Belum Berakhir

Belum Berakhir
Bab. 139


__ADS_3

Senja merasakan kesedihan yang sangat ketika mendengar perkataan dari suaminya itu jika dia akan kembali ditinggalkan jika kembali melakukan kesalahan.


"Kalau memang Abang berniat untuk meninggalkan aku lagi, silahkan saja aku tidak mungkin mencegah kepergiannya Abang, tapi ijinkan aku untuk pergi dari sini sekarang juga!" Tegasnya Senja yang segera melepas seatbel yang sedari tadi melilit di tubuhnya.


Kabir yang melihat istrinya mulai merajuk segera menarik tangannya Senja. Hingga tubuhnya Senja menabrak dada bidangnya Kabir. Tapi Senja terus berusaha untuk memberontak melepaskan diri dari dalam pelukannya Kabir.


Senja terus menangis tersedu-sedu, "Abang lepaskan aku,hiks… hiks… silahkan abang kalau mau pergi menjauh pergi saja, aku tidak akan menghalangi abang," ucapnya Senja diiringi dengan deraian air matanya itu.


"Apa kamu tega meninggalkan abang seorang diri lagi, abang tidak akan pernah lagi untuk meninggalkan kamu, Abang tadi hanya mengetes dan ingin melihat reaksinya kamu, jika abang pergi apa kamu menahan abang atau enggak," ujarnya Kabir yang terus berusaha untuk membujuk istrinya itu.


Kabir masih memeluk tubuhnya Senja yang masih menangis histeris. Senja sangat takut jika suaminya akan pernah jauh lagi dan meninggalkannya untuk selamanya.

__ADS_1


Kabir pun sama dia ketakutan jika istrinya akan bersikap seperti dulu yang akan meninggalkannya. Kedua pasangan suami istri itu saling merasakan ketakutan yang berlebihan. Padahal keduanya sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak bakalan melakukan kesalahan yang sama untuk kesekian kalinya.


Senja melingkarkan tangannya ke pinggangnya Kabir, "Abang aku sudah pernah melakukan kesalahan sekali dalam hidupku, saya tidak akan pernah mengulanginya lagi, abang bagaimana caranya aku bisa bernafas dengan baik jika suamiku marah padaku, aku tidak akan pernah bisa menjalani hidupku dengan normal tanpa cinta dan kasih sayang suamiku," ungkapnya Senja.


Kabir tersenyum sumringah mendengar perkataan dari istrinya itu, kata-kata yang sejak awal mereka menikah ingin sekali didengarnya. Perkataan yang biasa mereka ungkapkan dalam akting dan kepura-puraan mereka sebagai suami istri di depan umum.


Tetapi,kali ini Kabir akhirnya bisa mendengar perkataan langsung dari dalam lubuk hatinya Senja yang terdalam. Kabir tidak menyangka, jika keputusannya untuk pergi ke New York Amerika Serikat membuahkan hasil yang maksimal.


Senja memukul-mukul punggungnya Kabir, dia terlalu takut untuk kembali hidup sendiri apalagi dia sudah hamil dan positif hamil anak kembar.


Kabir sengaja menggantung perkataannya untuk melihat reaksinya Senja. Sedangkan Senja menautkan kedua alisnya dan sedikit marah karena perkataannya Kabir. Senja mencengkeram kuat kedua lengannya Kabir suaminya itu.

__ADS_1


"Kecuali! Maksudnya bang?" Tanyanya Senja yang mendesak Kabir untuk berbicara.


Kabir hanya tersenyum simpul menanggapi sikapnya Senja yang baru kali ini melihat reaksinya yang sungguh berlebihan itu.


Kabir kembali menangkupkan kedua tangannya ke dagunya Senja," kecuali kalau masalah pekerjaan barulah abang akan pergi meninggalkan kamu," terangnya Kabir.


Tawanya Kabir seketika itu pecah melihat wajah istrinya juga, dia tidak sanggup menahan rasa tawanya itu. Ia pun tertawa terbahak-bahak melihat tingkahnya Senja yang baginya itu sungguh lucu.


Senja bersungut-sungut dan mulai memonyongkan bibirnya itu sambil memukuli dengan pelan dadanya Kabir.


"Abang aku benci kamu!! Kabir Kasyafani Sanders aku sangat mencintaimu!" Teriaknya Senja di dalam mobilnya.

__ADS_1


Kabir semakin bahagia setelah mendengar penuturan dari istrinya itu yang akhirnya mengungkapkan secara langsung perasannya itu.


Kabir kembali memeluk tubuhnya Senja dengan erat," Alhamdulillah akhirnya kamu mengatakan secara langsung kepadaku apa yang kamu rasakan, kamu tahu enggak aku sangat menantikan dan mendamba perkataan yang barusan kamu katakan, bahkan setiap saat aku mendamba kamu mengatakannya padaku apa yang ada di dalam hatimu, sungguh aku sangat bahagia mendengarnya,"


__ADS_2