
[Medan pertempuran Disekitar Gua.]
Begitu aba aba dikeluarkan, para petualang yang menggunakan pedang berlari menuju ketempat para high orc yang sedang terpisah itu.
Baal adalah orang yang pertama kali berhadapan dengan high orc, dia segera mengayunkan pedang besarnya dan mencoba memotong high orc. Namun serangannya terhentikan oleh kayu besar dan keras yang digunakan oleh high orc itu. High orc adalah monster yang memiliki kecerdasan melebihi monotaurus, meskipun kecerdesan mereka masih jauh dibawah manusia, namun jika hanya menggunakan pedang atau menggunakan kayu besar mereka masih dapat melakukannya.
Baal kembali mengarahkan pedangnya untuk memotong high orc itu, namun masih saja terhentikan.
'cih, meskipun kecerdasan mereka kecil, tapi kekuatan fisik mereka sangat besar.'
Menggunakan kekuatan fisik saja masih belum cukup untuk melawan high orc, fisik mereka jauh lebih kuat dari manusia.
'Aku harus menggunakan cara lain untuk membunuh monster sialan ini.'
Baal tau kalau kekuatan fisiknya saja tidak akan cukup untuk membunuh high orc itu. Dia lalu mencari cara lain.
Meskipun Baal tau kalau kekuatan fisiknya tidak dapat membunuh high orc itu, tapi Baal terus menerus menyerang high orc itu sambil memikirkan cara untuk membunuh high orc itu.
Ditengah tengah serangannya baal dapat melihat sebuah lingkaran sihir berwarna kuning yang berjarak tidak jauh darinya.
Baal berlari menuju kebawah lingkaran sihir itu berada, high orc yang dilawannya pun mengejarnya hingga mereka sama sama berada dibawah lingkaran sihir itu. Baal terus menerus menyerang high orc itu untuk mengulur waktu, begitu baal melihat tanda tanda kalau lingkaran sihir itu mulai aktif dia segera berlari menjauh dari high orc itu. High orc itu mencoba untuk kembali mengejar baal, namun dia sudah terlambat. Lingkaran sihir yang berada diatasnya mengeluarkan puluhan anak panah yang berwarna keemasan. Anak panah itu adalah anak panah yang tercipta dari sihir cahaya, tentu saja anak panah itu juga memiliki kecepatan yang melebihi anak panah yang dilapisi sihir.
__ADS_1
High orc itu tidak sempat menghindar, akibatnya puluhan anak panah itu menancap kebadan high orc itu.
'Cih, masih belum mati juga ternyata monster sialan itu.'
Meski ada banyak anak panah yang tertancap ditubuhnya, high orc itu masih belum mati dan dia hanya tidak bisa bergerak saja. Baal yang mengetahui hal itu segera mendekat ke high orc itu.
"Selamat tinggal monster yang menjijikan."
Setelah mengatakan itu baal menusukkan pedangnya kedada high orc itu. Dia menggunakan banyak tenaga agar pedangnya dapat menusuk dada high orc itu. Setelah beberapa saat dadanya tertusuk, pada akhirnya high orc itupun mati.
*×*×*×*×*
"Hoy! Pergi menjauh dari situ, kau tidak akan dapat melawannya sendirian."
Dari kejahuan seorang pengguna panah memberikan peringatan kepada seorang petualang laki laki pengguna pedang. Laki laki itu bernama accua, dia memiliki rambut pirang dengan mata hitam yang memungkinkan seseorang akan dapat merasakan kehampaan hanya dari menatap matanya. Alasan dia diberi peringatan untuk menjauh adalah karena saat ini dia sedang dikelilingi oleh 3 high orc sekaligus.
"Tidak usah khawatir kepadaku, anda cukup melakukan tugas anda untuk memberikan bantuan dari kejahuan kepada yang lain"
Laki laki itu menjawab peringatan yang diberikan kepadanya dengan nada suara yang datar seperti tanpa emosi.
"Tapi petualang rank c sepertimu tidak akan dapat melawan mereka ber 3 sekaligus, jadi lebih baik jika kau mundur dan meminta bantuan." kata pengguna panah itu dengan tegas.
__ADS_1
"Kalau begitu saya yang akan melawan para high orc itu dan anda yang akan menjadi bantuan saya."
Laki laki itu menarik pedang miliknya dari sarungnya yang selama pertarungan ini belum dia keluarkan sekalipun. Melihat laki laki itu manarik pedangnya, Ke 3 high orc itu mulai menyerangnya dengan membabi buta. Para high orc itu terus menerus menyerang, namun laki laki itu masih belum menggunakan pedangnya untuk melawan atau pun menangkis serangan cepat dari para high orc itu. Dia terus menerus menghindar dari serangan para high orc itu dengan mudah, seolah olah waktu disekitarnya diperlambat. Pengguna panah yang melihat laki laki itu menjadi kagum karena dia dapat menghindari serangan dari ke 3 high orc dengan mudah.
Laki laki itu sudah mulai bosan dengan terua menerus menghindar, dia lalu membuat sebuah jarak antara dirinya dan ke 3 high orc itu. Kemudian Dia mengangkat pedangnya, lalu dia berlari kearah 3 high orc itu berada. Dalam satu gerakan entah mengapa kepala ke 3 high ort itu sudah terpisah dari leher mereka. Sipengguna panah yang melihat itu hanya bisa terdiam tanpa berkata apa apa.
°°°°°
[Bukit Dihutan Timur. Mantan Manusia, Zen]
Melepaskan anak panah kearah mereka agar mereka mendekat, lalu menggunakan sihir tipe serangan untuk memisahkan dan membuat kekacaukan disekitar mereka. Yang terakhir ditengah tengah kekacauan yang tejadi, lalu menyerang mereka dari jarak dekat dengan menggunakan pedang. Bisa dibilang mereka menggunan strategi yang cukup bagus, Namun...
-Roh kegelapan, Bagaimana menurutmu mengenai strategi yang mereka gunakan?-
-Hmm, bagaimana ya bilangnya. Itu memang bukan strategi yang buruk, namun...-
Dia berbenti berbicara beberapa saat. Aku sendiri mungkin sudah dapat menebak apa yang selanjutnya akan dia katakan. Namun aku lebih memilih untuk mendengarnya langsung darinya dari pada menebak.
-Namun itu adalah yang tidak akan berguna jika digunakan untuk melawan orc king. Mungkin strategi itu akan sangat ampuh jika lawannya adalah high orc yang hanya memiliki sedikit kecerdasan, namun lawannya kali ini adalah orc king dengan kecerdasannya yang besar dan juga dia memimpin para high orc. Kemungkinan beberapa high orc yang mengarah ke para petualang itu hanyalah umpan.Jadi bisa dibilang dipertempuran selanjutnya para petualang itu akan musnah jika tidak ada orang kuat yang berada diantara mereka.-
Memang benar dengan strategi itu mereka dapat melawan beberapa high orc yang mengarah kearah mereka, namun itu hanyalah sementara karena para high orc itu hanyalah umpan yang diberikan oleh orc king. Pertempuran yang sesungguhnya akan dimulai setelah para high orc yang menjadi umpan telah lenyap. Jadi apa yang selanjutnya akan kau lakukan Accua, si pemilik pelayan keenam.
__ADS_1