Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 257 Kelainan Menyimpang


__ADS_3

Detektif Carl dan Brigadier Darell tiba di kantor polisi. Mereka kemudian menyerahkan bukti yang mereka temukan itu pada Sherif Tasman.


“Jadi, Louis Sanderman dan Darwin Hemington memang berteman?” pekik Sherif Tasman, setelah melihat foto dua tersangka itu.


Detektif Carl kemudian menyerahkan karun suntik bekas juga flash disk yang ditemukannya pada Sherif Tasman.


“Jarum suntik ini jelas bekas dipakai untuk konsumsi narkotika,”ujar Sherif Tasman meletakkan jarum suntik itu dalam sebuah wadah setelah melihatnya.


Ia kemudian beralih mengambil flashdisk hitam dan segera mengecek isinya. Isi dari flashdisk tersebut sangat mengejutkan.


“Kenapa ada banyak foto dan data anak gadis berusia antara tujuh dan sepuluh tahun?”


Ada sepuluh lebih foto gadis kecil di sana. Dari sekian foto yang ada di sana, Sherif Tasman mendapati foto aneh gadis kecil yang bertelanjang dan foto kekerasan seksual.


“Oh, Louis Sanderman apakah dia pedofilia?!” Suara Sherif Tasman tercekat di tenggorokan.


Sungguh dia tak kuasa lagi melihat foto-foto korban yang merupakan anak kecil di bawah usia tiga belas tahun itu.

__ADS_1


“Monster biadab kau Louis!” geram Detektif Carl setelah mendengar apa yang diungkapkan oleh Sherif Tasman.


Pria yang berbuat keji pada seorang gadis terutama gadis kecil adalah seburuk-buruknya pria yang pernah ada di muka bumi. Apa bedanya dia dengan monster?


Dalam flashdisk itu juga menampilkan lokasi penyekapan gadis kecil di tempat yang terpisah.


“Brigadier Darell, coba kau cari tempat ini. Apakah semua anak kecil ini masih disekap di beberapa tempat ini atau sudah dibebaskan?” Sherif Tasman menunjukkan data alamat yang tersimpan dalam flash disk.


“Siap, Sherif.”


“Sepertinya Louis Sanderman akan terkena hukuman berlapis.” Detektif Carl tersenyum puas dengan temuannya kali.


“Mungkin kita akan berpesta setelah mengenakan jeratan berlapis pada Louis Sanderman.” Sherif Tasman ikut mengulas senyum lebar di ujung bibirnya.


***


Beberapa jam setelahnya datanglah para agen polisi yang diutus oleh Sherif Tasman yang ditugaskan untuk mencari petunjuk di rumah Darwin Hemington.

__ADS_1


“Kalian datang, apakah ada kabar baik?” sambut Sherif Tasman langsung.


“Maaf, Sherif kami sedikit mengecewakan. Sepertinya petunjuk dan barang bukti yang penting sudah diamankan dan dibawa pergi oleh Darwin Hemington. Namun kami menemukan ini.”


Salah satu agen polisi yang merupakan perwakilan dari yang lainnya, melaporkan kemudian menunjukkan salinan rumus rumit tersebut pada Sherif Tasman.


“Rumus ini, bukan rumus matematika biasa.” Bahkan Sherif Tasman bisa langsung mengetahui rumus apa itu setelah memeriksanya.


Sebuah rumus cerdas merupakan rumus untuk membuat formula bom rakitan berdaya ledak tinggi juga susah dijinakkan.


“Meskipun hanya satu barang bukti yang kalian temukan, tapi ini merupakan kunci dari semua puzzle yang ada. Dan ini merupakan bukti besar untuk menjerat hukuman pria itu.


Potongan puzzle yang mereka temukan semakin banyak jumlahnya dan hanya tinggal beberapa potong lagi untuk melengkapinya.


“Panggil pers kemari. Aku akan mengadakan interview live dengan mereka nanti,” perintah Sherif Tasman.


Selama ini dia menyimpan rapat rekaman dalam black box yang ditemukan oleh Detektif Carl. Sengaja dia menahannya dan berniat untuk mengedarkan kemasan setelah bukti banyak yang terkumpul.

__ADS_1


“Siap, Sherif!”


__ADS_2