Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 190 Data Octopus


__ADS_3

“Di mana Tuan Leo?” tanya pria itu karena yang ditemuinya saat ini bukanlah Leo namun pria lain.


Detektif Carl tidak tahu pasti pria itu siapa. Tapi jika datang mencari Leo, berarti itu ada hubungannya dengan kasus yang saat ini sedang ditangani.


“Leo sedang di rawat di rumah sakit, Tuan. Mungkin ada yang bisa kubantu?”


Pria itu tampak terkejut mendengar kabar itu. Sehari yang lalu dia baik-baik saja bagaimana bisa hari ini dia tiba-tiba masuk rumah sakit?


“Apakah terjadi sesuatu pada Tuan Leo? Aku kemari mau menyerahkan faktur pembelian perhiasan online istriku.”


Pria itu memang Marcus. Dia penasaran apa yang terjadi pada Leo.


“Seseorang menyerang Leo dan membuatnya terluka,” jelas Detektif. “Maaf, apakah Anda saksi salah satu korban?”


“Ya, benar.” Marcus kemudian menyerahkan berkas yang di bawanya pada Detektif Carl.


“Silahkan duduk dulu. Biar aku periksa.”


Marcus kemudian duduk dan Detektif Carl kemudian segera mempelajari faktur pembelian itu dengan cepat.


Pada faktur pembelian itu tertera nama Bella. Dan dia bisa mengingat nama salah satu korban tersebut.

__ADS_1


“Jadi Tuan, Anda adalah suami dari Nyonya Bella?” Marcus mengangguk meresponnya.


Kembali Detektif Carl membaca faktor pembelian tersebut. Tertera nama olshop La Beauté di sana. Plus nama Ricard V. “V ini pasti Vladimir.”


Ia kemudian melihat tanggal pembelian mutiara, terakhir pembelian adalah satu minggu yang lalu. Namun di faktur itu tertera Nyonya Bella mendapatkan hadiah tambahan, tiga hari yang lalu.


“Tiga hari yang lalu berati itu tepat saat kejadian,” pekik Detektif Carl.


“Tapi saat itu di pagi hari Bella tidak bertemu siapapun di hutan. Maksudku dia tidak janjian dengan seseorang di sana.”


“Jika begitu, Nyonya Bella tidak sengaja bertemu dengan pengirim hadiah di sana secara kebetulan. Padahal itu semua sudah direncanakan oleh pelakunya, membuat pertemuan yang kebetulan.”


Penjelasan dari Detektif Carl membuat mata Marcus membeliak. Jika memang seperti itu berarti pelaku sudah mengawasi mereka sebelumnya? Dan bisa jadi itu seharian penuh atau beberapa hari lamanya pelaku mengintai mereka?


“Itu memang pelaku sudah ahli. Dan kemungkinan bukan satu atau dua kali ini dia melakukannya mungkin sudah lebih dari tiga kali.”


Tiba-tiba saja Detektif Carl pun jadi terpikirkan, apakah pelaku merupakan salah satu buron yang sudah lepas dari tahanan lalu menyamarkan dirinya atau namanya.


“Astaga! Bisa jadi Richard Vladimir ini bukan nama asli.”


Detektif Carl pun kembali menelepon Agen Kepolisian wilayah Perancis, detik itu juga. Dia meminta semua data warga Bordeaux yang baru saja lepas dari tahanan atau bisa juga tahanan yang kabur lalu membuka sebuah usaha olshop.

__ADS_1


“Detektif, aku tidak menemukan bekas napi bernama Richard Vladimir. Adapun seorang napi bernama Octopus Viedra.” jelas seseorang melalui sambungan telepon.


“Opsir, Apakah aku boleh minta data Octopus Viedra ini?”


“Baiklah, aku akan mengirimnya padamu setelah ini.”


Setelahnya panggilan berakhir. beberapa detik setelahnya terdengar suara mesin fax yang menandakan ada fax masuk untuknya.


“Tuan permisi sebentar. Aku mau mengambil data penting dulu.” Detektif Carl yakin itu adalah kiriman dari agen kepolisian Perancis yang barusan di teleponnya.


“Ya, Tuan.”


Detektif Carl lalu berjalan cepat masuk ke ruangannya meninggalkan Marcus orang diri di sana.


Ia menuju ke mesin fax. Dan benar saja ada lima lembar berkas yang masuk. Tiga berkas mengenai data Octo Viedra dan dua berkas lainnya informasi mengenai rokok yang sebelumnya ditanyakan oleh Detektif Carl.


“Jadi rokok itu merupakan jenis rokok mahal di sana?” pekik Detektif Carl.


Di sana terlampir berapa harga rokok tersebut. Harga satu pak rokok itu saja sama dengan harga satu wine yang seharga 1 juta. Fantastis bukan harganya? Dan hanya orang kalangan atas yang membeli rokok itu.


Mengenai profil data Octopus Viedra lebih mengejutkan lagi.

__ADS_1


Pria ini sebelumya pernah mengalami gangguan mental sepuluh tahun yang lalu. Namun sudah pulih. Karena dia merupakan keturunan dari keluarga kaya raya di Perancis.


“Semuanya masuk akal sekarang.”


__ADS_2