
“Sial pria ini mengenali diriku.” umpat detektif Carl dalam hati kesal, ternyata menjadi public figure letak nyaman jika sedang tak ingin ada yang mengetahui sosoknya seperti ini.
Pria itu pun kemudian memaksa menarik bibirnya ke atas untuk tersenyum meskipun kaku sembari mengangguk kecil.
“Kau... tuan Ashley...?” ucapnya singkat.
Ashley Cole terlihat terdiam melihat pria di hadapannya.
“Apa yang dilakukan pria itu di sini ? Semoga saja itu bukan aku yang dicarinya.” batin pria itu merasa di selidiki.
“Hey, detektif siapa yang kau cari disini ?” akhirnya pertanyaan itu meluncur juga dari bibir Ashley Cole, pria yang berkulit hitam akibat sering sun bathing.
“Aku kemari sebenarnya untuk mencari anjing ku yang lari.” jawab detektif Carl dengan entengnya lalu terbalik dan mengedarkan pandangan mencari keberadaan pomeranian nya.
“Daisy kemari !” panggilnya setelah menemukan anjingnya itu ada di bawah meja di sudut ruangan itu. “Daisy, ayolah kemari. Kau jangan nakal.” panggilnya lagi karena anjing itu masih saja tak bergerak dari tempatnya.
“Hey !” ulang pria itu sembari membungkuk dan untungnya anjing itu kali ini mendengar panggilannya.
Guk
Daisy segera melompat ke tangan detektif yang terbuka lebar.
“Permisi tuan Ashley Cole.” ucapnya setelah membawa Daisy lalu segera pergi dari sana sebelum pria itu mencurigainya kedatangannya ke sana.
Ashley Cole tak menjawab dan hanya menatap punggung detektif Carl yang berlalu pergi, barulah dia masuk kembali ke ruangan vip.
__ADS_1
“Ternyata kau pintar juga, Daisy.” ucap Detektif Carl setelah kembali duduk di ruang tunggu antrian yang masih panjang sambil mengusap bulu putih panjang Daisy.
“Aku penasaran apa yang di lakukan pria itu di sana.” gumamnya lagi.
Detektif Carl kemudian mengeluarkan item yang dibelinya beberapa waktu yang lalu, one shot capt.
Ternyata item itu multifungsi dan sangat canggih, setelah ia mengetahuinya beberapa waktu yang lalu setelah membaca ulang cara kerja item tersebut pada sistem.
Klik
Detektif Carl mengirimkan foto Ashley Cole yang ia dapat dari internet lalu mentransfernya ke item tadi untuk dipindai.
Sistem aktif dan wajah target sudah dikenali.
Pria itu pun segera menekan tombol on dan langsung saja item nyamuk robotic itu terbang masuk ke ruang vip, mencari Ashley Cole.
guk
Bernie hanya menyalak keras saja meresponnya dan masih tetap berada di tempatnya tak beranjak dari sana.
nguung
Nyamuk robotic masuk ke ruangan vip dan menemukan targetnya namun dia terbang tak terlalu mendekat dengan target karena detektif Carl sudah men-setting agar tak terulang kejadian seperti sebelumnya di rumah nyonya Louisa di mana itemnya itu akan dihancurkan.
Sementara nyamuk robotic itu sedang merekam aktivitas Ashley Cole di sana tepat di saat detektif Carl ingin mendengarkan apa yang direkam, dokter memanggilnya.
__ADS_1
“Pasien nomor 57 !”
“Oh, itu nomor antrian mu.” gumamnya segera berdiri dari sana dan masuk ke ruang periksa tanpa memeriksa nomor antrian yang sudah dihafalnya.
Pria itu segera duduk menghadap pria berbaju serba putih di depannya.
“Apa yang dikeluhkan oleh anjingmu, tuan ?” tanya pria dengan nama Evan Singh yang tersemat di bajunya.
“Anjing ku sepertinya flu dan terlihat lesu.” ucapnya menyerahkan Daisy yang lemas untuk diperiksa.
Ia kembali menusuk pembuluh darah anjing itu beberapa detik yang lalu sebelum masuk ke ruang periksa dan membuatnya kembali lemas.
“Sebenarnya dia tidak flu. Anjing ini hanya tidak nafsu makan saja sampai dia lemas seperti ini.” ucap dokter memberikan diagnosanya setelah memeriksa.
“Baik tuan anjingmu akan baik-baik saja setelah aku berikan vitamin ini padanya.”
Dokter menyuntikkan vitamin ke tubuh Daisy dan Detektif Carl mencoba mencari informasi dari dokter tersebut.
“Maaf dokter sepertinya anjing ku ingin pulang. Apa bisa dia menginap di ruang VIP hari ini ?”
“Maaf, tidak bisa ruang vip untuk 3 hari ke depan penuh.” dokter Evan Singh menolak dengan tegas yang membuat detektif Carl penasaran padahal tadi saya di sana masih banyak ruangan kosong.
“Apa ada seseorang yang menyewa khusus ruang vip ?” tanyanya dan dokter itu mengangguk meresponnya.
“Apakah itu Ashley Cole ?” tanyanya langsung dan dokter itu kembali menggangguk.
__ADS_1
“Apakah kau bisa memberitahuku apa yang dilakukan pria itu di sini ?” ucapnya mencoba mengorek informasi.
Dokter Evan Singh diam dan menatap tajam detektif Carl.