Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 36 Menduplikasi Liontin


__ADS_3

Ashley Cole yang sudah sampai di ujung pintu akhirnya berhenti karena ada anjing lain yang mengikuti dirinya.


“Apa kau mengenal anjing betina itu ?” ucap Ashley menatap Bernie. “Aku tak percaya itu baru 5 hari kau di sini tapi kalau sudah punya teman sekarang.” decaknya setengah menyindir.


guk


Bernie menyalak namun bukan pada Ashley Cole, tapi pada Daisy hingga ia pun menarik tali di lehernya dari tangan Ashley sampai terlepas lalu menghampiri anjing betina kecil itu.


“Daisy Kembali !” panggil Detektif Carl setengah berlari mengejarnya.


Ashley mengalihkan pandangannya ke sumber suara yang memanggil anjing tersebut.


“Detektif Carl ?!” pekiknya terkejut saat bertemu kembali dengan pria itu dan kini sudah ada di hadapannya lagi. “Ternyata memang anjingmu. Ku kira milik orang lain yang sejenis dengan anjing mu.” tambah Ashley dengan wajah tersenyum.


Namun sebenarnya dalam hati pria itu semakin curiga pada detektif Carl karena sudah dua kali ini dia bertemu dengannya. Bukan suatu kebetulan bukan jika bertemu sampai dua kali ?


“Sepertinya anjing mu tarik dengan anjing ini, maksud ku tertarik dengan anjing ku.” Ashley segera merawat ucapannya dan mengakui itu anjing miliknya.


“Aku juga tidak tahu kenapa Daisy mengejar anjing mu lagi, tuan. Aku juga kesal padanya.” balasnya beralasan.


Tatapan detektif Carl tertuju pada liontin chip di leher Bernie.


“Seandainya saja aku bisa mengambil liontin itu sekarang juga.” gumamnya dalam hati. “Sistem.” pikirnya tiba-tiba dan langsung saja dia mengeluarkan ponselnya.


“Sistem carikan item yang bisa menduplikasi benda serupa dengan aslinya.” tentu saja ucapan pria itu tak ada yang bisa mendengarnya, termasuk Ashley.

__ADS_1


Shop system pun secara otomatis terbuka sendiri dan beberapa item terkait muncul.


Klik


Detektif Carl memilih sebuah item dengan harga termahal karena harga tinggi pastilah menentukan kualitas yang tinggi juga.


Item fast double berhasil dibeli. Klik untuk melihat detail instruksi pemakaian.


Detektif Carl pun segera membaca dengan cepat agar bisa segera menggunakan alat itu.


“Siapa nama anjing mahal mu ini, tuan ?” tanya detektif Carl sembari berjongkok.


Ia mengusap bulu panjang Bernie lalu dengan cepat menyentuh liontin dan segera menggandakannya dengan item fast double.


“Aku harus cepat menukarnya sebelum pria ini menyadarinya.” batinnya setelah melihat hasil duplikasi yang mirip 100% bukan seperti barang KW.


Detektif Carl sebelum berangkat cepat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menukar liontin Bernie dengan liontin duplikat.


guk


Bernie menyalak saat detektif menukar liontinnya.


“Ben... dia Benjamin.” jawab Ashley pada akhirnya cepat bisa detektif udah selesai menukar dan mengamankan liontin asli di saku baju.


“Iya kan, Benjamin ?” ucap Ashley anjing jenis Lowchen itu dan ternyata Anjing itu menyala lebih keras lagi.

__ADS_1


“Coba tambahkan nama Bernie di belakang nya, tuan. Kurasa itu pas.” timpal detektif Carl kemarin tersenyum tipis kemudian segera berdiri dan mengusap kepala Bernie.


guk


Bernie kembali menyalak tapi terlihat senang dengan nama yang diberikan oleh detektif padanya.


“Ck, dia sepertinya menyukai nama darimu.” balas Ashley sembari melirik jam tangannya. “Maaf detektif aku ada urusan dan aku tak bisa berlama-lama mengobrol denganmu.”


“Ya, tuan Ashley tak perlu sungkan padaku. Aku kemari hanya mengambil anjingku saja.” ia pun segera mengambil anjingnya saat Ashley kembali memegang tali Bernie lalu pengaturannya pergi dari sana.


guk


Daisy menyalak ingin mengikuti Bernie lagi tapi detektif Carl memegangnya dengan erat.


“Sampai jumpa tuan.” ia pun segera menuju ke tempat mobilnya terparkir dan segera masuk setelah menemukan mobilnya.


Baru saja pria itu duduk di mobil di bututnya ponselnya berdering.


“Semoga saja ini telepon dari Leo.” pria itu pun segera mengeluarkan ponselnya dengan tak sabar. “Ya, Leo.” ternyata memang benar panggilan dari asistennya.


“Detektif aku menemukan ada 20 gudang milik Jhon Meyer yang berada di kawasan pertokoan Wallstreet.” ucap pria itu menyampaikan juga mengirimkan alamat lengkap tempat gudang itu berada plus foto lubang kunci tiap gudang pada detektif Carl.


“Leo, good job. Aku selalu mengandalkan mu. Aku akan cek data darimu sekarang.”


Detektif Carl kemudian menutup telepon setelah panggilan berakhir dan segera membuka semua data yang dikirimkan oleh asistennya ke ponsel miliknya.

__ADS_1


“Dimana lubang kunci berbentuk hexagon yang mirip dengan chip ini ?” gumam pria itu sembari mengeluarkan liontin yang tadi diambilnya.


__ADS_2