
“Sial !” umpat detektif Carl melihat peluru yang melesat dengan cepat ke arahnya.
dor
Deru suara pistol kembali terdengar dan itu menyelamatkan peluru yang hampir mebembus detektif Carl.
“Untung saja peluru itu tak menembus dada ku.” gumam pria itu tersenyum tipis sembari menoleh ke arah John Meyer yang sudah menangkis peluru tadi.
Detektif Carl kemudian beralih menatap sistem yang sudah 95% mengekstrak item yang dibelinya.
“Cepat, aku butuh item nya.”
Satu, dua tiga. Proses pengekstrakan item selesai. Item sudah siap di gunakan sekarang.
Di tangan detektif Carl kini sudah ada pistol pendek jenis CH-31, one shot gun yang hampir serupa dengan pistol yang dimilikinya saat ini namun berbeda fungsi dan kekuatannya.
Duel antara bodyguard Ashley Cole dan Jhon Meyer masih berlangsung.
“Sial, dia lolos dari tembakan ku.” umpat Ashley menatap detektif Carl yang selamat.
Ia pun kembali melepaskan tembakan ke arah detektif Carl.
“Aku ingin lihat seperti apa kekuatan one shot gun ini.” pria itu terlihat malah menantang dan menunggu tembakan dari Ashley.
swoosh
Peluru meluncur dengan cepat ke arah detektif Carl. Namun pria itu dunia tenang dan segera mengangkat pistolnya.
swoosh
Peluru meluncur dari pistol detektif Carl. Dan peluru itu terlihat meluncur lebih cepat dari peluru Ashley. Bahkan peluru itu bisa membelah peluru Ashley.
“Apa ?!” pekik Ashley dan Jhon bersamaan saat melihat peluru detektif Carl terus meluncur seperti roket.
__ADS_1
“Argh.” erang Ashley saat peluru detektif Carl yang berukuran setengah dari pelurunya berhasil menembus lengannya.
Bugh
Pistol di tangan Ashley pun terjatuh begitu saja karena lengannya terluka.
Dor
Melihat Jhon Meyer yang masih di kepung bodyguard, detektif Carl mengarahkan tembakan nya pada mereka.
“Argh.” rintih body guard itu yang terkena tembakan di bagian paha dan membuat mereka ambruk seketika.
bugh.
“Rasakan ini.” Langsung saja Jhon Meyer memukuli bodyguard yang tadi berhasil memukul perutnya, meskipun mereka sudah tak berdaya.
Pria itu kemudian berlari dan menghampiri Ashley kemudian langsung menodongkan pistol ke kepala pria itu.
“Jhon taruh pistol mu.” ucap Ashley sambil mengangkat kedua tangannya.
Ashley tahu jika dia sampai salah bicara sedikit saja nyawanya akan segera melayang detik itu juga.
“Ya, ku akui tindakan untuk mengambil kembali harta ku yang kau ambil dariku itu mengganggu mu. Tapi percayalah itu tak akan terjadi lagi jika kau membuang pistol mu.” ucap Ashley mencoba untuk bernegosiasi.
“Hasil dari yang kumenangkan denganmu saat itu adalah hak ku bukan hak mu lagi. Jangan pernah mengklaim lagi itu hak mu. Aku akan melepasmu kali ini. Tapi jika sampai aku melihatmu sekali lagi menjarah milik ku, aku takkan segan lagi menembakmu.” ucapnya panjang lebar dengan tetapan tajam serta mengintimidasi.
“Ya, aku bisa jamin itu.”
Jhon Meyer kemudian menyalurkan kembali pistol ke bajunya.
“Pergi dari sini sebelum aku berubah pikiran.” ucap Jhon pada Ashley yang masih diam tak beranjak dari tempatnya.
Tanpa menjawabnya, Ashley pun segera pergi dari sana.
__ADS_1
“Kalian semua cepat pergi dari sini.” perintah Ashley pada bodyguard-nya.
“Siap, bos.”
Para bodyguard Ashley segera pergi dari sana meskipun berjalan dengan pincang.
“Semuanya sudah berakhir sekarang.” gumam detektif Carl. “Tuan Ashley ini kunci mu !” melempar chip yang di bawanya pada Ashley.
Ashley menangkap chip itu sembari tersenyum setelah mendapatkannya.
“Sampai jumpa.” detektif Carl segera berbaring dan pergi dari lokasi itu.
“Tunggu detektif Carl !” panggil Ashley dan membuat pria itu berhenti kemudian berbalik.
“Ya ?”
Ashley yang membuka gudang diamond masuk ke sana dan keluar lagi dengan membawa satu diamond.
“Tangkap ini detektif !” pria itu melempar satu diamond ke arah detektif Carl.
Ia merasa pria itu pantas mendapatkan bayaran seharga satu diamond itu.
“Terimakasih tuan Ashley !” ucap detektif Carl menangkap diamond tadi dengan tersenyum lebar.
Guk
Daisy menyalak menatap detektif Carl.
“Ayo kita pulang.” detektif Carl lalu membawa pomeranian nya itu menuju ke mobil biru bututnya terparkir.
“Ayah...” Kent kemudian keluar dari mobil setelah keadaan sudah aman dan berlari menghampiri ayahnya.
Guk
__ADS_1
Sementara Bernie terus menyalak melihat kepergian Daisy.