Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 68 Rekam Medis


__ADS_3

Tak beberapa lama kemudian, tuan Marcel segera bergerak cepat.


Pria itu lalu mengajak detektif Carl untuk pergi ke rumahnya dan memeriksa putrinya, Amy.


Detektif Carl berjalan menuju ke tempat parkir. Ia berhenti di depan mobil biru bututnya.


Sebuah mobil mewah berhenti di dekatnya saat ia akan masuk ke mobilnya.


“Detektif Carl, sebaiknya kau masuk ke mobilku saja dan tinggalkan mobilmu di sini.” ucap seorang pria yang taka lain tak bukan adalah tuan Marcel.


Tuan Marcel sempat menahan senyum saat melihat mobil butut detektif namun akhirnya ia tertawa juga.


“Apa yang kau tertawakan, tuan?"


Detektif Carl merasa risih dengan tawa tuan Marcel yang menurutnya seperti menghina dirinya.


“Tidak, ada. Cepatlah duduk, detektif.” Ia pun berhenti tertawa dan memasang tampang serius kembali.


Detektif Carl hanya menautkan kedua alisnya saja tak mengerti lalu segera duduk di mobil.


Mobil segera meluncur keluar dari dealer menuju ke rumah tuan Marcel.


“Kita sudah sampai.” ucap tuan Marcel. Mereka berhenti di sebuah rumah mewah.


Detektif Carl kemudian turun dari mobil dan mengikuti tuan rumah berjalan masuk ke rumah.

__ADS_1


“Aku kira memang seperti inilah harusnya rumah seorang bos dealer.” gumam detektif mengamati rumah mewah sekaligus memujinya langsung.


Rumah berukuran kira-kira hampir setengah hektar itu mempunyai beberapa pelayan yang bersiap di setiap pintu dan di setiap area yang ada di rumah.


“Mungkin suatu saat aku akan jadi seperti ini. Siapa yang tahu.” gumam detektif Carl tak henti-hentinya memuji rumah mewah tersebut.


“Sore, Tuan.” sapa tiga orang pelayan menyapa Tuan Marcel.


“Ya, apakah dokter keluarga yang merawat nona Amy masih ada di sini ?”


“Dokter Abel sudah pulang 30 menit yang lalu, Tuan.” tutur salah satu pelayan.


Tuan Marcel kemudian terus masuk melewati 5 pelayan lainnya masuk ke ruang belakang.


Tepat di depannya di sudut ruangan terlihat sebuah tempat tidur. Seorang gadis tergeletak di sana dengan banyak selang infus yang menembus tubuhnya.


Pria itu awalnya datar kini terlihat kesal bercampur emosi di wajahnya yang dingin.


“Boleh aku lihat rekam medis putrimu, Tuan ?” tanya detektif Carl sebelum mengusut masalah itu dan melakukan investigasi.


“Sebentar.”


Tuan Marcel kemudian berdiri di tempat duduknya dan menuju ke salah satu laci. Ia mengambil rekam medis itu dan menyerahkannya.


“Aku akan mempelajarinya dulu, Tuan.”

__ADS_1


Detektif Carl kemudian duduk setelah menerima rekam medis itu dan segera mempelajarinya.


Agak lama pria itu membaca dan mempelajari rekam medis di tangannya karena dia bukan orang kesehatan. Namun meskipun sedikit, dia bisa mengetahui beberapa hal.


Diterangkan dalam rekam medis jika kandungan metanol dalam tubuh Amy lebih dari 17.53%. Maka zat tersebut berubah menjadi formaldehid yang menjadi senyawa beracun dan mengendap di organ liver.


Kandungan ethanol di tubuhnya juga melebihi 53,76% yang tidak bisa ditolerir lagi oleh tubuh.


Juga terjadi sedikit pendarahan di area liver.


"Tuan Marcel, maaf sepertinya ini memang murni overdosis minuman bukan ulah oknum atau seseorang.” ucap detektif Carl menyimpulkan setelah selesai membaca rekam medis.


“Detektif, kumohon bantulah aku.” ucap Tuan Marcel kembali memohon untuk kesekian kalinya.


Detektif Carl yang berniat untuk angkat kaki dari rumah mewah tersebut tiba-tiba terdiam sejenak.


Ding


Suara notifikasi masuk dari sistem.


“Apakah ini bukan karena overdosis dan ada seseorang di balik semua ini?” batinnya karena tiba-tiba saja sistem memberikan pesan padanya.


Misi baru. Apabila berhasil menyelesaikan masalah pria ini dalam waktu 24 jam maka akan mendapatkan poin sebesar


30 000 poin.

__ADS_1


“Ya, baiklah Tuan aku akan mencoba menyelidikinya.”


__ADS_2