, "Maaf, saya tidak bermaksud sedikitpun untuk memelukmu tanpa sengaja, hanya saja ini semua aku lakukan karena gerakan refleks saja tanpa berniat untuk berbuat yang aneh-aneh untuk melindungimu," ungkapnya pria yang belum diketahui namanya.


"Tidak apa-apa kalau begitu makasih banyak, saya pamit karena suamiku sudah balik dari luar negeri, saya akan segera menjemput suamiku," ucapnya Senja Starla Airen.


Pria itu hanya tersenyum simpul menanggapi perkataannya dari Senja yang terus menatap intens kepergian Senja dari hadapannya.


Sayangnya kamu sudah punya suami, sepertinya aku kalah star dengan suaminya. Semoga saja aku masih bisa bertemu dengan perempuan single lainnnya di Jakarta.


Mungkin di acaranya besok kakakku Hana bisa bertemu dengan perempuan manis dan cantik seperti perempuan calon mama muda sepertinya.

__ADS_1


Namaku bukan Hamis Ferdinand jika tidak mendapatkan gadis seperti mamud yang aku tolong tadi.


Senyumannya merekah dan semakin membuatnya tampan dengan lesung pipi di kedua sisi pipinya itu.


Kabir segera meninggalkan ruangan tersebut tanpa sepengetahuan dari Senja. Tapi, karena Senja melihat punggung suaminya yang segera berlalu dari hadapannya segera mempercepat langkahnya menuju ke arah parkiran.


"Bang Kabir!" Teriaknya Senja yang mempercepat langkahnya menuju parkiran.


Kabir yang berjalan sambil menelpon tidak mendengar langsung teriakannya Senja, tapi memperlambat langkahnya karena sedang berbicara serius dengan salah satu relasi bisnisnya.


Senja mengangkat ujung gamisnya agar memudahkannya berlari. Hingga senyumannya mengembang ketika Kabir berjalan pelan.


"Augh!!" Jeritnya Senja di belakangnya Kabir.


Kabir yang mendengar langsung teriakan seseorang segera berbalik badan dan ia segera reflek membuang ponselnya ke sembarang arah saking terkejutnya melihat perempuan yang sangat dicintainya itu terjatuh di depan matanya.

__ADS_1


"Senja!!" Jeritnya Kabir yang berlari kencang ke arah Senja.


Untungnya Kabir termasuk tipe pria yang kekuatan larinya sangat cepat sehingga Senja yang sudah hampir tersungkur ke atas aspal. Karena tangannya Kabir yang cukup panjang dan mampu menjangkau tangannya Senja sehingga istrinya mampu terselamatkan.


"Ahh!"


Tubuhnya Senja terputar beberapa kali untuk menghindari agar tubuhnya Senja tidak terjatuh.


Kabir memperlihatkan kemampuannya dalam menyelamatkan hidup istrinya. Dia tidak mungkin membiarkan istrinya terjatuh begitu saja. Segala upaya dan daya dilakukannya untuk menyelamatkan Senja.


Senja berputar beberapa kali dengan tangannya dipegang kuat oleh Kabir seperti seolah-olah mereka sedang berdansa saja. Asisten pribadinya dan bodyguardnya Kabir ingin bertindak untuk menolong mereka, tapi segera dicegah oleh Kabir langsung dengan mengayunkan tangannya itu ke arah mereka.


Senja segera mengikuti apa yang dilakukan oleh Kabir, dengan bekal taekwondo yang dimilikinya sehingga sangat terbantu. Kabir tersenyum smirk ketika melihat sikap istrinya mengimbangi permainannya.


Awalnya ketakutan yang dirasakannya sekarang berubah menjadi kebahagiaan. Karena keduanya saling melepas kerinduan melalui pertemuan yang sungguh sangat dramatis.

__ADS_1


Putaran terakhir yaitu Kabir memeluk tubuhnya Senja dengan posisi Senja berada tepat di depannya Kabir. Nafas keduanya ngos-ngosan dan tersengal-sengal dengan adegan yang cukup menegangkan berakhir dengan tawa bahagia dari kedua pasangan suami istri itu.


Senja berusaha untuk mengatur nafasnya dalam pelukannya Kabir," kamu semakin cantik dan seksi istriku, aku sangat menyukai gayamu yang sekarang ini," pujinya Kabir Kasyafani Sanders yang berbisik di telinganya Senja.


__ADS_2