Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci
Menyerap Kembali


__ADS_3

"Liu Yu, apa yang terjadi padaku?"


Begitu Lin Yan membuka matanya orang yang pertama kali dia lihat adalah Liu Yu.


"Itu...."


Liu Yu sedikit bingung ingin mengatakan apa kepada Lin Yan, yang dia tau Lin Yan hanya pingsan saja. Namun dari kekhawatiran Zen yang dia lihat Liu Yu tau kalau Lin Yan tidak hanya sekedar pingsan saja.


"Tidak usah khawatir, kau hanya pingsan karena kelelahan."


Selagi Liu Yu berfikir mengenai apa yang harus dia katakan kepada Lin Yan, Zen telah lebih dahulu berbicara.


Zen lalu mengeluarkan sebuah kain dan memasangnya mengelilingi wadah yang telah dia siapkan itu.


"Lin Yan, bukalah pakaian mu dan berendamlah disini."


Zen memberikan sebuah kain kecil kepada Lin Yan.


"Baiklah."


Lin Yan tidak mempertanyakan apa yang disuruh oleh Zen, dia langsung membuka pakaiannya.


"Tunggu sebentar, kenapa kau langsung melakukan apa yang dia suruh."


Dengan penuh kebingungan Liu Yu bertanya kepada Lin Yan.


"Apa ada masalah?"


"Ya, tentu saja masalah. Mengapa kau begitu saja menuruti apa yang dia katakan?"


"Dia adalah guruku, dan dia juga tidak akan melakukan apa yang kau pikirkan."


Lin Yan kembali melepaskan pakaiannya.


Liu Yu sangat tidak dapat memahami apa yang Lin Yan lakukan, Zen mengatakan kepadanya kalau Lin Yan adalah muridnya. Liu Yu dapat melihat kalau Lin sangat percaya dengan Zen, kepercayaan itu bukanlah sesuatu yang bisa didapat hanya dengan sekedar hubungan antara guru dan murid.


"Mengapa kau tidak ikut berendam juga Liu Yu?"


"Tidak, kau pasti akan menggunakan kesempatan ini untuk melihat tubuhku."


Dengan sedikit emosi Liu Yu menolak saran dari Zen.


"Kau tenang saja Liu Yu, aku tidak tertarik dengan tubuh gadis kecil sepertimu."


"Gadis kecil katamu?"


Liu Yu sedikit kesal dengan dengan perkataan Zen, sejak dulu dia dianggap sebagai bunga yang tidak dapat dijangkau. Ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan orang seperti Zen, orang yang mengatakan tidak tertarik pada dirinya.


"Jangan marah Liu Yu, bukan berarti kau tidak cukup cantik. Hanya saja aku telah bertemu orang yang jauh lebih cantik daripada dirimu. Lagi pula apa kau tau manfaat yang ada dalam air itu?"


"Tidak, emang apa manfaatnya?"

__ADS_1


"Air itu dapat membersihkan median milikmu."


"Median yang kotor?"


"Iya, untuk sekarang mengapa kau tidak mencobanya bersama Lin Yan."


Median yang kotor dapat menghambat kultivasi. Median yang kotor itu disebabkan oleh banyaknya pil yang digunakan untuk berkultivasi, hanya saja orang dari dunia bawah biasanya tidak mengetahui mengenai hal itu.


Jika median yang kotor tidak pernah dibersihkan maka pada akhirnya seseorang tidak akan dapat mencapai tingkatan yang lebih tinggi.


"Baiklah, kurasa aku akan mencobanya."


Liu Yu membawa Lin Yan menuju wadah yang telah ditutupi oleh tirai itu. Liu Yu mulai membukan pakaiannya dan mulia berendam bersama Lin Yan.


"Ah,."


Begitu dia berendam, Liu Yu merasakan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


"Ah, aku lupa mengatakannya. Kau harus tetap berendam didalam air itu sampai kau tidak lagi merasakan rasa sakit."


"Kau sengaja tidak mengatakannya bukan?"


"Tidak, aku benar benar lupa. Jadi tahanlah rasa sakit itu."


Liu Yu merasakan rasa sakit yang jauh lebih banyak dari pada Lin Yan, itu karena pil yang telah dia gunakan untuk ber kultivasi jauh lebih banyak dari pada Lin Yan.


Selagi mereka berendam untuk membersihkan median, Zen mengekukan sebuah tungku untuk membuat sebuah pil.


"Makanlah ini Lin Yan."


Zen memberikan 3 buah pil kepada Lin Yan.


"Semuanya?"


"Iya, tingkatan pil ini tidak terlalu tinggi jadi tidak akan ada masalah jika kau menelan semuanya."


"Baiklah."


Lin Yan langsung menelan semua pil itu.


"Ini untukmu Liu Yu."


Zen memberikan 2 pil kepada Liu Yu dan Liu Yu langsung menerimanya.


"Dan juga bisahkan aku meminta tolong padamu?"


"Apa yang kau minta?"


"Bawa Lin Yan keluar untuk berlatih."


"Tidak bisa, aku tidak memiliki pengalaman untuk mengajari seseorang."

__ADS_1


"Tidak masalah, yang kau perlu kau lakukan hanyalah membawa dia kehutan dan membuatnya membunuh beberapa monster."


"Baiklah, tapi aku tidak tau kapan kami akan kembali."


"Tidak masalah. Hanya saja sebelum satu bulan kau harus membewa Lin Yan kembali kehadapan ku."


1 bulan dari sekarang Zen harus kembali menunda aktifnya tubuh Lin Yan.


Zen lalu mengeluarkan sebuah token dan memberikannya kepada Lin Yan.


"Ambillah ini Lin Yan, jika kau dalam bahaya alirkan energi spiritual milikmu kedalamnya. Dengan begitu aku dapat melacak keberadaanmu."


"Baiklah."


"Kalau begitu kami akan pergi sekarang."


Liu Yu langsung membawa Lin Yan keluar dari kamar itu.


"Baiklah sekarang saatnya bagiku untuk menyerap kembali pecahan kekutan itu."


Zen memasang penghalang disekitar kamar itu dan dia langsung duduk dan mulai bermeditasi. Energi spiritual yang tak terhitung jumlahnya masuk kedalam dantian Zen dengan sangat cepat.


Energi spiritual yang ada didalam dantiannya pun langsung bergejolak seperti sebuah laut yang dikelilingi badai. Kekuatan yang ada pada pecahan kekuatan yang dia dapatkan dari kuil abadi dan Theresia pun masuk kedalam tubuhnya dengan sangat cepat.


Dalam waktu satu bulan Zen telah berhasil memasuki alam dewa lapis ke 5 dan dalam kekuatan mana dia berhasil mencapai tingkatan baron.


"Akhirnya tercapai juga, dengan begini kurasa sebentar lagi aku harus meninggalkan dunia ini."


Didunia bawah ini alam dunia dewa lapis ke 5 adalah batasannya, setelah mencapai alam itu orang yang ada didalam bawah ini tidak akan dapat meningkatkan kultivasi mereka lagi.


Untuk dapat mencapai tingkatan yang lebih tinggi dari alam dunia Dewa lapis ke 5 mereka harus pergi kedunia atas. Tinggal 5 lapis lagi hingga Zen dapat meninggalkan dunia ini.


"Bagaimana keadaan Lin Yan sekarang."


Selagi Zen memikirkan hal itu pintu ruangannya terbuka, dengan wajah yang penuh kecemasan Liu Yu mengendong Lin Yan menuju kasur.


"Apa yang terjadi padanya? Mengapa dia terus mengelukan keringat?"


"Tenanglah, selama aku ada disini dia akan baik baik saja."


Zen memasukan mana miliknya ketubuh Lin Yan, dan sama seperti sebelumnya Lin Yan menjadi lebih baik.


"Alam peningkatan jiwa lapis ke 3 ya. Hanya tinggal sedikit lagi."


Hanya tinggal 2 lapis lagi hingga Lin Yan mencapai alam bencana lapis pertama. Setelah Lin Yan mencapai alam itu maka Zen tidak perlu lagi menunda aktifnya tubuh es abadi milik Lin Yan.


"Hei bolehkah aku bertanya kepadamu?"


"Apa yang ingin kau tanyakan?"


"Sebenarnya kau itu siapa?"

__ADS_1


__ADS_2