
Mobil putih berhenti di tepi Danau Eire. Siapa lagi jika bukan Detektif Carl yang datang ke sana.
Klak! Pria itu menutup kembali pintu mobilnya setelah turun dari sana.
Danau Eire terasa dingin dan mencekam di pagi ini. Banyak pohon rimbun yang mengitari Danau tersebut seperti menjadi pagarnya, membuat sinar terhalang masuk dan membuat cuaca di sana dingin.
Bahkan hembusan angin di sana terasa menusuk tulang, meski saat ini bukanlah musim dingin. Dan di luar suhunya normal, hangat. Sungguh aneh sekali. Terjadi perbedaan seperti ini.
Tap-tap! Suara langkah kaki Detektif Carl memasuki danau yang berada lima meter di depannya.
Ia kemudian berhenti dan berdiri di depan danau. Di sana masih terpasang police line kuning mengitari sebuah area.
“Ini pasti TKP nya. Sarah Michelin ditemukan tenggelam di sini,” gumamnya. Lalu menatap ke area yang juga diberi tanda silang oleh petugas polisi.
Namun meskipun ada larangan untuk masuk ke sana, tetap saja Detektif Carl menerobos masuk. Kini ia berdiri tepat di atas tanda silang merah di tanah.
Pria itu kembali menatap Danau Eire yang dingin di depannya. Dia tak hafal berapa kedalaman danau tersebut, tapi yang jelas lebih dari lima meter.
Maksimal dua jam saja orang yang tenggelam ke sana akan meninggal, di tambah kondisi air yang sedikit lebih kental daripada air biasa. Sehingga akan memadat saat masuk ke paru-paru, menutup alveolus di sana.
“Pertanyaannya sekarang, apakah Sarah Michelin masuk ke danau ini dalam kondisi hidup atau mati?” gumamnya berpikir. Ia lalu duduk berjongkok di tepi danau. Mencari inspirasi.
__ADS_1
Drrt! Tiba-tiba saja ponsel Detektif Carl bergetar.
Ia langsung mengeluarkan ponselnya dan ternyata panggilan masuk dari Leo.
Ya, Leo ada apa? ucapnya langsung, karena penasaran. Biasanya stafnya itu menelepon jika ada informasi penting.
“Detektif Carl, ada informasi penting mengenai Sarah Michelin dan tiga wanita lainnya yang meninggal bersamaan.”
Baik, kau jelaskan informasi mengenai Sarah Michelin lebih dulu. titah Detektif Carl.
“Sebuah kamera CCTV yang ada di sekitar danau merekam kejadian dua jam sebelum korban meninggal. Ada sebuah mobil yang keluar dari danau dan tertangkap oleh kamera. Mobil itu bukan mobil milik Sarah Michelin.”
Leo kemudian menjelaskan tiga korban lainnya yang meninggal, terdata meninggal di waktu yang bersamaan hanya dalam selisih waktu 15 menit satu sama lainnya.
Sarah Michelin meninggal lebih dulu, disusul empat wanita lainnya yang meninggal dengan jarak 15 menit per korban.
Baiklah, aku tunggu informasi selanjutnya darimu. tutur Detektif Carl, lalu mengakhiri panggilan mereka.
“Jika mereka meninggal dengan berpola seperti ini, bisa dipastikan memang ini pembunuhan bukan bunuh diri,” gumamnya menarik nafas kasar kemudian mengusap wajahnya.
Dia yakin sekali dengan argumennya itu setelah menangani banyak kasus lainnya meskipun belum menemukan bukti ataupun petunjuk di sana.
__ADS_1
“Jika memang ini pembunuhan pasti ada petunjuk di sini entah satu atau hanya dua petunjuk saja.”
Detektif Carl lalu berjalan menyisir danau seluas 80m² itu pelan-pelan. Ia melihat tanah yang dipijaknya barangkali saja dia menemukan sebuah petunjuk di sana.
Setelah berjalan sejauh 20 meter, dia tiba-tiba berhenti dan manik matanya terkunci pada seutas tali tambang yang ada di dekat jembatan kecil menuju ke tengah danau.
“Tali apa ini?” Detektif Carl berjongkok lalu menarik tali tambang tersebut.
Agak berat tanah itu ditarik karena sebagian terendam oleh lumpur dalam danau. Hingga dia pun sampai jatuh ke belakang membentuk tanah karena menarik tali tambang tersebut.
“Tak ada apapun di sini,” cicitnya telah melihat tak ada apapun di sana.
Merasa pekerjaannya sia-sia saja bahkan bajunya bagian punggung saat ini kotor, ia pun bermaksud mengembalikan tali tambang itu ke tempatnya semula.
“Siapa orang iseng yang meninggalkan tali tambang di sini?” gerutunya.
Di saat dia melepas tali itu ke danau, tiba-tiba ia menahannya dan justru menariknya kembali.
“Noda ini...” pekiknya, melihat ada bercak coklat di bagian ujung lain tali tambang.
Bercak coklat itu mirip dengan bercak darah yang sudah mengering dan berubah warna menjadi coklat gelap.
__ADS_1