Belum Berakhir

Belum Berakhir
Bab. 34. Status Senja


__ADS_3

"Candra apa kamu sudah lama mengenal kakak cantik tadi?" Tanyanya Lutfi sambil tetap fokus pandangannya ke depan mengemudikan mobilnya.


Candra yang sebenarnya menatap ke arah luar jendela segera mengalihkan perhatiannya ke arah pamannya.


Adicandra berusaha mengingat kapan terakhir mereka bertemu dan awal pertemuan keduanya itu.


"Waktu itu Mbak Senja mengendarai motornya saya dengan teman ingin menyebrang jalan, karena kami tidak hati-hati hampir saja kami ditabrak oleh Mbak Senja dan yang terakhir ketika kami tidak sengaja bertemu di salah toko buku G di mall Paman," jelasnya Candra.


"Ihh gitu yah,tapi apa kamu mengetahui siapa Mbak Senja?" Tanyanya lagi Lutfi Khaer.


Chandra terlebih dahulu menggelengkan kepalanya terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan dari pamannya sang duda keren itu.


"Tidak tau Paman,kalau yang aku ketahui itu Mbak Senja perempuan cantik,baik hati dan sholehah tentunya," jawabnya sambil menautkan kedua alisnya itu karena keheranan dengan maksud dari pertanyaan pamannya.


"Kamu akan bahagia dan gembira jika kamu tau siapa Mbak Senja," imbuhnya Lutfi lagi.

__ADS_1


Candra semakin kebingungan dengan arah dari pembicaraan pamannya itu, tetapi dia tetap berusaha untuk menebak siapa Senja. Lutfi hanya tersenyum tipis menanggapi sikapnya Candra yang seperti berusaha menebak pertanyaan dengan hadiah jutaan rupiah saja.


"Kenapa paman main tebak-tebakan segala sih, apa Paman sengaja yah agar saya datang terlambat sehingga main kuis seperti ini," gerutunya Candra anak kecil berusia sepuluh tahun lebih itu.


Lutfi mengelus puncak rambutnya Candra seraya tersenyum smirk," dia itu adalah kakak kamu anaknya Mama Aliya," ungkap Lutfi.


Candra yang sejak tadi menajamkan pendengarannya itu membelalakkan matanya saking terkejutnya sekaligus bahagia mendengar berita dan informasi membahagiakan itu.


Candra spontan memegangi tangan kiri pamannya," paman enggak bohong atau sedang bercanda kan?" Tanyanya Candra dengan penuh semangatnya.


Kedua netra hitamnya Candra menyiratkan kebahagiaan yang membuncah seketika itu juga. Dia tidak menyangka jika kakaknya sendiri yang sejak dulu dicari, ditunggu dan dinantikan kehadirannya ternyata sudah du depan matanya dan dekat dengannya.


"Kalau gitu Paman harus segera infokan kepada Papa Leo dan juga nenek, pasti mereka sangat gembira dan senang jika Mbak Senja sudah ditemukan dan balik ke Jakarta," ujarnya dengan antusias Candra.


"Cand! Hentikan Paman lagi nyetir nak, jangan tarik tangannya paman," cegahnya Lutfi yang segera mencegah apa yang dilakukan oleh keponakannya itu.

__ADS_1


Candra segera menghentikan apa yang dilakukannya itu,ia terus memperlihatkan senyuman bahagianya dan tak hentinya mengucap syukur kepada kehadirat Allah SWT.


"Syukur Alhamdulillah makasih banyak ya Allah aku bisa bertemu dengan kedua kakakku, berkumpul dengan mereka, papa juga bisa bersatu kembali dengan Mama Aliah," harapnya dan doa tulus dipanjatkan oleh Candra penuh harap.


Sedangkan di tempat lain…


Seorang gadis cantik, muda, sedikit tomboi tapi hari ini harus berpenampilan lebih feminim dengan gaun selutut berwarna peach blossom itu mempercantik penampilannya kala itu.


"Ish ish ini gara-gara Mama,kalau aku nggak dipaksa, aku tidak akan sudi berpakaian seperti ini, ini juga harus dandan segala," ketusnya Jingga yang menuruni undakan tangga rumahnya.


Aliya hanya tersenyum mendengar omelan anak sulungnya itu," aku ingin melihat kamu bahagia Nak dan menemukan orang yang tepat mendampingi kelak dikehidupanmu, cukup Mama yang salah memilih pendamping hidup," Alia menyeka air matanya itu yang menetes membasahi pipinya.


Aliah segera menghubungi nomor hpnya Shintia teman satu geng arisannya sekaligus teman sekolahnya dulu ketika putih abu-abu itu.


Bu Sintia dan Aliya sepakat untuk menjodohkan kedua anak-anak mereka. Apalagi mengingat mereka sejak muda dulu sudah sepakat dan pernah berjanji untuk menjodohkan kelak anak-anak mereka padahal waktu itu mereka masih bau kencur tapi, sudah memikirkan masa depan anaknya. Lucu yah mereka padahal nikah saja belum.

__ADS_1


__ADS_2