Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci
Mulai Perjalanan


__ADS_3

Zen mendatangi rumah Ling Hao, begitu sampai kesana Ling Hao langsung menyuruh Zen untuk membersihkan dirinya.


Setelah membersihkan diri Zen langsung memakai pakaian yang Ling Hao berikan dan dia langsung menemui Ling Hao.


"Itu bukan tubuh manusia bukan?"


Ling Hao tau kalau tubuh Zen bukanlah tubuh manusia, hanya saja Ling Hao tidak tau tubuh ras apa itu.


"Kau benar, ini bukankah tubuh manusia melainkan tubuh ras vempire."


"Apa kau telah berubah? Seingatku kau sangat memandang rendah ras vampire ataupun iblis. Namun sekarang kau mau menggukana tubuh ras vampire."


"Kau tenang saja, ini bukankah vampire murni. Aku berniat untuk kembali menjadi manusia."


"Begitu ya, lalu bagaimana dengan jiwamu? Apa yang akan kau lakukan?"


"Jadi kau dapat melihatnya ya."


"Tentu saja aku dapat melihatnya, hanya saja aku tidak tau kutukan jenis apa itu."


"Jelas kau tidak tau, ini kutukan yang menggunakan mana. Kutukan ini membuat jiwa ku membutuhkan waktu yang lama untuk dapat bereinkarnasi."


"Reinkarnasi ya, sebelumnya aku telah mendengar dari Bifrost kalau kau telah bereinkarnasi namun aku tidak mempercayainya karena aku tidak melihat mu secara langsung."


"Bifrost? Siapa dia?"


Zen lagi lagi mendengar kata Bifrost, Zen memang memiliki firasat kalau dia dan Bifrost itu cukup dekat namun dia sama sekali tidak dapat mengingat sedikitpun tentang orang yang bernama Bifrost itu.


"Apa yang kau katakan? Bifrost itu adalah bocah yang dulu sangat ingin menjadi murid mu."


"Murid?"


"Iya murid."


Zen kembali mengingat beberapa murid yang dia miliki.


"Ah, apa dia adalah bocah yang selalu diejek itu."


Karena muridnya sangat sedikit Zen jadi dapat mengingatnya dengan mudah begitu Ling Hao memberitau nya.


"Iya bocah yang itu, tepat pada setelah kematianmu dia mempertaruhkan nyawanya untuk mengambil pecahan kekuatan milikmu dan menyegelnya. Pada saat itu aku juga membantunya."


"Apa maksudmu pecahan kekuatan ini?"


Zen menunjukan sebuah kristal kecil yang dia dapatkan dari ruang bawah tanah kuil abadi.


"Iya pecahan itu, hebat juga kau bisa mendapatkannya. Seingatku saat itu aku menaruh anakan singa langit disana."


"Apanya yang anakan, monster itu sangat berbahaya kau tau."


"Pecahan kekuatan milikmu itu adalah sesuatu yang selalu direbutkan. Jadi untuk aku meletakan singa langit itu untuk menjaganya."


"Dan sebagi hasilnya aku hampir saja terbunuh."

__ADS_1


"Setidaknya bukankah kau masih hidup sekarang, jadi apa kau membunuhnya?"


"Mana mungkin, itu bukanlah monster yang dapat kubunuh dengan mudah."


"Bagitu ya, jadi apa yang akan kau lakukan sekarang?"


"Kurasa aku akan menyerap kekuatan dalam pecahan ini terlebih dahulu, sangat berbahaya bagiku untuk melanjutkan perjalanan. Bahkan sebelumnya aku bertemu dengan Ray, dan dia benar benar ingin membunuhku."


Pecahan kekuatan yang Zen dapatkan itu berisi kekuatan spiritual miliknya yang dulu. Dengan menyerap kekuatan itu Zen dapat memperkuat tubuhnya lalu dia dapat menyerap pecahan kekuatan yang dia dapatkan dari Theresia.


Kebetulan Zen sekarang berada didunia dengan energi spiritual, jadi akan jadi lebih mudah baginya untuk dapat menyerap pecahan kekuatan itu.


"Bagitu ya, tapi kau tau bukan kalau aku tidak bisa terlalu banyak membantumu."


"Aku tau tapi setidaknya Bisakah kau memberikanku beberapa senjata dan uang."


"Bahkan sebelum kau memintanya aku sudah berniat untuk memberikannya padamu."


"Terima kasih Ling Hao."


"Tidak usah dipikirkan, sekarang kau beristirahat lah."


Ling Hao pergi meninggalkan Zen sendirian, tidak lama setelah itu Lin Xue Yu mendatangi Zen.


"Apa kau telah bertemu dengan Theresia, Zen?"


"Iya, meski bukan aku tapi aku telah bertemu dengannya."


"Jiwanya ada padaku, namun tubuhnya tertidur. Disekitar tubuhnya terdapat sebuah penghalang jadi dia tidak dapat kembali ke tubuhnya."


"Begitu ya, menurut rumor yang ada tubuh Theresia berada diruang bawah tanah milik mu. Apa kau akan mengambilnya sekarang?"


"Tidak, aku tidak akan mengambilnya sekarang."


"Kapanpun kau ingin mengambilnya kau dapat memberitauku ku, aku dan Ling Hao akan selalu membantu kalian."


"Terima kasih Lin Xue Yu."


*********


Hari telah berganti, hari ini adalah saatnya Zen untuk meninggalkan rumah ini dan menyerap kekuatan miliknya.


Sebenarnya Zen ingin menyerap kekuatan itu dirumah ini, namun Ling Hao tidak mengizinkannya. Dia mengatakan jika Zen tetap berada disini maka Ray dan yang lainnya akan mudah untuk menemukan keberadaanya.


Jika keberadaan Zen telah ditemukan oleh mereka, maka pertempuran Tidak akan dapat terhindarkan. Pada saat pertempuran itu terjadi tanpa diragukan Zen pasti akan mati.


Lagi pula Zen saat ini hanya memiliki kekuatan tujuhsepersejuta dari kekuatan yang Ray miliki. Karena itulah dia harus dengan cepat menyerap kekuatan miliknya.


"Ini hadiah dariku."


Ling Hao memberikan sebuah cincin kepada Zen.


"Cincin penyimpanan?"

__ADS_1


Cincin penyimpanan memiliki fungsi yang sama dengan ruang penyimpanan milik Zen. Cincin itu berfungsi untuk menyimpan banyak barang didalamnya, dan cincin itu tidak dapat menyimpan mahluk hidup didalamnya.


"Iya, didalamnya aku menaruh sebuah pedang ilahi tingkat 4 dan beberapa pedang suci. Aku juga menaruh beberapa pil dan herbal untukmu."


"Pedang ilahi."


"Iya, seharusnya itu sudah cukup untuk digunakan didunia bawah ini. Lagi pula jika kau menginginkan pedang yang kuat maka kau harus mengambil kembali pedang milikmu."


"Kau tenang saja, aku memang berniat untuk mengambilnya."


"Baguslah, kalau begitu ikuti aku."


Mereka berdua berjalan menuju kesebuah tempat yang tidak terlalu jauh dari rumah itu. Setelah beberapa saat mereka akhirnya sampai ke lingkaran teleportasi.


Berbeda dengan dunia mana, didunia energi spiritual orang orang tidak menggukana gate melainkan lingkaran teleportasi.


Zen segera berdiri diatas lingkaran itu dan Ling Hao langsung mengaktifkan lingkaran itu.


"Kalau begitu sampai jumpa Ling Hao."


"Iya, sampai jumpa. Pertemuan kita selanjutnya adalah didunia atas."


Lingkaran teleportasi itu mengeluarkan cahaya berwarna biru dan Zen langsung menghilang.


"Apa dia sudah pergi?"


Lin Xue Yu bertanya kepada Ling Hao.


"Iya, baru saja."


"Apa menurutmu dia akan dapat menyerap kembali semua kekutan miliknya?"


"Tidak, itu mustahil."


Kekuatan Zen terpecah menjadi banyak bagian, dan hanya sedikit pecahan besar yang ada. Kebanyakan pecahan itu adalah pecahan kekuatan kecil seperti yang didapatkan oleh Arcadia.


Jumlah pecahan kecil itu mencapai ribuan dan terpencar keseluruh dunia. Mustahil bagi Zen untuk bisa mendapatkan kembali semua pecahan miliknya. Dan jika Zen memang bisa mengambil kembali semuanya maka itu akan memerlukan waktu ratusan hingga ribuan tahun.


"Kalau begitu akan mustahil baginya untuk dapat mengambil kembali tubuh Theresia dari Ray dan yang lainnya."


"Tidak, dia pasti dapat melakukannya. Lagi pula itu hanyalah pecahan kecil, kekuatan yang ada didalamnya tidak terlalu berguna untuknya. Dan juga dia dapat menciptakan berbagai kekuatan sesuai dengan keinginannya."


Ling Hao lalu membuat sebuah gate, Lin Xue Yu yang melihat gate itu langsung bertanya kepada Ling Hao.


"Kau mau pergi lagi?"


"Iya, lagi pula dunia bawah ini sangatlah membosankan."


"Kemana kau akan pergi?"


"Aku mau Menjumpai Bifrost dan Hao Chen."


Ling Hao segera memasuki gate itu dan meninggalkan Lin Xue Yu sendirian.

__ADS_1


__ADS_2