
Kabir yang mendengar kasat kusut di luar sana segera membuka matanya. Betapa terkejutnya melihat ada sekitar dua puluhan lebih orang mengerumuni mobilnya itu.
Kabir segera keluar dari mobilnya dan ingin bertanya kenapa mereka sangat ribut hingga mengganggu kenyamanan tidurnya.
"Maaf apa yang Anda semua lakukan disini? Jujur saja kalian sangat ribut!" Ketusnya Kabir.
Semua orang yang ribut itu segera berhenti berbicara. Semua mata memandang ke arah Kabir yang berdiri hanya memakai celana kain chinosnya saja karena subuh tadi tiba-tiba ac mobilnya mati sehingga dia kepanasan dan harus membuka bajunya hingga hanya celana kain chinosnya yang membungkus tubuh atletisnya.
"Astaughfirullahaladzim lihat anak muda ini Pak RT dia sama sekali tidak memakai pakaian atasannya, berarti dia dengan gadis yang masih ngorok di dalam sana sudah berbuat yang tidak-tidak," ketusnya perempuan yang paling ngotot dari semua ibu-ibu dan emak-emak yang hadir disana.
Ibu-ibu itu menaikkan kedua jarinya seperti memberikan kode yang sedang melakukan hal-hal yang melanggar batasan-batasan norma agama.
__ADS_1
"Betul sekali apa mereka ini pasangan suami istri atau bukan! Kalau mereka sudah menikah hal semacam ini tidak menjadi masalah tapi, jika mereka belum menikah dan kedapatan berduaan di dalam mobil seperti ini kalau aku jadi kedua orang tuanya pasti akan sangat malu," cibirnya seorang wanita paruh baya.
"Aku terkadang heran dengan kelakuan anak-anak jaman sekarang,apa seperti ini kah yang dikatakan gaul mengikuti perkembangan zaman modern! Ihh amit-amit loh jika saya andaikan sebagai ibunya gadis itu berduaan dengan pria yang bukan mahramnya di dalam mobil!" Cibirnya perempuan yang lainnya.
"Astaughfirullahaladzim Pak RT please deh jangan tinggal diam saja menjadi penonton melihat sikapnya anak muda ini!" Ketusnya ibu itu lagi.
Kabir karena baru terbangun belum ngeh dan mencerna keadaan dengan baik. Sehingga ia hanya berdiri linglung dan tidak mengerti dengan keadaan yang terjadi.
"Pak RT ini pasti cuma akal-akalannya saja, mana ada di dunia ini maling yang mau ngaku, jika semua maling ataupun pencuri kedapatan melakukan kejahatan dan mereka mengakui kesalahannya pasti akan mudah lah pekerjaan polisi!" Cibir bapak yang memakai songkok hitam.
"Astaughfirullah aladzim, terus kalau saya tidak pakai baju kalian sudah sembarang dan seenaknya saja menuduhku yang tidak-tidak," tegasnya Kabir.
__ADS_1
Pak RT kelimpungan dan pusing harusnya berbuat apa, kalau seperti ini ia akan kesulitan mengambil keputusan untuk permasalahannya.
"Baiklah karena sesuai dengan beberapa bukti yang kalian lihat, Anda harus segera menikahi perempuan yang berada di dalam sana, karena kami tidak ingin melihat kampung kami terkena sialnya dengan kelakuan jelek kalian berdua jadi solusi untuk memecahkan permasalahan-permasalahan ini adalah kalian berdua harus segera menikah!" Tegas Pak RT.
Senja yang baru saja membuka kedua kelopak matanya segera berjalan ke arah keluar hingga ia terkejut mendengar perkataan seorang bapak-bapak yang menyebut pernikahan.
"Apa! Kenapa saya harus menikahi pria ini!?" Teriaknya Senja seraya membelalakkan matanya saking terkejutnya mendengar keputusan Pak RT.
Kabir tidak terima begitu saja, walau dalam hatinya dia memang sudah ada niat untuk menikahi kekasih palsunya itu, tapi bukan seperti ini caranya juga harus digrebek, di desak dan dipaksa untuk menikah dengan Senja.
"Stop! Kalian sudah salah paham dengan apa kalian semuanya lihat, saya bertelanjang dada karena cuacanya sangat panas dan kebetulan mesin mobilnya saya engga jalan karena kehabisan bensin sehingga mesin ac pendingin ruangan mobilku sehingga mau tidak mau saya harus buka baju, lagian apa kalian tidak bisa bedakan
__ADS_1