Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci
Kesepakatan


__ADS_3

[Penginapan Browly. Mantan Manusia, Zen]


"Jadi baal, sebelum aku mengatakan apa kuminta darimu, bisakah kau mengatakan apa yang ingin kau minta padaku."


"Ya, sebenarnya sebentar lagi akan ada penaklukan high orc dihutan timur. Jadi aku ingin bertanya padamu apakah kau bisa membantu kami dalam penaklukan itu?"


"Hutan timur? Aku tadi aku dari situ namun tidak melihat ada high orc. Ngomong ngomong kapan penaklukan itu dilakukan?"


"Mungkin kau tidak dapat melihatnya karena berada dihutan yang dekat dengan gerbang, sedangkan untuk para high orc itu mereka berada didalam hutan dan bermarkas didalam gua. Untuk penaklukannya akan dilakukan sekitar 2 hari lagi."


2 hari lagi ya, sudah pasti aku tidak dapat membantunya. Ya lagian jika aku yang membunuh semua high orc itu maka semua persiapan yang telah aku siapkan menjadi tidak berguna.


"Maaf kurasa aku tidak dapat membantumu, 2 hari lagi aku tidak ada disini."


"hmm okelah, kurasa kau juga harus segera kembali ke ataxia."


"ya..ya kau benar aku juga harus segera kembali ke ataxia."


Aku memang harus segera pergi dari sini, namun tujuanku sebenarnya adalah tempat lain. Sebenarnya sih aku tidak perlu lagi kembali ke ataxia karena aku sudah memulai rencanaku.


"Aku sudah mengatakan apa permintaanku, jadi zen apa yang ingin kau minta dariku?"


"permintaanku mungkin agak sedikit sulit. Kau tadi lihat bukan perempuan berambut pirang yang bersamaku, jika bisa aku ingin kau memasukannya kedalam party mu dan juga jika memungkinkan tolong bawa dia kedalam penaklukan high orc yang akan dilakukan."


"seperti yang kau bilang, itu benar benar permintaan yang cukup sulit. Lagi pula dia sepertinya hanyalah seorang gadis biasa, apa dia bisa menggunakan sihir yang cukup hebat?"


Yah keraguan yang dia rasakan adalah sesuatu yang normal. Namun, aku harus dapat meyakinkannya agar dia menerima ziyun, setelah itu semuanya akan menjadi berjalan dengan mulus.


"Baal, Aku tau apa yang kau ragukan, hanya saja aku sangat berharap kau mau menerimanya. Kau tidak perlu membawanya setiap kali mengerjakan quest, kau hanya perlu sedikit melatih sihir yang dia punya."


"Begitu ya, Berarti kau ingin aku sesekali membawanya mengikuti quest dan melatih sihirnya secara langsung dalam pertempuran. Dan juga masalahnya sihir apa yang dapat dia gunakan, jika sihirnya adalah sihir yang ada diluar kemampuanku ataupun teman satu partyku itu tidak akan ada gunanya."

__ADS_1


"Ya tentu saja aku tau, jika sihirnya adalah adalah sihir yang tidak kalian ketahui maka tidak akan ada gunanya aku memintamu dan partymu untuk melatihnya. Untuk sihirnya sendiri adalah Blessing light dan blessing arrow dari sihir tipe cahaya, jika aku tidak salah ingat salah satu anggota partymu ada yang ahli dalam sihir tipe cahaya bukan. Karena itulah aku memintanya padamu."


Tentu saja aku tidak bohong padanya tentang sihir yang bisa ziyun gunakan. Faktanya meskipun ziyun belum pernah menggunakan sihir Blessing arrow, namun setelah dia membaca mantra yang ada digulungan sihir dia sudah pasti dapat menggunaknnya. Namun aku juga tidak bisa begitu saja mengatakannya kalau ziyub memiliki roh cahaya didalam tubuhnya, dan juga aku tidak bisa mengatakan kalau kedua sihir yang bis digunakan oleh ziyun itu adalah sihir kuno.


Meskipun sihir blessing light dan blessing arrow masih ada sampai sekarang, namun perbedaannya antara sihir yang sekarang dan sihir kuno sangatlah besar. Jadi aku memutuskan untuk tidak mengatakannya padanya.


"Ya meskipun sihir yang dia miliki adalah sihir tipe cahaya dan anggota partyku ada yang ahli dalam sihir tipe cahaya, namun aku tetap tidak bisa begitu saja membawanya mengikuti quest partyku."


Heh, pada akhirnya tetap akan menolaknya ya. Sepertinya aku harus menggunakan cara yang sebisa mungkin tidak ingin aku lakukan.


"Baal aku tau kau akan kesulitan jika membawa pemula bergabung dalam quest partymu, karena itulah aku akan memberikanmu imbalan jika kau mau mengajaknya kedalam quest party mu. Ya meskipun aku tidak bisa memberikanmu uang, namun aku bisa memberikanmu beberapa gulungan sihir."


Seketika baal langsung terdiam tanpa berkata apa apa. Yah itusih sudah jelas, gulungan sihir adalah cara agar dapat menggunakan sihir secara instan dan juga gulungan sihir tidak akan bisa lagi didapatkan meskipun seseorang membayarnya dengan harga yang mahal. Dengan gulungan sihir sebagai imbalan tidak mungkin dia tidak tertarik.


"Gulungan sihir. Apakah yang kau maksud adalah gulungan sihir kuno yang telah hilang ratusan tahun yang lalu?"


"Tentu saja yang kumaksud adalah gulungan sihir itu. Namun aku mungkin hanya bisa memberikanmu sekitar 10 gulungan saja."


Hahaha, sudah jelas ini adalah kemenanganku, bagaimanapun juga memberikan dia 10 gulungan sihir sebagai imbalan karena melatih ziyun secara langsung dipertempuran sesungguhnya adalah hal tidak sebanding. Bahkan jika aku hanya memberikannya 3 gulungan saja maka dia pasti juga akan menerimanya. Karena itulah ini sudah pasti adalah kemenanganku.


"Tentu saja aku serius, aku bisa memberikanmu 10 gulungannya sekarang jika kau mau. Ah dan juga ini tentang ziyun, dia memiliki peliharaan rubah es ekor 9. Ya meskipun saat ini masih berevolusi untuk menjadi ekor 4."


"Rubah es ekor 9, apakah gadis itu benaran memiliki rubah es ekor 9 sebagai peliharaannya?"


"Ya tentu saja ziyun memiliki rubah es ekor 9 sebagai peliharaanya."


Tentu saja kali ini aku juga tidak berbohong, setelah aku memdapatkan kesepakatan dengan baal maka aku akan memberikan rubah es ekor 9 pada ziyun. Tidak ada gunanya memelihara hewan yang tidak berguna bagiku, jadi aku akan memberikannya pada ziyun.


"Jadi baal bagaimana menurutmu, apakah kau mau menerimanya atau tidak?"


Baal diam cukup lama, ya tidak peduli seberapa keras dia berfikir, menerima permintaanku adalah pilihan terbaik yang ada. Jadi meskipun dia belum mengatakan jawabannya, aku sendiri sudah tau jawaban apa yang akan dia berikan.

__ADS_1


"Baiklah, zen aku akan menerima permintaanmu. Aku akan membawanya dalam quest penaklukan high orc beberapa hari lagi dan aku akan membawanya sesekali dalam quest yang akan diambil oleh partyku."


Inilah kemenangan yang telah aku tunggu beberapa saat yang lalu, meskipun sempat tidak berjalan sesuai rencana tapi pada akhirnya semuanya berjalan sesuai keinginanku.


"Terima kasih baal, jadi apakah kau ingin gulungan kuberikan sekarang atau besok?"


"Untuk sekarang berikan saja beberapa kepadaku, aku akan memberikannya kepada anggota partyku agar mereka mau menerima ziyun."


"Baiklah untuk saat ini aku akan memberikan 6 Gulungan padamu."


Aku mengambil 6 gulungan sihir dari ruang penyimpananku. Dari 6 gulungan itu 3 adalah gulungan elemen api, 2 elemen air, dan 1 elemen angin. Aku segera memberikannya pada baal.


"Ini 6 gulungan sebagai tanda awal."


"Baiklah zen."


Karena dia sudah menerima permintaanku sekarang yang perlu kulakukan adalah memberikan shiroki kepada ziyun. Kebetulan juga beberapa saat lalu aku merasakan shiroki sudah bangun dari evolusinya.


"Baiklah baal, aku sudah memberikan gulungannya padamu. Sekarang aku akan bicara pada ziyun untuk ikut denganmu."


"Ok"


Aku berdiri dari kursiku dan berencana pergi meninggalakan baal. Namun sebelum meniggalkannya aku harus mengatakannya agar aku dapat melihat perkembangan orang itu.


"Ngomong ngomong baal, apakah kau kenal dengan petualang rank C yang bernama accua?"


"Iya, aku sedikit mengenalnya. Memang ada apa dengan orang itu?"


"Kalau begitu ajaklah orang itu dalam penaklukan high orc beberapa hari lagi. Kekuatannya akan cukup berguna dalam penaklukan high orc nanti. Mengajak dia seharusnya bukan hal yang sulit bukan untuk petulang rank A sepertimu. Aku sudah mengatakan beberapa hal penting untukmu, sampai jumpa baal."


Aku pergi berjalan menjauh dari baal dan segera menuju kamar ziyun.

__ADS_1


__ADS_2