Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 243 Informasi Dari Sherif Tasman


__ADS_3

“Apa kau yakin, Detektif Carl?” tanya agen polisi lain.


“Entah, dari foto yang sudah kuedit ini mereka berdua nampak mirip. Tapi aku aku akan memastikannya lagi.”


Detektif Carl kemudian meraih ponselku bajunya dan segera menghubungi nomor seseorang.


“Halo Sherif Tasman, ada satu hal yang penting ingin ku bicarakan denganmu,” tegas Detektif Carl setelah telepon tersambung.


“Ya, halo kawan lamaku. A-apa? Apa ini benar kau?” Sherif Tasman malah terkejut hingga merinding sendiri mendengar suara pria di ujung sana yang mengangku sebagai Detektif Carl, terlebih karakter suaranya sama persis.


Wajar saja jika pria itu merinding mendengar suara Detektif Carl. Ia belum mengetahui kabar jika rekannya itu selamat dari peristiwa meledaknya pesawat Canary Airlines. Sedangkan Detektif Carl baru menelepon sekarang ini.


“Oh, Sherif Tasman. Kau pasti terkejut sekali. Maaf, aku belum sempat mengabarimu, tapi ini benar aku, Carl. Aku selamat dan berhasil keluar dari Hutan Montegro sendiri,” jelas Detektif Carl lagi.


“Astaga! Aku senang sekali tuh belum Selamat deh yang menelepon gue ini bukan suara hantu.”

__ADS_1


Sejenak mereka bicara basa-basi selama beberapa menit, namun segera kembali ke intinya.


“Sherif Tasman. Aku butuh informasi mengenai pria yang kita curigai sebagai pelaku pengebom pesawat Canari Airlines,” tutur Detektif Carl.


“Ya, Aku sedang mencari informasi tentang mereka juga. Hasil penyelidikan belum keluar. Tapi dari nada suaramu, kau terdengar bingung. Apa ada sesuatu?”


“Aku tidak yakin, aku menelepon untuk memastikannya. Seseorang di sini menghilang bersama wanitaku. Dan pelakunya bukan warga Swiss. Setelah aku mengedit wajah pelakunya, wajahnya itu mirip dengan wajah salah satu tersangka pengeboman pesawat.”


Untuk sesaat Sherif Tasman diam membeku di tempatnya mendengar paparan panjang lebar dari Detektif Carl. Ia sungguh tak menyangka tersangka pengeboman berkeliaran di negara lain.


“Bisa kau kirim rekaman CCTV atau gambar lagu yang kau sebut mirip dengan salah satu tersangka pengeboman?” tukas Sherif Tasman, setelah kembali pada kesadarannya.


***


Satu jam kemudian, setelah Detektif Carl mengirimkan foto yang merupakan penculik Briptu Scarlet dan Choco mendapatkan kabar dari Sherif Tasman.

__ADS_1


“Halo, Sherif Tasman. Apa ada kabar?” tanya Detektif Carl mengangkat panggilan dari pria itu.


“*Data rekaman CCTV yang berisikan foto pria yang merupakan penculik di tempatmu memang benar adalah warga Perancis dan penampilan aslinya bisa berubah-ubah, karena memang dia artis Hai juga mengikuti trend yang sedang berkembang saat ini.”


Artis? Pria itu adalah artis di negara Perancis? Lalu apa hubungannya dengan Scarlet? Seingat dia tak pernah punya kenalan orang Perancis? Atau... dia mengikutiku kemari? Atau dia secara tak sengaja saja kemari dan menculik Scarlet*? batin Detektif Carl.


“Siapa nama pria yang katamu seorang artis, Sherif Tasman.”


“Dia adalah Louis Sanderman, artis pendatang baru di sini yang cukup meroket namanya. Coba saja cari artikelnya, kau pasti akan menemukannya. Tapi bagaimana bisa dia menculik dua orang dari Swiss?” tutur Sherif Tasman.


“Lalu bagaimana dengan penyelidikanmu? Bagaimana perkembangannya tersangka dua pelaku pengeboman pesawat itu?” tanya Detektif Carl.


“Sampai sejauh ini kami belum menemukan kejanggalan pada dua tersangka itu, tapi kami akan bergerak cepat untuk menemukan bukti.”


Setelahnya panggilan berakhir. Namun Detektif Carl, semakin bingung saja jadi buatnya.

__ADS_1


“Sherif Tasman bilang dua pelaku pengeboman itu ada di Perancis. Lalu jika mereka tidak keluar dari negara itu bagaimana bisa Scarlet hilang bersama Choco?” pelik Detektif Carl.


***halo Akak semua. 2 eps lagi slow ya, penulis hbs minum obat flu, dan ngantuk. Jangan lupa dukung karya ini gaess


__ADS_2