Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 50 Liar Sensor Bekerja


__ADS_3

Sistem kemudian menunjukkan 3 item dalam shop sesuai dengan permintaan detektif Carl.


Dan pria itu memilih satu item yang berharga paling mahal seperti biasanya.


Ia memilih item liar sensor, alat pendeteksi kebohongan yang berbentuk mirip dengan alat pendeteksi rekam jantung berukuran mini yang biasa dijepit di salah satu jari tangan.


*Klik


Pengekstrakan item sedang berlangsung harap menunggu sampai proses 100% complete*.


Lima menit kemudian pria itu merogoh saku bajunya dan menemukan item tersebut di sana setelah membaca notifikasi complete.


“Nona Violet, nona Rilly dan nona Sarah aku perlu bicara dengan kalian bertiga lagi.” ucap detektif Carl salah mengosongkan kursi di depannya, setelah meminta tiga wanita lainnya kembali ke tempat duduk mereka.


“Ah, ya-ya detektif.” jawab tiga wanita yang dipanggil kembali itu dengan gugup bercampur rasa takut.


Tujuh pekerja wanita lainnya yang tidak dipanggil oleh detektif tampak bernafas lega dan terlihat tenang karena mereka berpikir mereka bukan pada posisi yang dicurigai.


Tiga wanita tadi kembali duduk di depan detektif Carl. Ketiganya terlihat panik meski pria di depan mereka belum menanyakan satu pertanyaan pun pada mereka.


“Nona Rilly aku ingin kau menjelaskan kembali apa yang kau lakukan 30 menit sebelum peristiwa kebakaran itu terjadi.”

__ADS_1


Nona Rilly merasa aneh saja dengan permintaan detektif karena harus mengulangi penjelasannya.


“Baik, detektif aku akan menjelaskannya lagi. Tapi aku murni tidak ada hubungannya dengan peristiwa kebakaran ini.”


Nona Rilly kemudian kembali memberikan kesaksian namun kali ini penanganannya berbeda karena detektif Carl memasangkan liar sensor pada jadi telunjuk wanita itu saat mulai bicara.


“Alat apa sebenarnya yang dipakaikan oleh detektif pada Rilly ?” batin Violet melihat alat yang terpasang di jari temannya itu.


Selama nona Rilly bicara, detektif melihat jumlah detak jantung yang terekap di item tersebut.


“80 bpm dan itu masih dalam batas normal.” batin pria itu melihat jumlah detak jantung nona Rilly dan ia menatap lampu sensor menyala hijau yang mengindikasikan tak terdeteksi kebohongan di sana.


“Baiklah nona Violet, aku ingin mendengar kesaksianmu kembali.”


“110 bpm. Angka ini di atas normal.” batinnya lalu menatap lampu sensor yang menyala hijau. “Berarti dia hanya takut berlebihan.”


Detektif Carl mengambil alat itu setelah nona violet selesai memberikan kesaksian dengan bercucuran keringat.


“Nona Sarah, sekarang tolong berikan kesaksian padaku.”


Detektif kemudian memasang liar sensor tadi pada jari telunjuk Sarah saat wanita itu mulai bicara.

__ADS_1


“Angkanya terus naik dan berhenti diangka 140 bpm.” Detektif Carl lalu melihat sensor lampu yang terus berkedip pada warna merah.


Sedangkan warna merah di alat itu mengindikasikan suatu kebohongan.


“haah.” detektif Carl menghela nafas panjang kemudian melepas alat itu setelah nona Sarah selesai memberikan kesaksian.


“Ada yang tidak beres dengan kesaksian mu, nona Sarah. Kau mendustakan kesaksian mu.” ucap detektif Carl dengan tegas.


Terang saja wanita itu seketika terkejut dan syok berat mendengar tuduhan tersebut.


“De-detektif apa yang kau ucapkan benar adanya. Aku tidak mengarang.”sanggahnya namun terlihat semakin pucat dan berkeringat dingin.


“Tunggu di sini.” detektif Carl kemudian berdiri dari tempat duduknya.


Pria itu kemudian keluar dari garment. Di luar sana ia mencari tong sampah. Ada tiga tong sampah di luar sana.


“Semoga saja aku masih beruntung.”


Detektif Carl kemudian membuka satu persatu tong sampah di sana.


“Ini dia yang kucari.” ia menemukan kantung yang dibuang oleh nona Sarah seperti yang ia lihat pada rekaman cctv.

__ADS_1


Pria itu kemudian kembali masuk ke dalam garmen.


“Nona Sarah, aku membawa kantung yang kau buang kemarin. Dan kantung ini bukanlah milik salah satu dari pengunjung garmen ini yang tertinggal, melainkan ini milikmu sekaligus barang bukti.” detektif Carl menunjukkan kantong berwarna coklat gelap itu tak hanya pada nona Sarah tapi juga pada para wanita yang ada di sana.


__ADS_2