
Pedang Theresia sekali lagi terus beradu dengan pukulan Feng Nianyun, Theresia merasa pukulan Feng Nianyun semakin kuat setiap saat hingga dia akhirnya kesulitan untuk menahannya lagi. Pukulan Feng Nianyun lalu membuat pedang Theresia hancur menjadi beberapa bagian, itu adalah kesempatan yang bagus untuk Feng Nianyun.
Dengan sekuat tenaganya Feng Nianyun menyerang Theresia namun sama seperti sebelumnya rantai emas perlindungan mutlak Theresia kembali memblokir serangan Feng Nianyun. Feng Nianyun tidak menyerah sedikitpun Feng Nianyun tau meski rantai itu kuat namun akan ada jeda di setiap kali rantai emas itu menahan Seranganya.
Apa yang Feng Nianyun tebak sangat tepat, dicelah jeda waktu itu Feng Nianyun berhasil memegang kepala Theresia. Meski Feng Nianyun ahli dalam menggunakan es namun bukan berarti kalau dia tidak dapat menggunakan teknik yang lain, Feng Nianyun lalu menggunakan teknik hukum perampokan petir.
Sebuah kubus yang transparan dengan panjang 10 meter dan lebar 7 meter mengelilingi Theresia, dari atas kubus itu awan awan gelap mulai berkumpul. Gesekan setiap awan itu menciptakan petir petir ungu yang kuat, petir petir ungu itu dengan cepat mulai turun dan menghujani Theresia.
Situasi saat ini benar benar seperti Theresia sedang menerima malapetaka kenaikan, petir petir itu terus menerus mengenai rantai emas pelindung mutlak Theresia. Pada akhirnya saat jeda waktu rantai emas berlangsung sebuah petir yang cukup besar mengenai tubuh Theresia dengan sangat telak.
"Haaa, bahkan petir sekecil ini dapat melukai tubuhku. Sepertinya saat ini tidak ada harapan bagiku untuk menang dengan kekuatan yang sekecil ini."
Teknik hukum perampokan itu akhirnya selesai dan Awan awan gelap itu mulai menghilang, karena petir yang menyambarnya tadi Theresia menjadi kesulitan untuk bergerak. Theresia terduduk dengan lutut menyentuh permukaan tanah yang tertutup oleh es itu, ini adalah kemenangan Feng Nianyun. Dengan penuh kepercayaan diri Feng Nianyun berjalan kearah Theresia.
"Hahaha, pada akhirnya kau tidak sekuat yang dulu."
Kali ini Feng Nianyun berhasil mengubah sejarah untuk dirinya, Dia akhirnya dapat mengalahkan orang yang telah memberikan trauma yang sangat buruk untuk dirinya. Tidak ada lagi yang perlu Feng Nianyun takutkan, dia lalu mencekik leher Theresia dan mengangkatnya dengan tinggi.
"Sepertinya kau sudah banyak berkembang Feng Nianyun."
Dengan sebuah senyuman yang terlihat dipaksakan Theresia memegang tangan Feng Nianyun dengan sangat kuat.
"Kau bukanlah lagi seorang pengecut seperti yang dulu."
__ADS_1
"Diamlah."
Feng Nianyun tidak suka mendengar apa yang Theresia katakan, tidak hanya itu Feng Nianyun juga sangat tidak menyukai cara Theresia menatap dirinya. Tatapan itu terlihat kalau Theresia pada akhirnya dapat melihat sesuatu yang sangat menarik sekaligus sebuah tatapan yang terlihat bangga. Feng Nianyun mengencangkan tangannya dan mencekik Theresia lebih kuat dari sebelumnya, Feng Nianyun benar benar berniat untuk membunuh Theresia. Karena cekikan Feng Nianyun Theresia hampir kesulitan untuk bernafas, namun itu tidak masalah karena bagi mereka yang berada dialam dewa abadi keatas menahan nafas selama satu jam atau lebih bukanlah sesuatu yang sulit.
"Meski kau dapat menahan nafas namun aku ingin melihat selama apa kau salah bertahan."
Theresia hanya tersenyum mendengar apa yang Feng Nianyun katakan, bagaimanapun jika hanya dengan mencekiknya saja maka akan membutuhkan waktu yang lama sampai dirinya mati.
"Itu seharusnya adalah perkataanku."
Sudah cukup lama waktu berlalu sejak Feng Nianyun menggunakan teknik ledakan darah, jika perhitungan Theresia tidak salah maka teknik ledakan darah itu seharusnya akan berakhir tidak lama lagi. Tentu saja Feng Nianyun sama sekali tidak tau apa yang sedang Theresia rencanakan saat ini, Feng Nianyun terus mencekik Theresia dengan kuat hingga dia mati.
"Sepertinya ini adalah akhirnya."
"Taman Surga.... Es."
Dari tubuh Theresia terus keluar es yang sangat dingin dan kuat, Feng Nianyun merasa sangat tidak enak dengan es itu. Feng Nianyun mencoba untuk pergi menjauh dari Theresia namun dia tidak dapat melakukannya karena tangan Theresia memegang dirinya dengan sangat kuat.
"Sial."
Pada akhirnya Feng Nianyun sama sekali tidak dapat menghindari es Theresia itu, es itu lalu langsung meluas dan menutupi apapun yang ada disana. Dari es itu Keluar sebuah bunga dari yang terlihat indah, kini es itu bukanlah sebuah es yang polos melainkan sebuah taman bunga yang terbuat dari es.
Meski itu terlihat seperti sebuah taman namun bukan berarti bunga bunga itu sangat lemah, bunga bunga itu sendiri memiliki daya tahan yang setara dengan hukum es lapis ke 8 dengan kata lain bunga itu cukup sulit untuk dihancurkan.
__ADS_1
Disisi lain Ling Hao dan yang lainnya baru saja sampai ketempat pertarungan, mereka sedikit terkejut dengan apa yang mereka lihat. Sebuah taman es yang terbentang sejauh lebih dari 1000 km dan juga pohon besar milik Verdia kini telah menghilang.
"Es ini.... Bukanlah perbuatan Zen." Ucap Ling Hao sambil melihat bunga bunga es yang terus bermunculan itu.
"Kau benar dia tidak dapat menggunakan es sekuat ini." Ucap Hao Chen.
Dari yang mereka tau Zen ahli dalam hukum api dan kegelapan, Zen sedikit payah dengan hukum es jadi mereka tau kalau taman bunga es itu bukanlah sesuatu yang dapat Zen ciptakan.
"Mungkin saja ini adalah perbuatan Theresia."
Mereka juga tau kalau Theresia sangat ahli dalam menggunakan hukum es jadi hanya Theresia yang dapat mereka pikirkan saat ini.
"Yang jadi masalah dimana sumber es ini berasal?"
Disana mereka hanya dapat melihat bunga es saja, mereka sama sekali tidak ada melihat manusia atau ras lainnya satupun.
"Hmm, kurasa dia ada disana."
Untuk sekilas Ling Hao dapat merasakan aura milik Theresia, dengan Cepat dia segera pergi menuju tempat atau itu berasal. Hao Chen dan Tan Shin hanya mengikuti Ling Hao tanpa bertanya sedikitpun.
Setelah beberapa detik mereka telah terbang sejauh ratusan km dan akhirnya dapat melihat Theresia yang berada didalam es, tidak hanya Theresia mereka juga dapat melihat Feng Nianyun terduduk Dengan banyak luka ditubunya.
pada awalnya suhu tubuh Feng Nianyun sangat tinggi, namun karena es milik Theresia suhu tubuh Feng Nianyun tiba tiba turun secara drastis. Perubahan suhu yang sangat besar dan tiba tiba itu membuat tubuh Feng Nianyun tidak terkendali dan menyebabkan beberapa luka.
__ADS_1
Ling Hao dan yang lainnya lalu langsung turun ketempat Theresia berada.