
Disebuah gunung didunia kekuasaan Lin Shuming yang berjarak ratusan ribu kilometer dari tempat pertarungan Zen seorang pemuda sedang berlatih di gunung itu.
"Apa yang sedang terjadi?"
Meski jaraknya lebih dari 300.000 km namun pemuda itu dapat merasakan getaran yang tercipta dari pertarungan itu. Getaran itu cukup kuat hingga dari satu dunia itu dapat merasakan nya.
"Qian Yun apa kau apa yang sedang terjadi?"
Pemuda itu bertanya kepada sesuatu yang ada didalam tubuhnya.
"Mungkin saja itu ada efek dari pertempuran para pemegang mahkota." Ucap sesuatu yang ada didalam tubuhnya itu.
"Apa kau yakin? Meski mereka adalah pemegang mahkota tapi Bagaimana mungkin bisa menimbulkan getaran yang sangat besar seperti ini."
Dunia atas ini Merupakan susunan lebih dari 100.000 dunia. Satu dunia saja memiliki ukuran 10 kali lebih besar daripada salah satu dunia bawah. Pemuda itu tidak dapat membayangkan serangan seperti apa yang dapat membuat dunia ini bergetar.
"Haha apa yang kau katakan, ini mungkin baru permulaan saja. Jika mereka mulai serius maka tidak akan aneh jika dunia ini hancur."
"Apa kau serius?"
"Tentu saja aku serius. tapi yah biasanya mereka membuat gelombang kejut serangan mereka hanya memiliki satu fokus saja. dengan begitu kerusakan yang mereka buat tidak akan terlalu parah."
Menggetarkan satu dunia saja sudah cukup luar biasa apa lagi menghancurkan satu dunia ini. Pemuda itu tidak dapat membayangkan seberapa kuat para pemegang mahkota itu jika mereka mulai serius.
"Apa kau tau kira kira siapa yang sedang bertarung itu?"
"Jika dilihat hari nya mungkin yang sedang bertarung sekarang adalah deadly sins Zen Cavalier dan pejuang surga Lin Shuming."
Itu bukanlah sekedar tebakan, dia dapat mengetahuinya karena bagaimanapun juga pertarungan hari ini telah direncanakan sejak sebulan yang lalu dengan menggunakan token Gemuruh.
"Zen Cavalier?"
__ADS_1
"Iya, dia adalah ayah dari perempuan yang waktu itu."
"Ah..... Apa ada dari kalian yang mengenal orang itu?"
Pemuda itu tidak bertanya kepada Qian Yun Melainkan kepada sesuatu yang lain yang ada didalam tubuhnya.
"Tentu saja kami tau orang itu, bagaimanapun dahulu kami cukup dengan dengannya. Kami menyebutnya dirinya dengan sebutan si bodoh Zen Cavalier."
**********
"Ada apa Lin Shuming, apa hanya segini saja kemampuan mu?"
Dengan sebuah senyuman diwajahnya Zen menatap Lin Shuming yang sedang berada dilangit itu.
"Hahaha, jangan terlalu percaya diri Zen Cavalier. Sebelumya aku memang berhati hati dengan mu namun setelah beberapa kali beradu pedang aku jadi yakin, kekuatamu masih belum kembali sepenuhnya."
Sampai saat ini Lin Shuming mencoba untuk menahan Kekuatannya, meski itu cukup berbahaya namun Lin Shuming ingin tau sekuat apa Zen yang sekarang. Setelah beberapa kali saling beradu pedang Lin Shuming telah dapat memperkirakan besar Kekuatan Zen saat ini.
"Kau hanyalah Pejuang surga tingkat rendah, kau masih belum layak untuk melawan ku."
Tidak akan ada yang tau apa yang akan terjadi ketika hukum yang seharusnya mutlak diubah menjadi sesuatu yang lain.
"Memang benar aku saat ini hanyalah seorang pejuang surga tingkat rendah, namun bukan berarti kalau kau lebih kuat dari pada ku."
"Kalau begitu akan kutunjukan perbedaan kekuatan kita."
Jumlah energi spiritual yang besar mengelilingi Lin Shuming, energi spiritual itu lalu mengeluarkan sebuah cahaya yang membuat Zen tidak dapat melihat keadaan Lin Shuming saat ini. Setelah beberapa saat cahaya itu akhirnya menghilang dan Zen pun dapat kembali melihat Lin Shuming.
Senyuman Zen makin lebar setelah melihat Lin Shuming saat ini, tubuhnya dilapis oleh zirah emas dan matanya terlihat bercahaya. Pedang pedang emas yang Lin Shuming keluarkan sekarang sudah hampir sekuat pedang Cheng Ning.
Pedang yang ada di tangan Lin Shuming juga mengeluarkan aura yang cukup besar, seolah olah pedang itu tadinya tertidur dan sekarang telah bangun.
__ADS_1
Itu adalah bentuk Lin Shuming pada saat dia menggunakan sebagian besar Kekuatannya, seperti Magea Erebea milik para vampire murni bentuk Lin Shuming itu dapat meningkatkan kekuatannya dalam jumlah yang besar. Hanya saja berbeda dengan Magea Erebea Lin Shuming tidak akan kehilangan kesadarannya. Dengan bentuk ini Lin Shuming memiliki kekuatan yang setara dengan seorang pejuang surga tingkat tinggi.
Meski kemapuan itu mengambil beberapa tahun usianya sebagai bayaran namun bagi seorang pejuang surga yang dapat hidup selama puluhan ribu tahun itu adalah harga yang murah.
"Sudah saatnya kita mulai serius Zen cavalier."
Lin Shuming mengayunkan pedangnya dari atas sana, ayunan pedang itu menciptakan tekanan angin yang sangat kuat.
"Kekutan yang luar biasa."
Bukan merasa takut Zen malah terkagum dengan tekanan angin yang tercipta dari ayuna pedang itu. Meski Cheng Ning dapat menggunakan teknik susunan 100.000 ribu pedang namun dia bukanlah seorang pengguna pedang, ini adalah pertama kalinya bagi Zen menghadapi seorang pengguna pedang dengan pemahaman yang dalam.
"Hahaha inilah yang kutunggu tunggu Lin Shuming."
Zen sudah sangat lama ingin melawan seorang pengguna pedang dengan pemahaman yang dalam, dan hari ini keinginan itu akan terwujud. Dengan kekuatan Lin Shuming saat ini tidak ada lagi yang perlu ditahan.
Zen memfokuskan energi spiritual dan mana yang ada ditubunya. 3 buah Cahaya turun dari langit dan masuk kedalam tubuh Zen. Cahya itu adalah Cahaya yang dikeluarkan oleh bintang bintang.
"3 ya, sepertinya ini masih belum semuanya."
Deadly sins Verdia Arcadia menyadari kehadiran bintang itu, dia melihat kearah langit dan 3 buah bintang bersinar disana. Verdia Arcadia lalu melihat Zen yang sedang bersiap untuk menyerang Lin Shuming dari bawah sana.
"Sepertinya dunia ini akan mengalami banyak perubahan."
Lin Shuming dengan bentuk terkuatnya dan Zen dengan kekutan dari 3 bintang. Kekuatan yang sedang mereka gunakan saat ini tidaklah kecil, kekutan itu mungkin dapat membunuh ribuan orang yang berada ditingkat Earl hanya dalam satu serangan saja.
Dengan kata lain serangan mereka sudah dapat mengubah bentuk dari dunia ini hanya dalam beberapa gerakan saja.
"Bersiaplah Lin Shuming."
Zen mengayunkan pedang miliknya, bilah bilah hitam dari kegelapan keluar dan menuju kearah Lin Shuming dengan sangat cepat. Tidak berhenti disana Zen juga mengeluarkan ribuan tombak api hitam, tombak Tombak itu dengan cepat menyerang Lin Shuming.
__ADS_1
Lin Shuming tidak tinggal diam, bagaimanapun meski terlihat sederhana namun daya hancur dari serangan Zen sangatlah besar. Lin Shuming lalu menggerakkan pedang pedang emasnya dan mengahancurkan tombak tombak Zen.
Lin Shuming mengayunkan pedangnya dan menghancurkan bilah bilah hitam serangan Zen.