
[Ruang Rapat Istana Kekaisaran Suci]
DiRuangan itu ada 12 orang pria yang sedang duduk dengan meja berbentuk lingkaran. 12 orang yang berada diruangan itu adalah sang kaisar, perdana mentrinya dan 10 orang pahlawan yang dipanggil oleh sang kaisar.
"Baiklah para tuan pahlawan sekalian, sebelum saya menjelasakan situasi yang ada didunia ini, bagaimana jika para tuan pahlawan memperkenalkan diri kalian dan juga dunia asal kalian."
Si perdana menteri adalah orang yang pertama kali membuka mulutnya dan berbicara.
"Siapa yang ingin duluan?"
Seorang pahlawan bertanya dengan suara dan ekspresi yang datar.
"Terserahlah, siapaun yang duluan juga tidak ada urusannya denganku."
Pahlawan yang lain menjawab.
"Kalau begitu, bagaimana jika kau duluan yang memperkenalkan dirimu."
"Hah, mengapa aku harus memperkenalkan diri terlebih dahulu?"
"Tidak ada alasan, aku hanya berfikir kalau kau ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu."
"Kupikir malah sebaliknya."
"Apa maksudmu?"
"Tidak ada."
Kedua pahlawan itu terus menerus berdebat. Begitu juga dengan pahlawan yang lainnya, mereka terus menerus menyuruh pahlawan yang lain untuk memperkenalkan diri mereka untuk yang pertama kalinya.
Alasan mengapa mereka semua dapat berdebat dengan lancar Meski semua pahlawan itu berasal dari dunia yang berbeda, negara yang berbeda dan juga bahasa yang berbeda itu karena mereka semua saat ini hanya menggunakan 1 bahasa, yaitu bahasa dunia ini.
"Jika tidak ada yang ingin memulainya, maka kurasa aku yang akan memperkenalkan diriku terlebih dahulu. Lalu orang yang disebelah kananku yang akan menjadi orang selanjutnya, dan begitu seterusnya. Apakah ada yang keberatan?"
Salah satu pahlawan yang sebelumnya hanya dia dan melihat kini mulai berbicara. Pahlawan itu adalah pahlawan yang memakai pakaian paling mencolok dari pahlawan yang lainnya. Dia memakai baju berwarna putih dan celana berwarna abu abu.
"Terserahlah."
__ADS_1
"Lakukanlah Sesukamu."
"Tidak keberatan."
Setiap pahlawan yang lain sama sekali tidak keberatan dengan perkataan pahlawan itu.
"Baiklah karena tidak ada yang keberatan maka aku akan memperkenalkan diriku. Namaku adalah Indra, aku berasal dari planet yang bernama bumi. Disana aku tinggal dinegara bernama indonesia. Jika dilihat dari perkataan tuan perdana menteri maka kemungkinan besar dunia ini adalah dunia yang mana memiliki monster yang dapat berkeliaran dengan bebas. Benar bukan tuan perdana menteri?"
"Ya. Itu benar."
"Kalau begitu izinkan saya untuk mengatakan hal ini. Didunia saya yang sebelumnya sama sekali tidak memiliki monster, dan juga saya sama sekali tidak pernah bertarung sebelumnya. Sekian perkenalan diri dari saya."
Sang pahlawan pertama telah memperkenalkan dirinya.
"Kalau begitu selanjutnya adalah aku. Namaku adalah Hiragi, aku juga berasal dari bumi, negara jepang. Dan juga belum pernah melawan monster."
Sang pahlawan kedua juga telah memperkenalkan dirinya.
"Namaku Sieg, juga dari bumi, negara prancis. Juga belum pernah melawan monster."
Sang pahlawan ketiga juga telah memperkenalkan dirinya.
"Xing Qe dari china, juga sama seperti mereka."
5 pahlawan telah memperkenalkan diri mereka. Ke 5 pahlawan itu berasal dari dunia yang sama namun mereka semua berbeda negara.
"Kalau begitu selanjutnya adalah aku, namaku adalah Patric. Aku berasal dari dunia yang berbeda dengan kelima orang itu. Didunia itu aku tinggal dinegara bernama kekaisaran orligon. Jika memang didunia ini memang terdapat monster yang berkeliaran dengan bebas, maka dunia ini mungkin memiliki kesamaan dengan duniaku, dan juga aku telah terbiasa melawan monster."
"Namaku adalah Elnas, aku juga berasal dari tempat yang sama dengan patric. Hanya saja aku tidak terbiasa melawan monster karena sebelumnya aku hanyalah seorang peneliti sihir."
2 pahlawan bernama Patric dan Elnas adalah pahlawan yang berasal dari dunia yang sama. Dan juga dunia mereka memiliki situasi yang hampir sama dengan dunia mereka dipanggil ini.
"Selanjutnya adalah aku. Namaku Zaza, aku berasal dari dunia yang berbeda dari mereka semua. Aku berasal dari planet yang bernama nebula, negara Zior. Diduniaku memang ada monster, tapi mereka tidak dapat berkeliaran dengan bebas. Monster didunia berada didalam sebuah tempat yang disebut Cocytus, itu adalah sebuah gerbang yang memisahkan antara kami para manusia dan para monster. Diduniaku jika kami ingin melawan monster maka kami harus masuk ke Cocytus. Juga Cocytus muncul secara acak."
"Namaku adalah Styc, aku berasal dari dunia yang sangat berbeda dengan yang lainnya. Disana aku tinggal dinegara yang bernama EMC. diduniaku tidak ada monster, namun disana memiliki sihir. Dan juga duniaku dipenuhi oleh perperangan."
9 orang pahlawan telah memperkenalkan diri mereka, diatara para pahlawan itu terdapat beberapa pahlawan yang berasal dari dunia yang sama namun tidak pernah melawan monster. Dan ada juga pehlawan yang memiliki pengalaman melawan monster.
__ADS_1
"Sekarang yang terakhir adalah aku. Namaku adalah Kufa, Aku berasal dari dunia yang berbeda dari 9 orang lainnya. Aku berasal dari dunia yang sama seperti yang mulia kaisar dan perdana menteri."
Setelah mendengar perkataanya semua pahlawan yang lain segera melihat dirinya. Begitu pula dengan sang kaisar dan perdana menterinya, mereka berdua yang sebelumnya hanya diam mendengarkan para pahlawan memperkenalkan dirinya kini melihat seorang pahlwan yang bernama Kufa.
Tentu saja penyebab mereka melihat Kufa adalah karena perkataan Kufa yang cukup menarik. Sang kaisar yang tertarik atas perkataan Kufa pun segera bertanya.
"Kau bilang kalau kau berasal dari dunia ini?"
"Iya, yang mulia kaisar."
"Kalau begitu bisahkan kau memberi tauku dimana kau tinggal?"
Meski terdengar sangat biasa namun pertanyaan sang kaisar itu memiliki arti yang cukup dalam. Jawaban pahlawan Kufa nantinya akan menjadi penentu apakah dia benar benar berasal dari dunia ini atau tidak. Jika pahlawan Kufa memang berasal dari dunia ini maka dia pasti akan dapat dengan mudah memberitaukan tempat tinggalnya. Namun jika pahlawan Kufa berbohong maka dia pasti tidak akan dapat menjawabnya dengan mudah, karena dia tidak memiliki pengetahuan sedikitpun tentang dunia ini.
"Ya, yang mulia. Saya tinggal dinegara ini, negara kekaisaran suci. Saya tinggal dikota yang terletak diselatan negara ini, kota itu bernama kota perdagangan Lumire."
"Kota Lumire ya. Kalau begitu, apakah kau sebelumnya adalah seorang petualang?"
"Iya, yang mulia."
"Rank apa?"
"Rank S."
Sang kaisar terdiam untuk sesaat setelah mendengar jawaban dari Kufa.
"Kurasa kau memang berasal dari dunia ini."
"Yang mulia, apakah anda mempercayainya?"
Mendengar perkataan sang kaisar, si perdana menteripun segere bertanya pada sang kaisar.
"Iya, aku mempercayainya. Lagi pula meskipun dia berbohong, dia tetaplah seorang pahlawan. Bukankah kau setuju Eltier."
"Baiklah jika anda berkata seperti itu."
"Pilihan yang bagus Eltier. Karena semua pahlawan telah memperkenalkan diri mereka, bagaiman jika sekarang kau menjelasakan pada mereka tentang situasi kita!"
__ADS_1
"Baik yang mulia."
Sesuai perintah sang kaisar, si PM mulai menjelaskan situasi dunia mereka kepada para pahlawan. Si PM juga menjelaskan alasan mereka memanggil para pahlawan dan tujuan para pahlawan. Si PM juga memberitaukan para pahlawan mengenai dunia mereka, mulai dari wilayah, negara, monster dan juga sihir. Penjelasan Si PM memakan waktu yang cukup lama. Setelah selesai mendengarkan penjelasan Si PM, 10 pahlawan yang terpanggil setuju untuk membatu sang kaisar dan Si PM.