Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci
Berangkat


__ADS_3

[Penginapan Browly. Mantan Manusia, Zen.]


Hari ini adalah hari penaklukan high orc yang ada dihutan. Penaklukan kali ini bukanlah penaklukan yang mudah jika mengingat musuhnya adalah para high orc. Jadi Aku bangun dipagi hari untuk menyiapkan beberapa barang yang akan dibawa oleh ziyun.


Setelah selesai menyiapkan barang barang yang dibutuhkan, aku pergi kelantai 1 penginapan. Disana Baal dan para teman satu partynya sudah berada dipenginapan ini untuk menjemput ziyun.


"Yo, baal."


"Yo, zen."


"Apakah mereka semua adalah teman satu partymu?"


"Ya, Biar kuperkenalkan-"


Sebelum baal menyelesaikan perkataanya aku langsung memotongnya.


"Tidak usah baal, pekenalannya nanti saja setelah ziyun ada disini."


"Baiklah jika itu yang kau mau."


"Baal, mengenai sisa gulungan sihir yang kita bicarakan. Apa kau mau kuberikan sekarang atau nanti?"


"Tidak, kau berikan saja nanti setelah penaklukan selesai. Lagi pula tidak ada gunanya jika nanti setelah penaklukan partyku diserang karena gulungan sihir itu."


"Betul juga."


Jika aku memberikan gulungan sihirnya sekarang, maka tidak akan gunanya jika dia tidak langsung memakainya. Lagi pula gulungan sihir adalah barang yang sangat langka, seperti yang dia bilang bisa saja partynya diserang karena gulungan itu.


"Ah iya baal, bagaimana dengan petualang rank c yang bernama accua itu?"


"Aku sudah bertemu dengannya, karena kau bilang dia akan berguna dalam penaklukan jadi aku memasukannya kedalam penaklukan."


"Baguslah kalau begitu."

__ADS_1


Benar benar Bagus baal, kau melakukannya sesuai dengan keinginanku. Dengan dia bergabung kedalam penaklukan, maka aku bisa melihat perkembangannya. Meski baru beberapa bulan, Seharusnya kekuatannya sudah cukup banyak berkembang.


"Pagi Zen."


Ziyun menyapaku dengan suara rendah, dan segera bergabung dengan kami.


"Pagi ziyu. Baal karena ziyun sudah berada disini, bagaimana jika kau memperkenalkan para teman satu partymu?"


"Ah betul juga. Semuanya berkumpul."


Para teman satu partynya yang tadinya berpencar sekarang berkumpul disekelilingnya.


"Biar kuperkenalkan, Yang satu ini namanya adalah Gran, dia adalah pengguna panah. Yang ini namanya adalah Sakura, dia adalah pengguna sihir tipe penyerang. Dan seperti yang kau kenal, dia adaah marie, pengguna sihir penyembuh yang nantinya akan menjadi pengajar untuk ziyun."


Baal memperkenalkan ketiga rekannya.


"Semuanya dia adalah ziyun yang akan bergabung dengan party kita."


"Salam kenal."


"Zen, karena ziyun sudah ada disini jadi kami akan pergi berkumpul dengan yang lainnya."


"Ah, kalau begitu baal ambillah ini."


Aku memberikan baal sebuah tas kecil yang sudah kusiapakan.


"Apa isinya?"


"Beberapa ramuan penyembuh tingkat menengah"


"Potion tingkat menengah."


"Ya."

__ADS_1


Awalnya aku berniat memberikannya kepada ziyun, namun aku merasa memberikannya kepada baal jauh lebih aman jadi aku memberikannya kepadanya.


"Kalau begitu aku akan menerimanya, terima kasih zen. Kami akan pergi sekarang, sampai jumpa zen."


Baal dengan teman partynya segera pergi menuju pintu penginapan.


"Kalau begitu zen, aku pergi dulu ya. Sampai jumpa."


"ya."


Ziyun segera pergi menyusul baal dengan teman partynya. Dengan begini aku akhirnya bisa kembali dengan tenang.


-Akhirnya mereka pergi juga ya-


-oya akhirnya kau bicara juga. Kupikir kau hanya akan diam dan mengamati-


-Aku Diam karena sedang berfikir-


-Oho, apa yang sedang kau pikirkan hingga butuh waktu berhari hari?-


-Aku hanya berfikir mengapa kau tidak langsung pergi ketempat pedang suci dan terkutuk yang ada diselatan dengan menggunakan sihir teleportasi dari menara dan malah pergi kekota ini?-


-Ah, masalah itu ya. Aku pergi kekota ini karena pedang yang diselatan tidak ada gunanya untukku."


-Tidak ada gunanya?-


-Ya, tidak ada gunanya.-


Benar benar tidak ada gunanya, tujuanku hanyalah mengambil pedang yang ada dimenara ai jadi pedang yang ada ditempat lain tidak ada gunanya untukku.


-karena aku sudah menjawab pertanyaanmu, sekarang saatnya kita pergi.-


-Pergi kemana?-

__ADS_1


-Tentu saja pergi untuk melihat sesuatu yang menarik!-


__ADS_2