
Apa yang dia maksud dengan tidak bisa masuk, apa dia takut dengan bangunannya atau ada hal lain yang menghalangi. Tapi jika ada yang sesuatu menghalangi itu hampir tidak mungkin, aku saja bisa masuk dengan biasa saja dan aku tidak berfikir disini ada penghalang.
"Ziyun apa maksudmu dengan tidak bisa masuk?"
"Aku tidak bisa masuk karena ada dinding yang menghalangi."
Dinding apa yang dia maksud aku sama sekali tidak melihat ada dinding disini, apa dia berhalusinasi karena kelelahan, tapi itu tidak mungkin kelelahan membuatnya merasa ada dinding yang menghalagi.
"Ziyun apa yang kau maksud dengan ada dinding yang menghalangi? Lihat aku saja bisa masuk dengan mudah, coba kau kesini."
"Baiklah, tapi lihat ya aku pasti tidak bisa masuk."
Ziyun bejalan menuju ketempat aku berdiri, namun sesuai dengan perkataanya ketika dia mencoba memasuki tempat aku berdiri tiba tiba ada penghalang yang membuatnya tidak bisa masuk.
"Lihat ada penghalangkan"
Sekarang aku mengerti mengapa nona qinyu bilang tidak sembarangan orang bisa masuk menara ternyata ada penghalang yang mengelilingi menara, Sepertinya itu adalah tipe penghalang khusus yang dibuat untuk menyeleksi orang yang masuk.
Ini adalah hal yang cukup merepotkan jika ziyun tidak bisa masuk kemenara, aku sendiri tidak bisa mengganalisis penghalang itu karena aku tidak dapat menyentuhnya. Jika saja aku bisa menyentuh dan menganalisis penghalangnya mungkin aku bisa menghancurkannya dan bisa membuat ziyun masuk.
Tapi jika aku tidak dapat menyentuhnya dan aku bisa masuk dengan mudah apa mungkin ini memang benar penghalang untuk menyeleksi orang yang masuk, jika memang begitu maka seharusnya aku bisa membuat ziyun masuk kesini tanpa menghancurkan penghalangnya.
"Ziyun coba kau pegang tanganku."
"Mengapa Aku harus memegang tanganmu?"
__ADS_1
"Pegang saja mungkin dengan ini dapat membuatmu bisa masuk kesini"
"Baiklah"
Ziyun memegang tanganku seperti yang kusuruh, aku menarik ziyun agar bisa masuk melewati penghalang. Seperti dugaanku meski penghalang penyeleksi dapat menahan serangan dengan sangat baik, namun akurasi dalam menyeleksi orang yang lewat masih belum terlalu akurat.
Dengan aku mengalirkan sedikit manaku ke ziyun maka dia akan memiliki aura yang cukup persis denganku, dengan begitu penghalang penyeleksi akan merasakan auraku didalam tubuh ziyun dan akan membiarkannya masuk.
"Lihat kau bisa masukkan."
"Ya, bagaimana cara kau melakukannya?"
"Untuk saat ini kau tidak perlu tau."
"Ayo kita segera ke menara ziyun, hari sudah mulai gelap."
"Iya"
Kami berdua pergi ke menara, menara itu memiliki sebuah pintu besar yang tertutup. Aku mencoba untuk mendorongnya tapi tidak dapat terbuka. Saat mendorong pintu aku merasa manaku sedikit terserap oleh pintu itu, aku mencoba untuk memaskukan lebih banyak mana kepintu itu. Cukup banyak manaku diserap oleh pintu itu namun masih belum ada tanda tanda pintu akan terbuka, sebuah tulisan tiba tiba muncul dipintu itu.
"Bagi dia yang mendapatkan semua berkah maka dia akan mendapatkan semua yang ada."
Setelah aku membaca tulisan yang ada pintu besar itu tiba tiba terbuka, aku masih penasaran dengan apa yang dimaksud oleh tulisan itu. Tapi saat ini sepertinya aku harus segera menemukan tempat istirahat didalam menara.
"Ziyun ayo kita masuk"
__ADS_1
"Iya"
Begitu kami masuk ruangan dalam menara yang tadinya gelap kini diterangi oleh api biru yang ada di obor yang terletak disepanjang ruangan. Untuk saat ini menjelajahi menara ini adalah hal yang cukup berbahaya, aku memutuskan untuk beristirahat didekat pintu saja. Jika ada bahaya didalam menara maka akan lebih mudah bagi kami untuk kabur, dan juga menara ini dilindungi oleh penghalang jadi tidak akan ada monster yang dapat masuk.
"Ziyun untuk saat ini kita beristirahat disni dulu."
"Baiklah."
"Jika kau lelah,kau dapat beristirahat terlebih dahulu."
"Zen, kau tidak istirahat?"
"Aku akan istirahat nanti, ada sesuatu yang harus kulakukan."
"Oh, baiklah."
Sepertinya ziyun memang sangat kelelahan, hanya sebentar berbaring dia sudah tertidur dengan lelap. Sekarang adalah saatnya bagiku untuk melihat isi gulungan yang kutemukan digua saat itu. Aku mengeluarkan semua gulungan yang ada didalam sihir penyimpananku yang berjumlah sekitar lima puluhan, gulungan itu mememiliki warna yang berbeda beda. Ada yang berwarna biru, marah, putih, coklat, hitau dan hitam. Gulungan yang berwarna merah adalah yang terbanyak jumlahnya lebih dari sepuluh, sedangkan gululungan yang paling sedikit adalah gulungan yang berwarna hitam yang hanya ada satu gulungan.
Aku mencoba membuka sebuah gulungan yang berwarna merah, disitu terdapat sebuah kalimat mantra untuk sihir elemen api. Sesuai dengan perkiraanku kalau semua gulungan ini adalah gulungan sihir, aku hanya pernah membacanya dibuku. Dikatakan bahwa hanya dengan membaca kalimat yang ada digulungan sihir maka sang pembaca akan dapat menggunakan sihir tersebut, saat ini gulungan sihir sudah tidak ada lagi jadi bisa dibilang kalau aku menemukan setumpuk pusaka kuno.
Kali ini aku mencoba untuk membaca isi yang ada digulungan berwarna hitam, dibuku yang kubaca mengatakakan kalau sebuah gulungan berwarna hitam berarti gulungan itu mengandung sihir hitam didalamnya. Aku sudah cukup lama ingin belajar sihir hitam tetapi tidak pernah terwujud, kali ini adalah kesempatan yang bagus untuk dapat menggunakan sihir hitam hanya dengan membaca isi gulungannya.
Isi gulungan berwarna hitam itu lebih banyak dari isi dari gulungan merah yang kubuka tadi, didalam gulungan hitam itu tertulis sebuah sihir yang bernama.
"Necromancer"
__ADS_1