
Sherif Tasman masih melihat tayangan berita aktual dengan seksama. Setelah mengetahui. Jatuhnya lokasi pesawat, pria itu pun segera bergerak.
“Siapkan tim 20 orang sekarang untuk mencari dan menemukan korban dari pesawat Canary Airlines,” perintah Sherif Tasman.
Sherif Tasman memanggil seorang anggota yang berada di kantor saat itu.
“Baik, Sherif Tasman.” Agen polisi Tadi segera keluar dan memanggil agen polisi lainnya. Ia mengumpulkan mereka sejumlah 20 orang seperti yang diminta oleh atasannya.
Sherif Tasman keluar dari kantor, lalu bergabung dengan tim bentukannya untuk pencarian korban pesawat Canary Airlines.
Lima mobil agen polisi bergerak menuju ke titik lokasi yang diperkirakan pesawat jatuh.
Pesawat meledak di udara setelah 30 menit mengudara. Dan dipastikan badan pesawat jatuh masih di wilayah Perancis, di Perairan Atlantik.
“Kita mulai pencarian dari sini dan semuanya menyebar.” Sherif Tasman memberikan perintah pada anggotanya.
“Siap!”
Empat tim yang beranggotakan lima orang setiap timnya segera bergerak sesuai dengan perintah Sherif Tasman.
Mereka menyisir lokasi titik jatuhnya pesawat meledak di sekitar perairan dan di daratan. Beberapa tim hidros pun didatangkan untuk memeriksa kemungkinan rangka pesawat dalam lautan.
Dua jam pencarian dan semua tim berusaha semaksimal yang mereka bisa.
“Kami menemukan pecahan badan pesawat di kedalaman 30 meter,” lapor tim hidros.
“Baik, segera angkut body pesawat itu,” tutur Sherif Tasman yang memimpin jalannya pencarian.
__ADS_1
Di sana juga dihadirkan tim derek khusus yang akan mengangkut barang berat dari dasar laut untuk mempermudah proses evakuasi.
“Siap, kami akan segera bergerak sesuai perintah,” ungkap seorang tim derek.
Tim derek kemudian bekerja sama dengan tim hidros yang memetakan lokasi ditemukannya bangkai pesawat di perairan, segera bergerak setelahnya.
Proses pengangkutan pun tidak cepat dan dibutuhkan waktu satu jam lebih, baru satu kepingan bangkai pesawat berhasil mereka angkut dan bawa ke daratan.
“Letakkan di sana bangkai pesawatnya!” Seorang agen polisi memberi perintah pada tim derek.
Bangkai pesawat pun diletakkan di tempat yang ditunjuk oleh agen polisi tadi. Sebelumya juga sudah diangkat kepingan body pesawat lainnya di samping bangkai yang barusan ditemukan.
“Bagaimana apakah penumpang
dan para crew pesawat sudah ditemukan?” tanya Sherif Tasman pada tim pencarian bentukannya.
“Baik cari lagi keberadaan penumpang pesawat baik itu hidup ataupun mati.”
Sherif Tasman tak bisa memprediksi Apakah penumpang pesawat selamat ataukah meninggal semua, termasuk Detektif Carl. Jika penumpang pesawat jatuh di perairan, memang dibutuhkan waktu untuk mencarinya dan itu tidaklah mudah.
Mengingat tingkat kesulitan medan pencarian dalam air. Apapun bisa terjadi, banyak pengatur buah juga di air yang kemungkinan besar bisa memangsa penumpang atau memang tubuh penumpang teroksidasi sehingga rusak sendiri dalam hitungan beberapa jam ke depan.
Tim pencarian kembali melakukan investigasi. Mereka menyisir lokasi hingga ke bagian lautan terujung.
“Apa itu?” Seorang tim hidros menemukan sesuatu yang tenggelam di dasar laut.
Mereka pun segera memeriksa sesuatu yang menurut mereka mirip dengan tubuh manusia.
__ADS_1
“Astaga, ini pasti salah satu penumpang pesawat Canary Airlines.”
Petugas lain segera mengangkut penumpang yang di pastikan sudah meninggal.
Pasti di sekitar sini ada penumpang pesawat lainnya. Jika beruntung kami akan menemukan korban lainnya.
Tim pencarian kembali bergerak dan menyisir di mana mereka menemukan korban pertama lalu melakukan penyisiran di sekitarnya.
Apakah itu juga tubuh manusia?
Anggota tim melihat beberapa tumbuh yang mengapung di dasar lautan. Mereka segera mendekati.
Ada sepuluh penumpang lagi yang di temukan.
Mereka kemudian membawa ke permukaan semua tubuh penumpang pesawat yang dipastikan sudah meninggal.
Dua jam berikutnya mereka mengakhiri pencarian dan akan melanjutkan pencarian di esok harinya.
***
Di kantor kepolisian Swiss. Terlihat Briptu Scarlet nampak serius menyaksikan liputan berita luar negeri. Bahkan dia merespon jika ada seseorang yang memanggilnya.
“Carl! Carl naik pesawat itu. Bagaima dengan dia?!” pekik Briptu Scarlet histeris.
Dua hari yang lalu pria itu berpamitan padanya secara tak langsung melalui telepon sebelum pergi ke Prancis untuk menuntaskan kasusnya.
“Carl! Katakan ini tidak benar, kan?”
__ADS_1