
**********
Dipinggiran kota pertempuran leluhur ke 6 sampai ke 10 melihat kekacauan yang jarang mereka lihat.
"Lihat, bukankah disini lebih menarik dari pada pergi berperang melawan para manusia itu."
Dengan lantang Cilkus berbicara dengan yang lainnya.
"Memang benar ini lebih menarik, tapi mengapa aku hanya merasakan sedikit Vampire disini?"
Leluhur ke 6 Arcel bertanya kepada yang lainnya.
"Bukankah karena mereka memang sengaja hanya membawa sedikit."
Leluhur ke 9 Ersain menjawab pertanyaan Arcel.
"Itu memang salah satu penyebab nya, tapi kurasa penyebab utama nya adalah karena nona Elizabeth dan yang lainnya juga mengirimkan pasukan untuk melawan para manusia."
Leluhur ke 10 Bilion berbicara.
"Apa mereka tidak percaya pada kita sampai sampai mereka juga mengirimkan pasukan untuk melawan para manusia?"
"Mana mungkin begitu, mereka mungkin telah memperkirakan kalau kita akan datang kesini jadi mereka menyuruh beberapa jendral mereka untuk menyerang para manusia "
"Begitu ya, tapi apa kita tidak terlalu berlebihan?"
"Apanya?"
"Mengirimkan begitu banyak pasukan untuk melawan para manusia itu."
Beberapa Vampire tingkat tinggi saja sudah cukup untuk meruntuhkan sebuah kerajaan, namun kini ribuan pasukan Vampire didampingi dengan ratusan Vampire tingkat tinggi menyerang dataran manusia.
Tanpa diragukan lagi pasti akan banyak kerajaan yang hancur dan jutaan nyawa manusia akan mati.
"Siapa yang peduli dengan hal itu, lagi pula jika mereka hancur itu salah mereka sendiri."
"Berhentilah mengoceh, apa kalian tidak akan pergi bergabung kesana?"
"Entahlah."
"Terserah kalian kapan akan bergabung, tapi aku akan bergabung sekarang."
Dengan cepat Arcel meninggalkan mereka leluhur yang lainnya.
__ADS_1
"Hah, sangat tidak sabaran. Kalau begitu mari kita pergi."
Ersain dan Bilion pergi menyusul Arcel. Dan bergabung kedalam pertempuran.
********
Zen melihat kearah lingkaran sihir yang dibuat Mabas, lingkaran sihir itu lalu mengeluarkan ribuan anak panah.
"Sihir cahaya ya, jika lawannya tidak mati maka paling tidak pasti akan terluka parah."
Bagi ras Vampire dan iblis sihir ber-elemen cahaya sama berbahaya nya dengan pedang suci, kekuatan regenerasi mereka akan melambat jika terkena pedang suci atau sihir ber-elemen cahaya.
"Tapi sudahlah, tidak ada gunanya bagiku memikirkan lawan tuan Mabas. Sekarang yang harus kulakukan adalah bagaimana cara membuat mereka menyerah."
Zen melihat kearah Vanes, Kufa dan yang lainnya. Mereka semua terluka parah, dari mereka semua Vanes adalah yang paling banyak mendapat kan luka. Kekuatan regenerasinya tidak lagi mempu menyembuhkan lukanya karena telah mencapai batas.
"Bagaimana jika kita menghentikan ini semua Iris?"
"Sayang itu mungkin tidak bisa."
Meski tubuhnya terluka parah, Iris tetap bersikeras untuk terus menyerang Zen.
"Ayolah Iris, kurasa Lilfy juga setuju dengan saran yang kuberikan."
Dengan pedang suci miliknya Iris terus menerus menyerang Zen, Dan Zen hanya terus menerus menghindari serangannya Iris tanpa membalasnya sedikitpun.
"Itu akan merepotkan untukku Iris."
Untuk beberapa alasan Zen tidak dapat membunuh Iris dan 6 orang lainnya. Itu membuat Zen menjadi sedikit kerepotan, disatu sisi dia sangat ingin mengakhiri hal ini dengan membunuh Iris dan yang lainnya. Dan disisi lain Zen terikat dengan sebuah janji hingga dia tidak dapat membunuh mereka.
"Sepertinya tidak ada pilihan lain."
Zen dengan cepat bergerak kebelang Iris, Zen lalu memukul Iris dan membuatnya pingsan.
Sekarang tidak ada lagi yang menyerang Zen, Kufa, Vanes dan yang lainnya tidak dapat lagi bergerak. Zen lalu menghilangkan penghalang anti sihir miliknya.
*Haoooo
Sebuah raungan yang kuat muncul disusul dengan sebuah ledakan besar. Raungan itu benar benar berbeda dengan raungan seekor naga.
Zen langsung melihat kearah raungan itu berasal, terlihat seekor rubah putih yang memiliki 9 ekor.
"Shiroki? Apa yang dia lakukan disini? Jangan bilang padaku kalau Ziyun berada disini."
__ADS_1
Karena terikat dengan kontrak Shiroki tidak akan bisa pergi terlalu jauh dari Ziyun, dengan adanya Shiroki disini dapat diperkirakan kalau Ziyun juga ada disini.
Dengan tubuh besarnya Shiroki menuju kearah Zen sambil menghancurkan apapun yang dia lewati.
'Kenapa dia bisa sebesar itu dalam waktu singkat?'
Dengan mana milik Ziyun mustahil untuk dapat membuat Shiroki menjadi sebesar itu dalam waktu singkat, Ziyun sendiri saja hanya dapat menggunakan beberapa sihir yang dia pelajari dari gulungan sihir.
'Apa ini perbuatan pecahan jiwa yang ada didalam tubuhnya?'
Sebelumnya Fernanse pernah memberitahu Zen kalau apa yang ada didalam tubuh Ziyun bukan lah sebuah roh melainkan sebuah pecahan jiwa.
Pecahan jiwa dapat mengambil mana dari tubuh aslinya dan memberikannya kepada tubuh yang dia tinggali. Dengan kata lain pecahan jiwa yang ada didalam tubuh Ziyun mengambil mana dari tubuh aslinya dan memberikannya kepada Shiroki melalui Ziyun.
'Terserahlah, yang terpenting sekarang adalah bagaimana cara membuat hewan yang satu ini berhenti.'
Selagi Zen sibuk berfikir, Shiroki telah berjarak cukup dekat dengannya. Shiroki menyerang Zen dengan salah satu kakinya, Zen melompat menghindari serangan itu.
Kemudian dengan sekuat tenaga Zen memukul Shiroki hingga dia terjatuh. Shiroki menjadi sangat marah, dia mengumpulkan banyak mana dimulutnya.
Mana itu kemudian dia ubah menjadi sebuah sebuah serangan sihir dengan elemen es, dan Shiroki langsung menyerang Zen.
Zen membuat sebuah dinding api didepannya untuk menahan serangan es itu. Meski serangan es itu sangat kuat hingga membekukan daerah disekitarnya namun es itu tidak dapat menembus dinding api yang dibuat oleh Zen.
Shiroki berhenti menyerang, sebuah gate besar muncul dibawah Shiroki. Gate itu tidak membuat Shiroki masuk kedalamnya melainkan gate itu mengeluarkan banyak rantai emas.
Rantai rantai emas itu mengikat tubuh Shiroki dan membuatnya tidak dapat bergerak.
'Siapa yang membuat rantai itu?'
Zen bertanya tanya, dia sama sekali tidak ada membuat gate dibawah Shiroki. Dan sejauh yang dia tau para leluhur vampire juga tidak ada yang dapat melakukan hal yang seperti itu.
'apa salah satu dari raja iblis yang melakukannya?'
Zen melihat kearah para raja iblis, saat ini raja iblis yang tersisa tinggal Galios. Sedangkan raja iblis yang lain telah dibunuh oleh Lapis dan Mabas.
'sepertinya juga bukan mereka.'
Selagi Zen berfikir, sebuah cahaya yang terang muncul dilangit.
'Apa lagi sekarang yang datang?'
Dari waktu ke waktu muncul berbagai kehadiran yang tak terduga, mulai dari 7 orang yang menerima pelayan darinya, para raja iblis, dan yang terakhir adalah kemunculan Shiroki dan rantai emas yang mengikatnya.
__ADS_1
Cahaya itu yang dilangit mulai meredup dan waktu duniapun mulai berhenti mengalir.