
Sungguh, Tuan Richard tidak tahu kenapa bisa saudara kembarnya itu pergi ke Prancis. Apakah dia menemui customernya secara langsung? Sedangkan dia saja selama ini tak pernah menemui pelanggan setianya.
“Dia mengambil istriku,” ceplos Detektif Carl langsung.
“Maksudnya?” Tuan Richard semakin bingung saja. Ia tak tahu Octo waktu membuat masalah dengan pelanggannya. “Tapi Octo tak pernah membawa pulang seorang wanita, Tuan.”
Pria itu benar-benar tak mengerti maksud kata dari Detektif Carl dengan membawa pulang yang sebenarnya berarti nyawanya hilang.
“Istriku meninggal.” Dua kata itu saja membuat Richard seperti tersambar petir.
Berbagai spekulasi buruk muncul dalam benak pria itu meski dia tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi.
“Octo tidak mungkin melakukan sesuatu pada istri Anda, bukan?”
Detektif Carl mengangguk, membuat Richard semakin pucat saja. Ia benar-benar tidak tahu apa yang dilakukan oleh saudara kembarnya itu di belakangnya.
Membunuh? Itu suatu hal yang tak mungkin sekali dia lakukan. Tapi bagi Octo, itu mungkin saja.
“A-anda yakin, Octo melakukan sesuatu pada istri Anda?” tanya Tuan Richard dengan gemetar.
“Ini, Tuan. Apa Anda mengenal rokok ini?”
Detektif Carl mengeluarkan puntung rokok yang ditemukan oleh Leo lalu menyerahkannya pada Tuan Richard.
__ADS_1
Bahkan pria itu pun semakin gemetar setelah melihat sendiri puntung rokok tersebut.
“Ya, ini adalah rokok Octo. Rokok ini di pesan khusus olehnya. Tapi ada beberapa kalangan atas yang memesan rokok itu juga.”
Ia tidak tahu bagaimana rokok itu ada di sana dan kenapa Octo sampai melakukan itu? Richard hanya bisa menarik napas panjang dan berat.
“Tuan, apa bisa aku bertemu dengan Tuan Octo?” pinta Detektif Carl.
Tuan Richard menggeleng. Bukannya ia tak memperbolehkan tamunya ini bertemu dengan saudara kembarnya. Tapi susah mencari Octo. Mencari keberadaannya sangat lah sulit.
Karena pria itu bisa pergi ke manapun sesuka hatinya. Dan kapan kembalinya dia tidak pernah tahu.
“Aku tidak tahu di mana dia, Tuan,” jelas Tuan Richard.
Sedangkan Richard sendiri hanya mendapatkan satu mansion saja dari ayahnya. Itu pun jarang sekali dia tempati mungkin hanya akhir pekan saja.
“Soal mencari seseorang serahkan saja padaku itu keahlianku, Tuan. Aku hanya menjalankan tugasku saja dari klienku.” Detektif Carl kemudian mengungkap identitasnya.
Ia mengeluarkan kartu identitasnya, menyodorkannya pada Tuan Richard.
“Anda ternyata seorang...” Tuan Richard cukup terkejut setelah membaca kartu identitas Detektif Carl.
Detektif Carl mengambil kembali kartu identitasnya. Plus menerangkan jika dia tahu identitas Octopus yang bebas dari sel satu tahun yang lalu.
__ADS_1
Hanya saja dia tidak tahu penyakit mental yang pernah diderita oleh Octopus. Mungkin perilakunya sekarang ada kaitannya erat dengan penyakit mentalnya dulu.
“Apakah boleh aku mencari Tuan Octopus? Ada tiga korban yang meninggal karenanya. Tiga orang wanita dengan penyamaran mode yang nampak seperti bunuh diri dengan sengaja,” terang Detektif Carl.
Lagi, penjelasan dari Detektif Carl membuat Tuan Richard tercengang. Ia sampai kehabisan kata-kata juga lidahnya terasa tercekat. Bagaimana bisa saudara kembarnya kembali melakukan aksi keji seperti itu?
“Mungkin Tuan tidak percaya dengan apa yang kuucapkan. Ini aku bawakan beberapa foto korban.” Detektif Carl menunjukkan foto tiga korban wanita yang meninggal karena bunuh diri pada Tuan Robert untuk lebih meyakinkan pria itu.
Tuan Robert melihat tiga foto wanita yang meninggal karena gantung diri. Tengkuknya meremang seketika melihat foto-foto itu. Dia langsung mengembalikannya pada Detektif Carl.
“Aku percaya, Tuan,” kata Tuan Robert.
Dia menarik napas panjang sebelum bicara lagi.
“Ya, Detektif. Kau boleh mencari saudara kembarku.”
Senyum terbit di bibir tipis Detektif Carl setelah mengantongi izin melakukan penangkapan pada Octopus Viedra.
“Terima kasih atas kerjasama baik dari Anda, Tuan.”
Bukan tanpa alasan, Richard Viedra memberi izin dan malah memberi dukungan Detektif Carl untuk menangkap saudara kembarnya. Tak lain karena memang Octo berbahaya.
Jika terus-terusan melakukan tindakan kriminal seperti itu mungkin tak hanya dirinya saja yang akan menerima akibatnya tapi seluruh keluarganya akan menelan pil pahit karena ultahnya.
__ADS_1
“Tuan, lalu apakah Aku boleh minta alamat mansion Tuan Octo padamu?” tanya Detektif Carl.