Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 171 Kedalaman Perangkap


__ADS_3

Leo mengerutkan sudut kelopak matanya saat mendengarkan penuturan dari pelapor, yang ada kesamaan dengan kasus beberapa jam sebelumnya yang masuk.


Aku tidak yakin pasti, apakah dua kasus ini sama? batin Leo.


Ia pun segera membaca berkas pelaporan tersebut untuk mengikis dugaannya. Karena menurunnya seperti ada kemiripan.


“Astaga! Kasus ini mirip dengan kasus yang sudah masuk sebelumnya,” ucap Leo.


Dari berkas yang dikirimkan oleh klien barunya itu dua wanita meninggal dengan cara gantung diri. Bahkan posisi mereka berdua sama, tergantung di sebuah pohon. Selain itu baik pihak kepolisian maupun pihak rumah sakit juga menyatakan kasus itu murni semua kecelakaan menginjak perangkap untuk menjebak binatang hutan.


Tak hanya pria itu yang tersentak. Namun dua orang di depannya pun ikut tersentak pula.


“Apa maksudnya Tuan? Apakah sebelumnya ada kasus yang serupa dengan kasus putri kami, Isabelle?” Tuan Tom tampak histeris.


Leo menaruh berkas yang di bacanya, ke meja. Ia lalu mengeluarkan berkas kasus dari Amy.


“Tuan dan Nyonya, aku belum tahu apakah ini kasus yang sama atau hanya kebetulan saja. Coba lihat ini.”


Leo kemudian menunjukkan foto Amy yang tergantung di sebuah pohon dengan foto Isabelle yang juga tergantung di sebuah pohon.


“Astaga! Bagaimana bisa ada kesamaan seperti ini? Mungkinkah ini memang...” Nyonya Kate tak meneruskan perkataannya, sembari menutup bibirnya.


“Tuan, aku yakin ini adalah kasus pembunuhan. Jadi Tolong jangan kecewakan kami. Kami percayakan semuanya padamu,” tukas Tuan Tom.

__ADS_1


Raut muka Tuan Tom tampak tegang setelah melihat dua foto korban itu, yang sangat menyedihkan sekali. Ia sampai tak tega melihatnya karena rasanya hatinya seperti diremas-remas, dan mengembalikan berkas itu pada Leo secepatnya.


“Baiklah, Tuan. Aku akan menyelidikinya dulu sekarang. Mungkin dua jam ke depan aku akan ke rumah Anda untuk melihat lokasi putri Anda ditemukan,” ujar Leo.


“Baiklah, kami akan menunggu kedatanganmu, Tuan.” Setelahnya Tuan Tom dan Nyonya Kate berpamitan.


***


Satu jam lamanya Leo duduk membedah dua kasus tersebut. dari penyelidikannya memang dua kasus tersebut mirip, bahkan lokasinya terjadi pun masih di satu wilayah, Arbatros. Tapi dia belum berani menyimpulkan lebih dini jika belum melakukan investigasi.


“Sebaiknya aku mulai investigasinya sekarang. Aku akan pergi ke rumah Tuan Colton terlebih dulu.”


Leo masuk ke mobilnya kemudian mengemudikannya ke alamat klien pertamanya. Ia melakukan investigasi sesuai dengan urutannya.


“Tuan Leo rupanya, silahkan masuk.” Nyonya Paula menyembul dari balik pintu dan membuka pintu lebar-lebar. Memang ia sudah menunggu kedatangannya.


“Tidak, Nyonya. Aku ingin langsung menuju ke TKP saja.”


“Baik, sebentar.” Nyonya Paula kemudian masuk ke rumah, tak lama kemudian ia keluar kembali bersama dengan suaminya.


“Mari Tuan, aku akan mengantarmu ke sana.”


Tuan Colton berjalan bersama Nyonya Paula dengan Leo yang berjalan mengikuti mereka dari belakang menuju ke sebuah hutan.

__ADS_1


Ia tak menyangka di area perkotaan seperti ini masih ada hutan. Padahal biasanya hutan ada di daerah pinggiran.


“Di sini, Tuan. Lokasi tempat Amy tergantung.”


Tuan Colton berhenti di depan sebuah pohon setelah agak lama berjalan. Ada sebuah pohon besar di depan mereka.


Leo berdiri tepat di bawahnya sembari melihat kembali foto Amy tergantung di situ.


“Pasti di sini Nona Amy, tergantung.” Leo memperkirakan tempat pastinya tali itu di ikat.


Tak hanya menyamakan dengan foto yang dilihatnya tapi ia sendiri langsung memanjat ke pohon untuk mencari jejak guratan tali yang tergantung di sana.


Setelah menemukan bekas guratan di batang pohon, ia turun kembali dari sana lalu beralih menatap lubang perangkap di bawah lokasi tali terikat.


“Tuan dan Nyonya tolong minggir dulu, aku akan masuk untuk memeriksa perangkap ini.”


Setelah Tuan Colton dan Nyonya Paula mudir, Leo pun segera melompat turun masuk ke lubang perangkap itu.


Lubang ini cukup dalam jika dibuat untuk menangkap seekor binatang saja, batin Leo mengukur kedalaman lubang.


Lubang yang biasa digunakan untuk memerangkap binatang buruan harusnya hanya sedalam 30 senti atau maksimal 50 senti. Tapi lubang ini sedalam satu meter.


Berati lubang ini memang disiapkan untuk memburu manusia bukan binatang, batin Leo.

__ADS_1


__ADS_2