Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 58 Pria Mencurigakan


__ADS_3

Leo tak masuk ke Scorn Icy. Ia lebih memilih untuk masuk ke Magic Icy terlebih dulu.


“Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan denganmu.” ucap Leo berbisik telah menghampiri salah satu pekerja di sana.


Pekerja pria itu tak tahu siapa pula pria asing yang memanggilnya. Karena sudah ada pria asing sebelumnya memintainya informasi.


“Aku adalah utusan tuan Laurent. Tepatnya detektif yang disewa olehnya.” jelas Leo lagu masih berbisik karena melihat ada rasa kecurigaan juga keraguan di wajah pekerja pria tersebut.


“Oh.”


Melihat pekerja pria itu yang mengangguk mengetahui identitasnya maka ia langsung saja ke pokok persoalan.


Ia butuh data para pekerja Magic Icy.


“Apa kau bisa menunjukkan padaku data tentang semua pekerja Magic Icy ? Karena kurasa ini outlet centernya dan pasti semua data ada di sini.” ucapnya terlihat serius telah mereka duduk berdua saja di salah satu kursi pengunjung.


Sebut saja pekerja itu Sandy. Karena tertera nama itu di bajunya.


Sandy berdiri kemudian masuk ke dalam untuk mengambil data yang diminta oleh Leo.


“Tuan, ini data yang kau minta.” ucap Sandy menyerahkan data yang dia bawa sembari duduk.


Sebelumnya pria itu sudah mendapatkan pesan dari tuan Laurent jika akan ada seorang detektif yang akan menyelidiki Magic Icy dan memintanya bekerja sama dengan baik bila bertemu dengan detektif itu.


“Terimakasih.”


Leo menerima berkas tersebut kemudian mempelajarinya dengan cepat.

__ADS_1


“Apa ada pekerja di sini yang resign dalam waktu dekat atau beberapa waktu yang lalu ?” tanya Leo lagi.


Sandy kemudian menjelaskan jika dalam waktu dekat ini tak ada pekerja yang resign dari sana namun satu tahun yang lalu ada beberapa pekerja yang resign dari sana.


“Boleh aku minta nama-nama pekerja yang resign 1 tahun lalu itu ?”


“Baik, sebentar.”


Sandy kembali masuk ke ruangan dan mengambilkan data pekerja yang resign 1 tahun lalu kemudian menyerahkannya pada Leo.


“Jadi ada tiga orang yang resign di tahun itu ?” ucap Leo setelah selesai membaca berkas tadi juga mengingat foto eks pekerja dan mengembalikannya lagi.


“Apa kau tahu apa aktivitas 3 orang ini setelah mereka resign dari sini ?” tanya Leo lagi.


Sayangnya pekerja itu menanggapinya dengan gelengan kepala.


“Tunggu, apakah eks pekerja ini pernah datang kemari ?”


“Tidak tuan. Selama ini aku belum pernah bertemu dengan mereka.” jelas Sandy kembali menggelengkan kepalanya sekali lagi.


“Terimakasih atas kerjasamanya yang baik.” Leo pun kemudian beranjak dari tempat duduknya dan kembali melakukan investigasi.


Pria itu berdiri dan mengamati dari kejauhan menatap ke outlet Scorny yang ramai.


“Siapa pembeli yang berpenampilan aneh itu ?” manik matanya tertuju pada seorang pria mengenakan masker hitam dan kaca mata hitam. “Apa dia benar seorang pengunjung di sana ?”


Karena pria itu lebih terlihat sebagai seorang pelaku kejahatan dan sejenisnya.

__ADS_1


“Aku harus mengetahuinya siapa dia.” Leo pun segera angkat kaki dari Magic Icy dan masuk ke Scorn Icy setelah teringat pada ucapan Briptu Scarlet sebelumnya jika dia mengejar seorang tersangka pelaku pembunuhan.


Bisa jadi itu dia atau juga tersangka lainnya yang kabur kesana, bukan ? Siapa yang tahu.


Leo terpaksa memesan es krim di sana dan duduk di kursi di depan pengunjung yang mencurigakan tadi untuk memudahkannya dalam mengawasinya.


“Aku harus bisa melihat wajah di balik masker dan kacamata itu baru aku tahu siapa dia.” gumam Leo berpikir keras mencari cara bagaimana bisa melepas masker dan kacamata pria itu.


Leo memasang telinganya lebar-lebar untuk mendengar apa saja pembicaraan pria itu dengan seorang pria di sampingnya.


Kring


Ponselnya berbunyi di tengah misi dan ia segera mengambilnya.


“Detektif Carl ?” batinnya setelah membaca siapa penelepon nya.


“Halo, detektif apa ada yang bisa kubantu ?” jawabnya sambil tetap tak melepaskan pandangannya dari pria aneh tadi.


“Ya, Leo aku butuh bantuan mu. Ada klien baru di kantor. Aku butuh kau mencarikan informasi untukku. Apa kau bisa kembali ?”


“Detektif, aku sedang mengawasi seseorang di sini jadi aku tak bisa kembali sekarang. Mungkin setelah nanti selesai baru aku bisa kembali ke kantor.” jawab Leo menjelaskan kondisinya saat ini.


Detektif Carl baru menyadari jika asistennya Itu memang sedang mengerjakan kasusnya juga.


“Baiklah Leo kau selesaikan dulu misimu baru kembali ke kantor.” balas pria itu pada akhirnya.


“Sepertinya aku harus bergerak sendiri kali ini demi reward sebesar 25 000 poin dari sistem.” gumam pria itu duduk di ruangan di kantornya.

__ADS_1


__ADS_2