
"Kalau itu yang dipilih oleh istriku aku minta lakukan saja dokter, yang terbaik untuk kedua putri kembarku dan istriku. Masalah biaya aku tidak peduli berapapun biayanya aku akan bayar," ucapnya Guntur.
"Baiklah, karena sudah diputuskan oleh tuan muda Guntur. Segera siapkan meja operasi," perintahnya Dokter Rahayu Purwaningsih.
Semua segera melakukan tindakan medis untuk segera membantu persalinannya Jingga. Guntur terus mendampingi Jingga melewati proses persalinan istrinya.
Lampu ruang operasi menyala, bersamaan dengan kedatangan rombongan keluarga besar Nasution dan Sanders.
"Maaf apa pasien ibu hamil yang akan melahirkan bernama Jingga Aurora Ainah adalah yang berada di dalam ruangan itu?" Tanyanya Mike Andres yang mendahului Senja untuk bertanya.
Perawat yang baru saja keluar dari dalam ruangan operasi itu langkahnya terhenti ketika mendengar pertanyaan yang dilayangkan oleh Mike khusus untuknya dan untuk mewakili yang lainnya.
Mike yang seharusnya besok pagi baru balik dari luar negeri, ternyata pagi tadi sampainya dan memberikan kejutan kepada istrinya Vania Larisa.
"Benar sekali Pak, yang sedang berada di dalam kamar ruangan operasi adalah bu Jingga istri dari Pak Guntur yang bapak maksudkan," balasnya perawat itu.
__ADS_1
"Makasih banyak atas informasinya Sus," ucapnya Mike.
Senja duduk tepat disampingnya Kabir keduanya saling menguatkan. Senja masih trauma jika harus kembali mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu, ketika Mamanya Aliaya Azizah Khumairah meninggal dunia setelah melahirkan buah hatinya yang paling bontot dan terakhir untuk selamanya.
Kabir mengecup punggung tangannya istrinya itu untuk memberikan kekuatan agar lebih tenang menunggu kelahiran kedua calon keponakannya.
"Kamu harus menghilangkan pikiran tidak baikmu,ingat tidak semua orang bernasib sama. Yakin dan percayalah kepada Allah SWT jika kakakmu Jingga dan keponakan kita bisa lahir dan selamat bersama maminya," nasehatnya Kabir.
"Aku akan berusaha untuk tenang, untungnya ada Abang yang selalu menemaniku dalam keadaan apapun dan sesulit apapun itu, aku selalu merasa tenang dan damai," imbuhnya Senja yang menyandarkan kepalanya ke pundak kanannya Kabir.
Pak Raka Bumi Nasution dengan istrinya Saskia Sophia pun tidak luput dari rasa tenang dan nyaman. Mereka pun masih terpikirkan sebelumnya mengenai Aliah Aziza Humaira yang meninggal dunia ketika sesudah melahirkan anak bungsunya.
Ya Allah selamatkan lah anak menantu dan kedua calon cucuku. Aku tidak tahu bagaimana caranya aku membuat diriku sendiri bisa tenang.
Bu Zaskia pun mengalami goncangan yang cukup hebat ketika beliau melihat langsung kepergian besannya ketika melahirkan anaknya.
__ADS_1
Semua nampak cemas dan panik yang tidak bisa menyembunyikan perasaan ketakutan dan kekhwatiran itu. Mereka sama-sama tidak ada yang bisa tenang menunggu suara tangisan seorang bayi.
"Ya Allah kenapa Jingga lama banget dioperasi? Padahal sudah sejam lebih sudah mereka di dalam tapi tak kunjung selesai juga," keluhnya bu Henny Marsha yang mulai ikutan mondar mandir kesana kemari menunggu suara bayi cucunya terdengar.
"Iya juga, kenapa lama banget padahal kan ini operasi secar bukan normal yang butuh waktu lama, padahal aku sudah enggak sabaran pengen lihat ponakanku yang cantik-cantik, tidak lama lagi putraku akan dapat teman bermain," cercanya Vania Larissa yang mulai ikut bersuara.
Suara tangis bayi yang cukup menggema memenuhi seantero seluruh area kamar bersalin tersebut membuat semua orang bahagia dan gembira.
"Alhamdulillah kakak sudah berhasil melahirkan," Senja mengusap wajahnya dengan penuh semangat dan antusias.
"Syukur alhamdulilah mantuku sudah melahirkan bayi cantik," ucapnya Bu Saskia Shopia.
"Selamat Mas,kamu akhirnya kembali menjadi seorang kakek, tapi kali ini kamu memiliki langsung dua cucu cantik," ucap Bu Henny.
Bagi gift iklan, vote, gift poin dan koin nya yah... bagi like, komentar tentunya.
__ADS_1