Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 64 Bukti Terakhir


__ADS_3

Tuan Laurent berjalan cepat keluar dari rumah Ryan Oxx masuk kembali ke mobilnya.


Saat kembali, dia sempat berhenti di dekat mobil Leo berada. Terlihat pria itu turun dari mobil kemudian mengobrol dengan Leo, entah apa yang mereka bicarakan.


Di kantor detektif Carl. Pria itu masih mengajukan pertanyaan pada Nyonya Peach seputar Hillary Swan.


“Nyonya Peach apakah saat di sana, Nyonya Hillary Swan mengambilkanmu makanan camilan atau sejenisnya ?” tanya detektif Carl sembari menyiapkan catatannya kembali.


Wanita yang duduk di hadapannya itu tampak memejamkan mata mengingat sesuatu.


“Tidak detektif. Dia sama sekali tidak memberiku makanan ataupun minuman. Dia asyik makan sendiri dan menikmati berbagai jenis hidangan yang ada di sana.” panggil jelasnya setelah mengingat kembali.


“Ya.” detektif Carl membuang nafas panjang merasa salah telah mencurigai wanita tersebut sebagai tersangka. Karena biasanya wanita punya motif terselubung dan menunjukkannya secara samar.


Namun itu tak membuatnya berhenti terus menggali pertanyaan hingga terungkap siapa pelaku sebenarnya.


“Nyonya Peach, apakah dia mengajakmu bicara lama atau mengulur waktu lama untuk bersamamu ?”


“Tidak, detektif.”


“Apakah di sana dia terlihat frontal ataupun kasar padamu Nyonya ?”


Wanita itu menggeleng.


“Apakah dia pernah duduk di mobil mu ?”


Kali ini Nyonya Peach mengangguk menjawabnya.


“Berapa lama dia duduk di sana ? Dan apa saja yang dilakukannya di sana ?”


“Dia tak lama berada di sana dan hanya sekitar 10 atau 15 menitan saja. Dia bilang ingin menumpang sebentar saja untuk membenahi make up nya.”

__ADS_1


“Apakah ada yang aneh selama dia duduk di sana ?”


Nyonya Peach kembali diam dan mencoba berpikir ulang. Saat itu dia sedang menerima panggilan telepon dari suaminya lalu turun dari mobil sebentar untuk menerima panggilan sekitar 5 menitan saja.


“Tak ada yang aneh, detektif meski aku meninggalkan sebentar di luar mobil. Dan saat itu pintu mobil juga terbuka jadi aku bisa melihat apa yang dia lakukan dari luar.”


Detektif mengakhiri sesi investigasinya dan kini ia mencoba menelaahnya dengan mempelajari ulang kronologis kejadiannya.


“Dari kesaksian nyonya Peach, ia mempunyai dua tersangka yang bisa menjadi tersangka pelaku tersebut.


Dua tersangka saksi dirinya yaitu Edwin Clue dan juga Hillary Swan. Namun ia perlu bukti untuk menentukan siapa tepatnya pelaku tersebut.


Tiba-tiba, detektif Carl berdiri dari tempat duduk dan dia keluar begitu saja.


“Detektif anda mau kemana ?” tanya nona Peach kebingungan karena tambah penjelasan pria itu pergi.


“Aku mau memeriksa sesuatu untuk memastikan sebelum aku menunjukkan siapa pelakunya.” jawabnya berhenti di ujung pintu yang terbuka menatap kliennya.


Ketika tiba di sana, api yang membakar mobil tersebut sudah padam, menyisakan sebagian besi rangka mobil dengan cat yang sudah terbakar habis.


“Jika dugaanku benar maka aku akan menemukan sesuatu di sini.” celetuknya.


Ia masuk ke mobil bagian depan dan kembali melihat bagian rem, menatap sayatan pada kabel.


“Kabel ini putus tidak dengan dipotong sekali namun berulang kali.” batinnya menemukan guratan-guratan pada kabel yang mengindikasikan jika pemotongnya adalah seorang wanita.


Karena seorang pria akan memotongnya dengan mudah dan cukup dengan sekali potong saja.


Ia kemudian beralih mengangkat kursi yang ada di sana dan mencari sesuatu.


“Ini dia.” pria itu menemukan lipstik yang masih dalam keadaan utuh karena terselip di bawah karpet yang terbakar.

__ADS_1


Pria itu keluar lagi dan membawa lipstik tersebut.


“Nyonya apakah lipstik ini milikmu ?”


Nyonya Peach mengambil lipstik tersebut dan mengembalikannya segera.


“Bukan detektif. Ini bukan milikku. Aku tak menyukai lipstik warna light dark seperti ini. Semua lipstik ku berwarna nude natural.”


Wanita itu pun mengeluarkan lipstik yang dipakainya saat itu dan menunjukkannya pada detektif Carl.


“Jika begitu lipstik ini pasti punya nyonya Hillary Swan.” ucapnya dengan tersenyum lebar.


“Detektif, jadi apakah anda sudah menemukan pelakunya ? Tolong beritahukan padaku siapa pelakunya ?”


“Pemilik lipstik ini.” jawabnya singkat, padat dan jelas.


Namun itu serasa menikam jantung Nyonya Peach dan mangganya cukup terkejut sekali.


“Hillary Swan pelakunya ?” ucapnya tak percaya namun di detik berikutnya meraut mukanya langsung berubah menjadi kesal.


Suara drum mobil terdengar memasuki kawasan kantor detektif Carl.


“Leo, kau sudah kembali ?” ucap detektif Carl saat melihat Leo turun dari mobil dan menghampirinya.


“Ya, detektif. Aku udah selesai menangani kasus tuan Laurent.”


“Bagus, good job.” balasnya menepuk asistennya tersebut. Tak salah dia tetap mempertahankan Leo sampai detik ini.


“Leo sekarang aku butuh bantuan mu. Kembalikan lipstik ini pada pemiliknya.”


Pria itu menyerahkan lipstik tersebut pada Leo.

__ADS_1


__ADS_2