
Menyadari kedatangan Zen, monster itu terbangun dari tidurnya.
"Yang benar saja, bagaimana mahluk itu bisa berada didunia bawah ini?"
Monster itu adalah singa langit, singa langit adalah monster yang menggunakan energi spiritual. Monster itu juga bukanlah sesuatu yang dapat ditemui di dunia bawah.
"Jangan bilang mereka membawanya kesini ketika masih kecil?"
Tidak seperti manusia, vampire atau pun ras lainnya, monster tidak akan dapat turun kedunia bawah ketika mereka telah berumur lebih 100 tahun.
Tidak peduli sekuat apa monster itu, selama umurnya telah lebih 100 tahun dia akan ditolak oleh kehendak dunia dan dia akan mendapatkan banyak malapetaka.
Namun berbeda jika monster itu dibawa kedunia bawah pada saat berusia kurang dari 100 tahun, kehendak dunia tidak dapat menolaknya dan dia tidak akan mendapatkan malapetaka.
"Meski begitu ini sangat aneh, bagaimana bisa monster itu dapat tetap hidup didunia dengan mana ini?"
Energi spiritual dan Mana adalah sesuatu yang sangat berbeda, jika seseorang dapat menggunakan energi spiritual maka dia tidak akan dapat menggunakan Mana, begitu juga sebaliknya.
Singa langit itu menggunakan energi spiritual sebagai sumber kekuatannya dan juga untuk dapat tumbuh. Didunia dengan mana sangat mustahil untuk mahluk dengan energi spiritual dapat berkembang, itu karena didunia dengan Mana sama sekali tidak ada energi spiritual kecuali dunia atas dan dunia Medan perang.
Jika Zen lihat Baik -baik singa langit itu telah berusia ribuan tahun. Kemungkinan singa langit itu dibawa beberapa tahun setelah Ling Hao dan Bifrost menyegel kekuatan miliknya didunia ini.
Zen penasaran dengan cara mahluk itu dapat hidup selama ini, dia kemudian melihat kesekitarnya Rungan itu dan Merasakan energi yang berada diruangan itu.
"Jadi begitu ya."
Zen dapat Merasakan kalau didalam ruangan itu terdapat energi spiritual dan Mana. Dan energi spiritual itu berasal dari sebuah kristal biru yang ada dibelakang singa itu, dengan kata lain energi spiritual berasal dari pecahan kekuatan milik Zen.
Haoooo
Singa langit itu meraung dengan sangat keras, ruang bawah tanah itu menjadi bergetar dengan kuat. Api biru yang menerangi ruangan itu menjadi berkobar kobar, pintu ruangan menjadi tertutup dan sebuah penghalang langsung terbentuk.
Singa itu kemudian menyerang Zen dengan sangat cepat, Zen bahkan tidak sempat merespon sedikit pun. Serangan singa itu membuat lengan kiri Zen terputus dan sebuah luka cakaran besar terbentuk di dadanya.
"Uhuk."
Zen memuntahkan darah dari mulutnya, hanya dalam beberapa gerakan singa itu membuat Zen merima luka yang sangat parah.
"Meski dia dibesarkan didunia bawah namun tetap saja dia adalah singa langit. Aku yang sekarang bukankah lawannya."
__ADS_1
Didunia atas singa langit termasuk kedalam 100 jenis monster paling kuat. Kunci kekuatan singa langit adalah kecepatannya, pergerakan mereka yang sangat cepat dapat membuat musuhnya mati bahkan sebelum dapat melawan.
Sambil terbaring di tanah luka luka Zen sembuh dengan perlahan, singa langit menyadari kalau luka luka milik Zen mulai sembuh. Singa itupun langsung mendekati Zen, singa itu lalu membuka mulutnya dan mencoba untuk menghancurkan Zen dengan taringnya.
"Shikin."
Sebelum singa itu dapat melakukannya, Zen segera mengeluarkan pelayan ke 8 Shikin. Dengan tubuh besarnya Shikin memukul kepada singa itu.
Meski tidak terlalu berpengaruh namun setidaknya Zen dapat mencegah dirinya untuk dihancurkan.
"Ariel."
Pelayan ke 9 Ariel menyerang singa itu dengan tombaknya, serangan Ariel cukup berpengaruh dan singa itu menjadi mundur beberapa langkah.
"Bagus."
Zen tidak menyia- nyiakan kesempatan itu, dia langsung bangun dan mengambil jarak yang cukup jauh dari singa itu.
"Meski pada awalnya aku tidak ingin menggukan kemapuan vampire ku, namun sepertinya aku tidak memiliki pilihan lain."
Luka luka Zen kini sudah sembuh, lengannya yang terputus pun sudah kembali menyatu. Melihat luka Zen yang kini telah sembuh singa langit itu menjadi waspada, dia hanya menatap Zen dengan tajam dari kejauhan.
Lalu Zen bergerak dengan kecepatan yang hampir sama dengan singa itu, pukulan Zen tepat mengenai kepala singa itu.
Kekuatan pukulan itu tidaklah kecil, pukulan itu bahkan membuat permukaan menjadi hancur. Meski begitu singa langit itu Hanya menerima sedikit luka.
Haooo
Singa itu menjadi sangat marah, lalu dengan tandukan nya dia Zen. Zen tidak sempat menahan atau menghindari tandukan itu, diapun terlempar hingga Kedinding ruangan.
"Serangan tadi tidak berguna ya."
Serangan fisiknya tidak berguna, Zen lalu mencoba untuk menyerang singa itu dengan sihir.
"Api hitam."
Zen mengeluarkan sihir api hitamnya, sihir itu bukan dia gunakan untuk menyerang melainkan untuk mengurung singa itu.
Singa itu terkurung didalam api hitam, dia lalu melompat dengan tinggi. Dan itu sesuai dengan apa yang Zen inginkan.
__ADS_1
Pada saat singa itu berada di atas, Zen langsung mengeluarkan api abadi melemparnya ke singa itu. Api abadi langsung membara begitu mengenai singa itu, singa itu mencoba untuk menghilangkan api itu namun dia tidak berhasil.
Hoaarrrr
Singa itu lalu meraung dengan sangat keras, ruangan bawah tanah itu menjadi bergetar dengan keras.
"Akan sangat buruk jika ini terus terjadi."
Zen merasa dia tidak dapat menang melawan singa langit itu, Zen lalu dengan cepat menuju pecahan kekuatan miliknya berada.
Singa itu mencoba untuk mencegah Zen namun karena terdapat api abadi yang membakar tubuhnya kecepatan singa itu jadi melambat.
Zen mendapatkan pecahan itu, dan begitu Zen menyimpan pecahan kekuatan itu sebuah lingkaran sihir yang besar muncul dibawahnya.
Sebelum Zen saat bergerak untuk kabur, lingkaran sihir itu telah aktif. Sebuah lubang hitam muncul dan menelan Zen.
"Celah dimensi?"
Lubang itu membuat Zen masuk kedalam celah dimensi, celah dimensi adalah jalur untuk dapat pergi kedunia yang lainnya.
"Didunia maka aku akan terjatuh?"
Zen tidak dapat menggerakkan tubuhnya, dia merasa ada kekuatan yang menariknya untuk menuju kedunia yang lain.
Zen akhirnya keluar dari celah dimensi, dia melihat kesekitarnya dan dia hanya dapat melihat tanah yang gersang dengan debu yang berterbangan.
"Ini.... Dunia Medan perang."
Dunia Medan perang, sesuai namanya itu adalah dunia yang bisanya dipakai untuk berperang oleh mahluk dunia atas. Akibat perperangan itu dunia ini menjadi tidak memiliki mahluk hidup didalamnya.
Mau itu tumbuhan ataupun hewan tidak akan dapat ditemukan di dunia ini. Dunia ini juga merupakan tempat dimana teknik pedang kekosongan Zen terhubung.
"Kemana aku harus pergi?"
Zen sama sekali tidak tau kemana dia harus pergi sekarang, dengan kekuatan miliknya sekarang dia masih tidak mampu untuk membuka gate yang terhubung dengan celah dimensi.
Itu karena didunia Medan perang ini terdapat energi spiritual dan Mana. Untuk dapat membuka Gate didunia ini Zen harus menggunakan energi spiritual dan Mana secara bersamaan.
Jika Zen hanya membuka menggunakan Mana maka dia memerlukan mana yang sangat besar, yang bahkan jumlah mana nya saat ini hanya berjumlah setengah dari mana yang diperlukan.
__ADS_1
Selagi Zen berjalan di tanah yang gersang itu, sebuah gate muncul dilangit dan dari gate itu keluar seorang pria.