Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci
Laporan Penyelidikan <Arc Serangan Kastil>


__ADS_3

[Kastil Kaisar Naga.]


Kaisar naga adalah sosok naga yang memimpin semua jenis naga yang ada. Kaisar naga memiliki posisi tertinggi dari semua naga yang ada, tidak ada naga yang dapat menggoyahkan posisinya. Sama seperti ras yang lainnya, ras naga juga memiliki bangsawan. Hanya saja jumlah bangsawan ras naga tidak terlalu banyak, hanya ada empat bangsawan pada ras naga.


Para bangsawan itu disebut dengan Raja Naga, para Raja memiliki posisi kedua tertinggi setelah kaisar naga. Para Raja Naga itu adalah pemimpin dari ras naga merah, ras naga hitam, ras naga hijau, dan ras naga biru.


Kini para Raja Naga itu sedang berkumpul dikastil milik kaisar naga, mereka semua sedang menunggu laporan terkini tentang dunia. Mereka semua saat ini sedang menggunakan wujud humannoid mereka.


Pintu ruangan tahta kaisar naga terbuka, seorang pria dengan rambut bewarna hijau masuk kedalam ruangan. Dia berjalan ketempat dimana Kaisar naga berada, setelah dia berada cukup dekat dengan kaisar naga dia menundukan kepalanya sebagai salah satu bentuk hormatnya.


"Hormat saya kepada yang mulai kaisar naga. Sesuai dengan perintah anda saya telah menyelidiki menara Ai."


Pancaran dari aura pedang suci yang Zen ambil dari menara Ai manarik perhatian banyak Ras lainnya. Salah satunya adalah kaisar Naga, meski hanya orang kuat yang dapat merasakan aura itu tapi ras naga sendiri ada banyak orang yang dapat merasakannya. Kaisar Naga dan empat Raja Naga yang dapat merasakan aura itu langsung membentuk sebuah kelompok untuk menyelidiki menara Ai, tempat pedang suci dibawah perjanjian berada.


"Kerja bagus, lalu apa yang telah kau temukan?"


"Iya yang mulia. Sesuai dengan yang mulia katakan kalau pedang suci itu telah tiada didalam menara, penghalang menarapun juga sudah menghilang. Di dekat menara saya juga melihat mayat seekor mayat naga, pada saat itu saya bertanya kepada monster yang ada disana. Mereka mengatakan kalau yang membunuh naga itu adalah seorang manusia, lalu dia masuk kemenara setelah membunuh naga itu."


Ras naga termasuk kedalam monster, mereka dapat berbicara dalam bahasa monster. Karena itulah pria itu dapat bertanya kepada monster yang ada disekitar daerah itu.


"Naga? Apakah dia termasuk kedalam ras kita?"


"Tidak yang mulia, dia bukanlah Naga sejati seperti kita. Dia hanyalah seekor monster tanpa akal."


Meski monster yang dibunuh oleh Zen saat itu disebut sebagai naga, tapi monster itu bukalah termasuk kedalam ras naga sejati yang dipimpin oleh kaisar naga. Yang membedakan adalah ras naga Sejati dapat berbicara dengan bahasa manusia ataupun monster, mereka memiliki akal, dan juga mereka dapat menggunakan wujud humannoid.


"Kalau begitu itu bukan masalah untuk kita. Kerja bagus, kau sudah boleh pergi sekarang."


Pria itu telah menerima perintah dari kaisar naga untuk pergi meninggalkan ruangan itu. Namun pria itu masih belum bergerak sedikitpun untuk pergi meninggalkan. Tingkah pria Itu membuat kaisar naga sedikit terganggu, kaisar nagapun kemudia bertanya kepada pria itu.


"Ada apa? Apakah kau tidak mendengarkan perintahku tadi?"

__ADS_1


Kaisar naga dan para raja naga menatap pria itu dengan tajam.


"Yang mulia ada satu hal yang ingin saya laporkan lagi."


"Apa Itu?"


"Itu..."


Pria itu ragu ragu untuk berbicara, namun para raja naga menatapnya lebih tajam dari sebelumnya. Pada akhirnya dia tidak dapat lagi menahannya dan mulai berbicara


.


"Saat perjalanan kembali kesini kami melihat tuan Elvin, anak dari raja naga merah."


Pria itu berhenti berbicara untuk sesaat.


"Ada apa dengan Elvin?"


"Kami melihat tuan Elvin..... Telah mati!"


Tanpa disadari raja naga merah mengeluarkan aura yang sangat besar. Auranya membuat retakan pada kastil milik kaisar naga itu.


"Berhentilah mengeluarkan aura itu."


Kaisar naga memberikan perintah kepada raja naga merah, mendengar perintah itu raja naga merah berhenti mengeluarkan auranya.


"Maaf atas kelancangan saya yang mulia."


"Tidak apa apa, aku mengerti perasaan mu."


Setelah raja naga merah berhenti mengeluarkan auranya, Kaisar naga itu kembali menatap pria itu.

__ADS_1


"Jadi dimana kau menemukan tubuh dari Elvin?"


"Yang mulia, saya menemukan tubuh Elvin dan kedua rekannya diwilayah milik leluhur Pertama Vempire."


"Hmm, kalau begitu berarti yang membunuh Elvin adalah orang dari ras Vampire."


"Saya rasa bukan yang mulia."


"hoo, mengapa kau bilang seperti itu?"


"yang mulia, pada tubuh Elvin dan kedua rekannya saya dapat merasakan sedikit aura dari pedang suci. Ras vampire tidak dapat menggunakan pedang suci, dan juga kami mendapatkan informasi kalau ras manusia akan menyerang kastil leluhur pertama dengan para pahlawan. Jadi menurut saya kemungkinan terbesar pembunuh berasal dari ras manusia."


Mendengar perkataan dari pria itu kaisar naga dan para raja naga berfikir kalau yang dikatakan oleh pria itu ada benarnya juga. Semua ras selain manusia tidak ada yang dapat menggunakan pedang suci atau terkutuk. Jadi kemungkinan terbesar yang membunuh Elvin berasal dari ras manusia.


"hmm, kau benar juga. Kau tadi bilang kalau manusia akan menyerang kastil leluhur pertama bukan?"


"Iya, yang mulia."


"Menurut informasimu berapa hari lagi para manusia itu akan menyerang?"


"Sekitar 5 hari lagi yang mulia."


"kalau begitu, Raja naga merah."


Kaisar naga melihat kearah raja naga merah berada, raja naga merah itu menundukan kepala kearah kaisar naga itu.


"Raja naga merah, sekarang aku memerintahkanmu untuk melihat pertempuran yang akan terjadi dikastil leluhur pertama lima hari lagi. Selama pertempuran itu terjadi, terserah padamu ingin membalaskan dendam anakmu atau tidak. Apa kau mengerti?"


"Iya saya mengerti yang mulia."


"Kalau begitu, pertemuan kita berakhir sekarang. Kalian sudah boleh pergi."

__ADS_1


Para naga yang berada diruangan itu menundukan kepala mereka lalu meninggalkan ruangan itu.


__ADS_2