Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 246 Menggerebek Rumah Mencurigakan


__ADS_3

Siapa itu yang berteriak dari dalam rumah ini? Bukankah rumah itu sepi? batin Detektif Carl, menelisik kembali rumah tertutup di depannya.


“Kau belum juga pergi dari sana?” Kembali terdengar suara mengusir. Namun Detektif Carl tak beranjak sedikitpun dari sana.


“Hey, keluarlah setidaknya jika ingin mengusirku,” sahut Detektif Carl dari luar.


Sengaja dia begitu, dia ingin melihat siapa pria itu dan juga ingin melihat bangunan di balik pagar yang tertutup rapat ini.


“Jika tak ada keperluan maka pergi saja dari sini! Atau aku akan bertindak sekarang!”


Detektif Carl sama sekali tidak takut dengan ancaman itu. Dia malah ingin menguji perkataan pria tersebut, apakah hanya gertakan saja atau dia benar bisa melihat wajahnya?


Tak ada jawaban. Dengan santainya Detektif Carl lalu berjalan mengitari rumah tersebut. Bukan mengitari biasa, sepasang manik matanya menangkap setiap inti dan sudut bangunan itu.


“Pergi kau dari sana!” Kembali soal itu terdengar nyaring dari dalam rumah.


Kali ini Detektif Carl benar-benar pergi dari sana dan tak menjawabnya. Dia sesekali menoleh ke belakang dan mengulas senyum tipis.

__ADS_1


“Tunggu saja aku di sana dan bersiaplah.”


***


Detektif Carl, lalu kembali menyisir beberapa gang lainnya yang belum dilihat, untuk mencari tempat yang di rasanya mencurigakan.


“Di sini tak ada yang mencurigakan sama sekali.” Detektif Carl menetapkan sekitar di sana hanya ada bangunan rumah biasa, tak ada bangunan yang mencurigakan.


Ia pun beralih masuk ke gang lainnya, masih ada tujuh gang yang belum ia periksa.


“Di sini juga tak ada sesuatu yang mencurigakan,” lirih Detektif Carl setelah menyusuri gang ketujuh.


“Apakah kau menemukan sesuatu, Detektif Carl?” sambut agen polisi begitu melihat Detektif Carl kembali.


Detektif Carl duduk di kursi dan melonggarkan dasinya yang terasa mengikat lehernya erat.


“Scarlet tidak mengenal pria yang menculiknya. Dia mencari Choco yang diculik oleh pria bersetelan orange terang.”

__ADS_1


“Jadi maksudmu Briptu Scarlet tak ada hubungan sama sekali sebelumnya dengan pria bersetelan orange terang yang kau sebut sebagai Louis Sanderman?”


Detektif Carl mengangguk meresponnya. Ia merasa sedikit lelah salah pencarian yang cukup panjang ini.


“Ada satu hal lagi. Aku menemukan tempat yang aneh di lokasi kejadian. Di sana ada bangunan tertutup, namun dijaga oleh seseorang. Aku curiga itu bukanlah bangunan biasa. Mungkin saja di dalamnya tetjadi transaksi yang membahayakan atau bisa juga dijadikan sebagai tempat menyekap orang.”


“Lalu kenapa kau tak menyergapnya saja jika curiga pada tempat itu?” ujar agen polisi merasa aneh. Biasanya Detektif Carl akan bertindak cepat.


“Tidak. Aku ingin ke sana nanti malam bersama kalian. Kalian paham maksudku?”


Agen polisi mengangguk meresponnya. Mereka tahu kode yang diberikan oleh Detektif Carl. Jika pria itu berkata demikian, artinya di rumah yang dicurigai itu tak hanya menjadi tempat penyerapan atau sejenisnya tapi ada hal lain lagi di sana.


“Baiklah, kita bergerak nanti malam,” kata agen polisi.


***


Malam hari, terlihat dua mobil agen polisi dan Detektif Carl yang berada di salah satu mobil polisi, sedang bergerak menuju bangunan yang disebutkan oleh Detektif Carl tadi.

__ADS_1


“Sebaiknya mobil diparkir di sini saja,” saran Detektif Carl. Mereka berhenti di ujung gang.


Mobil polisi tentunya tak bisa masuk ke gang sempit yang hanya bisa dilalui oleh satu motor saja. Selain itu akan lebih aman jika mobil polisi berparkir jauh dari lokasi yang ditargetkan.


__ADS_2