Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 129 Menunggu Di Depan Salon


__ADS_3

Foster Bridge yang sudah duduk di mobilnya, menatap sekilas ke arah kantor kepolisian sebelum berlalu dari sana.


“Kenapa dia tanya tentang Sarah padaku? Apa dia mencurigaiku?” gumamnya, singkat.


Sebagai mantan agen polisi, tentu saja dia merasa pertanyaan dari Briptu Scarlet tadi mengarah ke sana. Mencurigai dirinya sebagai pelaku pembunuhan.


***


“Hah! Lelahnya aku!” desau Detektif Carl, lelah.


Dia duduk sebentar di sofa panjang setelah tiba di kantor. Ia menatap kantor yang sepi dan bisa langsung tahu jika Leo belum kembali.


“Ke mana dia pergi? Apa belum selesai dengan tugas yang kuberikan?” gumamnya lagi, berpikir.


***


Mobil siapa itu yang mengikuti diriku? batin Leo, menatap pada kaca spion mobil.


Ia merasa ada yang mengikutinya. Sebuah mobil hitam. Tapi belum yakin juga, apakah mobil itu memang mengikutinya ada hanya kebetulan searah saja dengan dirinya?


“Aku akan mengetesnya jika begitu,” celetuknya, ringan.


Leo langsung saja banting setir ke kiri untuk menyalip mobil di depannya, karena yang ada space saat ini hanya lajur kiri.


Ia kemudian mempercepat laju mobilnya dan menyalip lewat lajur kanan dan segera berpindah posisi di bagian kanan.


“Kurasa dia memang mengikutiku!” pekiknya, saat melihat mobil hitam tadi sudah ada di belakangnya beberapa menit setelahnya.


Siapa sebenarnya mobil hitam itu? Dan kenapa mengikutiku? batinnya, masih berpikir.

__ADS_1


Tiba-tiba dia teringat pada cerita Detektif Carl, jika pria itu sebelumnya pernah mendapatkan teror bom.


“Jadi, apakah ini orang yang sama dan orang yang meneror Detektif Carl?” pekiknya, mengaitkan.


Tak ada waktu untuk berpikir panjang. Maka ia pun kembali mempercepat laju mobilnya.


Beberapa meter di depan jalanan lenggang. Tiba-tiba mobil hitam tadi menyalip dan kini sudah ada di sampingnya.


Dor! Terdengar suara tembakan.


Mobil hitam tadi menembak mobil Leo.


“Sial!” ucapnya, mengumpat dengan geram.


Sudah resiko dalam pekerjaan seperti ini akan ada teror dari beberapa kasus yang diselidikinya. Untungnya, dia menyiapkan pistol pula di mobil untuk jaga-jaga.


***


Pria itu lalu duduk dengan benar dan mengeluarkan buku diary milik Sarah Michelin, yang tadi belum selesai dibacanya. Dia buka kembali buku tersebut dan baca dengan hati-hati.


Diary itu berisikan curahan hati wanita itu yang bersifat privasi dan secret. Dari sana Detektif Carl bisa mengetahui hubungan Sarah dengan beberapa lelaki.


“Jadi dia menjalin hubungan kasih dengan tiga pria sekaligus?”


Meskipun yang serius hanya dengan Lexy Fitch saja, dan dua pria lainnya sebagai pelengkap saja, di saat Lexy sedang sibuk ke luar kota. Ternyata Sarah sering menghabiskan waktunya dengan Dale Fox dan Foster Bridge.


“Tunggu! Di sini di jelaskan jika Sarah terlambat datang bulan. Itu berarti wanita itu sedang hamil 3 minggu? Dan juga janin yang dia kandung adalah benih Dale Fox?!”


Ia tersenyum sendiri dengan penemuan baru yang ia dapatkan. Sungguh tak menyangka saja ternyata hubungan Sarah dan Dale Fox sedalam itu. Lantas kenapa pria itu tadi mengaku tak ada hubungannya dengan Sarah?

__ADS_1


Sampai halaman terakhir, barulah Detektif Carl bisa menyimpulkan. Sarah memang punya hubungan dengan Foster Bridge dan seperti apa hubungan mereka.


“Aku hanya perlu memastikan satu hal.” ucapnya, dengan sudut bibir tertarik, tersenyum tipis.


***


Sore hari Detektif Carl keluar dari kantornya. Tepat di saat dia akan masuk ke mobilnya, mobil Leo tiba.


“Fyuh! Akhirnya aku bisa kembali ke kantor dengan selamat,” ucapnya dengan hembusan nafas panjang.


“Kau dari mana? Kau tak apa?” tanya Detektif Carl, melihat asistennya itu tampak berantakan.


“Dalam perjalanan kemari aku mendapatkan serangan bla-bla-bla,” terangnya panjang lebar.


“Lalu bagaimana dengan tugasmu?”


“Ini, Detektif Carl.”


Leo kemudian menyerahkan semua hasil tugasnya termasuk memperkenalkan semua rekamannya pada pria itu.


Sementara Detektif Carl hanya membuang nafas dengan kasar. Semuanya klop dan sesuai dengan dugaannya. Tinggal satu petunjuk lagi yang masih perlu ia kumpulkan untuk melengkapi semua puzzle masalah ini.


***


Detektif Carl mengendarai mobilnya dan berhenti di depan sebuah salon. OK Barber Shop.


Pria itu menunggu di kejauhan di seberang jalan, tak terlihat juga tidak mencolok mata.


Bukan tanpa alasan ia ke sana, setelah mendapatkan informasi dari Briptu Scarlet tentang waktu dan Barber Shop mana yang akan di kunjungi Foster Bridge di akhir pekan, maka ia putuskan untuk melihatnya secara langsung.

__ADS_1


__ADS_2