
Setiap bola api milik Zen membakar pedang emas Lin Shuming hingga tak bersisa.
"Ada apa Lin Shuming, dibandingkan dengan pak tua Cheng Ning kau masih bukan apa apa."
Meski teknik mereka sama namun Pedang yang Lin Shuming gunakan jauh lebih lemah dari pada pedang yang Cheng Ning gunakan. Saat melawan Cheng Ning, Zen sediri kurang yakin dapat melelehkan pedangnya seperti yang dia lakukan pada Lin Shuming saat ini.
Ekspresi marah dapat dilihat diwajah Lin Shuming, situasi saat ini benar benar berbeda 180 derajat dari 7 tahun yang lalu. Saat itu Lin Shuming yang mempermainkan Zen, namun sekarang Zen lah yang mempermainkan dirinya.
Lin Shuming kembali mengeluarkan pedang emas miliknya dan kembali menyerang Zen, namun sama seperti yang sebelumnya Zen kembali membakar pedang Lin Shuming hingga tak bersisa.
Meski dikatakan tidak bersisa namun bukan berarti pedang pedang itu hilang sepenuhnya, pedang itu hanya menghilang dari dunia ini dan kembali kedunia pedang tak terbatas.
Sedangkan api milik Zen tidak menghilang, Begitu api itu membakar pedang Lin Shuming hingga tak tersisa api itu akan langsung jatuh kepermukaan Tanah.
Gunung tempat Lin Shuming tinggal sekarang telah dipenuhi oleh api abadi milik Zen. Api itu hanya akan menghilang jika Zen yang menghilangkannya.
"Haa, hahahaha."
Lin Shuming tertawa dengan sangat kuat, dia lalu mengeluarkan kembali pedang emas. Namun kali ini berbeda, pedang pedang itu memiliki ukuran 3 kali lebih besar daripada pedang pedang yang sebelumnya.
Pedang pedang ini mungkin akan sedikit sulit untuk dibakar dengan cepat, Zen lalu memutuskan untuk mengeluarkan pedang miliknya. Pedang Lin Shuming dengan cepat menyerang dirinya, Zen terus menghindari semua pedang itu sambil menghancurkannya dengan pedangnya.
Sedang untuk bola api abadinya Zen mengarahkannya ke Lin Shuming, bola bola api abadi itu membuat Lin Shuming sedikit kerepotan dan membuatnya tidak fokus mengendalikan pedang pedang miliknya. Jika dia terkena api itu sedikit saja maka api itu tidak akan hilang dan Zen dapat membesarkan api itu kapanpun dia mau.
__ADS_1
Pola serangan Lin Shuming menjadi semangkin kacau dan itu membuat Zen semangkin mudah untuk menghindar dan menghancurkan pedang itu.
"Ini juga tidak berhasil ya."
Lin Shuming berhenti mengeluarkan pedang dari dunia pedang tak terbatas, Lin Shuming tau dengan kemampuannya yang sekarang dia tidak akan dapat membunuh Zen jika hanya bergantung pada teknik itu. Lin Shuming adalah seorang pengguna pedang, tentu saja dia akan bertarung dengan pedang.
Lin Shuming lalu mengeluarkan sebuah pedang, pedang itu memang tidak terlalu bagus seperti pedang Zen namun pedang itu merupakan senjata ultimate ilahi. Pedang Lin Shuming masuk kedalam daftar senjata terkuat di dunia, dan pedang itu berada diperingkat ke 251.
Itu adalah peringkat yang sangat rendah jika dibandingkan dengan pedang Zen yang berada di peringkat ke 8. Namun tetap saja kemampuan seorang pengguna pedang bukan hanya ditentukan oleh seberapa kuat pedang mereka, bahkan seorang ahli pedang dapat mengalahkan orang yang amatir menggunakan pedang ilahi hanya dengan sebuah ranting kayu saja.
Lin Shuming merasa teknik pedang miliknya jauh lebih baik daripada Zen, dia yakin kalau dengan menggunakan pedang dia dapat mengalahkan Zen.
Namun Lin Shuming sedikit terlalu percaya diri, sejak awal ini adalah apa yang sedang Zen incar. Dia sengaja hancur mengahancurkan pedang emas Lin Shuming, semua tindakan itu dilakukan agar Lin Shuming mengeluarkan pedang miliknya.
Lin Shuming lalu menatap Zen dengan tajam, sekilas dia mengedipkan matanya dan dalam waktu sekilas itu Zen telah menghilang dari hadapannya.
Lin Shuming mencari Zen disekitarnya, namun dia sama sekali tidak dapat menemukannya. Tanpa Lin Shuming sadari Zen telah berada diatasnya dengan tangan yang telah dikepal. Zen lalu dengan sangat kuat memukul Lin Shuming hingga membuatnya terhempas ke kaki gunung.
Zen lalu mengeluarkan sebuah api berbentuk naga (naga seperti dalam cerita china.) Naga itu lalu menyemburkan api yang sangat panas. Api itu membakar apapun yang ada di gunung itu, mulai dari tanah, batu, rumput, pohon ataupun monster. Semuanya terbakar oleh api yang itu hingga setelah beberapa saat gunung itu menghilang dan menjadi permukaan tanah yang datar.
"Hmm, seperti nya itu masih tidak cukup."
Dari atas sana Zen memperhatikan tanah yang dipenuhi oleh abu itu, meski dia tidak dapat melihat Lin Shuming namun Zen masih dapat merekam keberadaan.
__ADS_1
Tiba tiba dibalik asap yang berterbangan itu sebuah pedang emas dengan cepat menuju kearah Zen, dengan tangannya Zen menangkap pedang itu dan menghancurkan.
Zen lalu turun menuju kepermukaan tanah, disana Zen dapat melihat Lin Shuming dengan beberapa luka ditubunya. Namun luka luka itu tidak tergolong dalam luka yang parah. Lin Shuming melihat kehadiran Zen, Dia lalu dengan cepat langsung menyerang Zen.
Pedang mereka saling beradu satu sama lain, tekanan dari ayunan pedang mereka merusak semua yang ada disana. Permukaan tanah secara perlahan mulai hancur, dan beberapa Gunung yang berjarak lebih dari 100 km juga ikut hancur sedikit demi sedikit.
Untung saja kota yang terdekat dari tempat mereka saat ini berjarak lebih dari 10.000 km jadi untuk sementara kota itu akan aman.
"Ada apa Lin Shuming, apa kemampuanmu menurun?"
Dalam hal teknik pedang dan kelincahan Lin Shuming Memang lebih baik, namun dalam gak kekuatan Zen jauh lebih baik dari pada Lin Shuming. Lagi pula semua teknik pedang kekosongan yang Zen buat lebih menekankan kekuatan dari pada kecepatan.
"Sialan."
Lin Shuming kembali mengeluarkan puluhan ribu pedang emas, pedang emas itu dengan cepat turun kepermukaan. Zen terus menahan serangan Lin Shuming sambil menghindari pedang pedang emas itu.
"Seperti biasa kau cukup banyak pintar juga Lin Shuming, namun semua itu masih belum cukup."
Sebuah lingkaran sihir terbentuk dibawah kaki Zen, Lingkaran sihir itu lalu aktif mengeluarkan api yang membakar apapun dalam radius 2000 km. Tidak berhenti disana Zen lalu mengayunkan pedangnya, setiap ayuna mengeluarkan sebuah bilah hitam yang sangat kuat. Bilah bilah itu menghancurkan semua pedang emas Lin Shuming, bilah itu juga menghancurkan semua gunung yang berjarak ribuan km dari tempat Zen berada saat ini.
"Dasar monster."
Sebelum lingkaran sihir dikaki Zen aktif Lin Shuming dengan cepat dan terbang hingga ketinggian yang tidak akan terkena api itu.
__ADS_1
"Ada apa Lin Shuming, bukankah ini baru saja dimulai? Bahkan satu dunia saja belum hancur."
Sebuah senyuman yang sadis muncul diwajah Zen, Zen sangat menikmati pertarungan ini. Bagaimanapun ini barulah awal dari pertarungan yang sebenarnya.