
Senja kelelahan meladeni permainannya suaminya yang semakin meningkat saja. Tapi,dia enggan untuk berhenti ataupun meminta kepada suaminya untuk menghentikan kegiatan panas mereka malam itu.
Kabir meraih beberapa lembar tissue untuk menyeka keringat bercucuran membasahi sekujur tubuhnya Senja terutama di bagian wajahnya.
Sambil menyeka keringat itu dengan penuh kelembutan," kalau kamu capek kita hentikan saja sayang cukup sampai disini saja, aku tidak ingin membuat kamu dan ketiga calon anak-anakku terganggu gara-gara ulah ku," ucapnya Kabir.
Kabir yang merasa tidak enak hati melihat istrinya yang bernafas ngos-ngosan dan tersengal-sengal saking lamanya digempur oleh suaminya sendiri.
Senja menangkupkan kedua tangannya ke dagunya Kabir yang masih berada di atas tubuhnya dengan mengungkung dirinya itu.
"Kabir Kasyafani Sanders apakah abang lihat aku kelelahan, ataukah abang dengar aku mengeluh kesakitan atau capek?" Senja malah melayangkan sebuah pertanyaan kepada suaminya itu.
Kabir menggelengkan kepalanya itu tanda mengiyakan segala perkataan dari istrinya itu. Senja tersenyum manis melihat suaminya itu yang sangat penurut dimatanya.
Ya Allah seperti ini rupanya berhubungan suami istri dengan dilandasi cinta dan kasih sayang yang tulus dan sejati.
__ADS_1
Rasanya sangat luar biasa nikmatnya, walaupun kami sejak awal menikah tidak pernah menunda untuk berhubungan seperti ini.
Alhamdulillah makasih banyak ya Allah Engkau masih memberikan aku kesempatan untuk merasakan cinta yang begitu besar dari suamiku.
Kabir mengecup keningnya Senja dengan penuh kasih sayang," kalau kamu kelelahan tidak apa-apa kita hentikan saja, lagian abang juga sudah sangat capek dan benderanya sudah berada di puncak, enggak apa-apa kan sayang?" Tanyanya Kabir yang sebenarnya masih ingin melakukannya tapi, mengingat Senja dalam keadaan hamil anaknya.
Senja tersenyum lebar menanggapi perkataannya Kabir," aku tidak apa-apa kok bang, aku masih sanggup untuk melayani permainannya suamiku, bahkan aku seperti enggan untuk berhenti karena tiga bulan lebih aku tanpa belaian suamiku yang penuh cinta dan kelembutan ini," tangannya Senja mulai nakal memainkan tongkatnya Kabir.
Kabir hanya tersenyum penuh arti mendapatkan perlakuan yang sungguh diluar batas pemikirannya. Tapi dia sangat senang diperlakukan seperti itu oleh Senja.
Racaunya Kabir yang mulai terbiasa dan menikmati sensasi yang diberikan oleh Senja istrinya itu. Kedua bola matanya Kabir memperlihatkan begitu sukanya dan gembiranya diperlakukan seperti itu oleh istrinya sendiri.
"Abang suka kan jika aku bersikap seperti ini padanya abang,apa yang aku lakukan ini khusus untuk Abang seorang suamiku satu-satunya di dunia ini," ujarnya Senja yang tak berhenti memainkannya dengan menggunakan jari jemarinya yang lentik itu.
Kabir hanya menganggukkan kepalanya dan sesekali mee reee maass seprei dan b*kongnya Senja. Saking bahagianya sampai-sampai dia melampiaskannya melalui suara teriakannya yang begitu melengking tinggi.
__ADS_1
"Aaugh! Senja Starla Airen Zain aku ti-dak ta-han lagi sayang!" Racau Kabir yang gilirannya dipermainkan oleh Senja.
"Abang sekarang gilirannya aku untuk memenuhi tanggung jawabku sebagai seorang istri, semoga abang menyukai apa yang akan aku lakukan," imbuhnya Senja yang sudah berada di atas tubuhnya Kabir yang tanpa sehelai benang kainpun yang menutupi seluruh tubuhnya Kabir yang begitu kekar dan berotot.
Senja dengan perutnya yang buncit sama sekali tidak menghalangi jalannya untuk membuat suaminya tak berdaya dan bertekuk lutut di bawahnya.
"Aku akan memperlihatkan dan menunjukkan kekuatan seorang istri dan wonder woman padamu suamiku, aku melakukan semua ini agar suamiku tidak akan berpaling dariku, bahkan akan semakin merindukan kehangatan yang aku berikan padanya." Ungkapnya Senja.
Apa yang dikatakan oleh Senja membuat Kabir semakin mabuk kepayang dalam belaian demi belaian kehangatan darinya.
Istri bego yang mau kalah dengan perempuan penggoda ataupun terhadap pelakor yang berkeliaran di luar sana.
Senja sudah bertekad untuk memperlihatkan kekuatan dan kemampuan seorang istri sah.
Aku paham sekarang perempuan pelakor bisa bebas bergerak di luar sana, jika suami-suami kami itu tidak puas dan bahagia dengan servis dari istrinya di rumah. Tapi jika saya dan istri lainnya memberikan pelayanan yang paling bagus, suami kami tidak akan pernah berpaling dariku dan melihat sekilas ke arah perempuan lain pun akan sungkan, enggang dan tidak akan berminat untuk melakukannya.
__ADS_1