Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 59 Membuka Masker


__ADS_3

Leo memutar otak bagaimana caranya supaya cepat menyelesaikan masalahnya sekaligus bisa segera membantu detektif Carl.


Ia mengedarkan pandangan menatap ke sekitar. Di dekat nya saat ini terlihat ramai ada tiga orang berdiri di sana antara mejanya dengan meja pria bermasker hitam, salah satu diantaranya seorang anak kecil seusia Sekolah Dasar.


“Kesempatan tak akan datang dua kali.” gumamnya.


Ia pun segera berdiri dari tempat duduknya. Dengan cepat dia berdiri di belakang anak lelaki tadi.


Ia pun langsung beraksi. Leo mendorong anak kecil tadi sambil membawa es krim yang dibelinya.


Sontak saja anak kecil tadi tak bisa menahan tubuhnya dan mendorong tubuh pengunjung di depannya yang juga mendorong tubuh pengunjung di depannya.


Pengunjung yang pertama jatuh ke lantai meskipun sudah menahannya.


Sedangkan Leo ikut beneran tubuhnya maju ke depan lalu miring ke samping tepat ke pria bermasker hitam tadi.


Pof


Ia sengaja menumpahkan es krim yang dibawanya ke muka pria bermasker tadi.


“Maaf tuan, aku tak sengaja dan aku akan membersihkannya sekarang juga.” ucap Leo tampak panik.


Ia pun segera mengambil tisu yang ada di meja. Ia mengeluarkan kamera kecil dari saku bajunya.


Dengan cepat Leo melepas masker juga kacamata pria tersebut karena es krim mengenai bagian hidung serta pipi pria misterius itu.


Cekrek

__ADS_1


Di saat dia membersihkan muka pria itu dengan cepat, ia mengambil foto pria tersebut diam-diam.


“Oh, tak perlu melakukan itu.” ucap pria misterius itu kesal.


Ia pun segera memakai kembali kacamatanya dan juga maskernya yang sudah basah oleh es krim.


“Maaf tuan.” ucap Leo lagi.


Ia juga minta maaf pada tiga orang di depannya karena kejadian barusan.


“Aku berhasil mengambil fotonya.” gumam Leo selalu berjalan jauh dari sana.


Ia kemudian keluar dari Scorn Icy lalu berdiri merapat ke dinding di mana disampingnya banyak pengunjung datang sehingga pria misterius dan tidak melihat keberadaannya.


“Coba aku lihat foto siapa ini ?”


Leo segera mengeluarkan kamera kecil seukuran kelereng tadi dan memeriksanya lalu mencocokkan dengan data pekerja Magic Icy yang resign.


“Apakah ini orang yang sama ?”


Ia melihat ada kemiripan pada foto yang barusan diambilnya dengan foto data pekerja yang resign.


“Aku yakin ini orang yang sama. Meskipun di foto terbarunya ada luka gores di pipi.”


Leo kemudian membaca nama pekerja tersebut, “Ricky Maldova.”


Leo perlu informasi mengenai pria itu. Dan ia kemudian masuk ke outlet Cool Icy yang ada di sebelah Scorn Icy.

__ADS_1


Di mall itu ada juga outlet Cool Icy. Ia pun segera duduk mengeluarkan laptopnya untuk mencari data tersebut sekaligus mengamati outlet Cool Icy.


“Semoga saja ada datanya.” batinnya menunggu data yang dia cari.


Leo terkadang mendapatkan data dari temannya polisi yang membuatnya cepat menemukan identitas seseorang.


“Ini dia datanya Ricky Maldova.”


Leo membaca dengan cepat data pria tersebut.


“Jadi dia mempunyai usaha sendiri di rumahnya berupa peternakan ayam potong. Tak ada hubungannya dengan es krim.” helanya kecewa karena sudah mengira pria itu ada kaitannya dengan kasus Magic Icy.


Leo kemudian mengalihkan perhatian pada outlet Cool Icy karena dugaannya salah dan harus mencari tersangka lainnya.


“Sama di sini juga menggunakan gas sedatif sama seperti outlet Cool Icy di mall lainnya.


Leo kemudian kembali menatap pria misterius bermasker tadi yang masih terlihat dari tempat duduknya.


Dia terkejut sekali melihat ke sana. “Astaga, itu kan pemilik Cool Icy.”


Yang lebih mengejutkan lagi pemilik outlet tersebut tak hanya duduk di depan pria misterius bermasker tadi, tapi mereka mengobrol dan terlihat mereka sepertinya sudah akrab dan sering mengobrol.


“Berarti mereka saling kenal. Lalu apa yang mereka bicarakan ?”


Leo melihat pemilik outlet mengajak pria misterius bermasker hitam masuk ke ruangan khusus.


Di lain tempat, Detektif Carl duduk di kursi. Ia menatap Nyonya Peach yang masih ada di kantornya dan menunggu informasi darinya. Karena tak mungkin bagi wanita itu untuk pulang sekarang sebelum mengantongi setidaknya nama pelaku atau seseorang yang dicurigai yang dengan sengaja tega memutus kabel rem mobilnya.

__ADS_1


“Nyonya Peach, maaf jika boleh aku ingin melihat foto para tamu yang ada di acara yang Nyonya hadiri.” ucapnya singkat.


Pria itu terpaksa mencari sendiri informasi yang dibutuhkannya selama proses investigasi karena sibuknya Leo.


__ADS_2