Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 240 Mencari Identitas Pelaku


__ADS_3

Setelah dua jam mencari dan tak membawa hasil, dua agen polisi tadi kemudian memutuskan untuk kembali ke kantor.


Pikiran mereka ke mana-mana. Tapi yang jelas mereka tahu pria berbaju orange terang itu membawa Briptu Scarlet pergi, entah kemana. Dan itu menjadi PR mereka yang harus segera dikerjakan.


“Kenapa wajah kalian tampak tegang begitu?” tanya agen polisi lain pada dua agen polisi tadi, di kantor.


“Briptu Scarlet hilang. Dia dibawa seseorang.”


“Apa katamu? Kau tidak bercanda bukan?” Agen polisi itu nampak terkejut Bagaimana rekannya yang juga merupakan seorang agen polisi bisa diculik.


“Aku tidak tahu siapa pria yang membawa rekan kita. Aku bawa data rekaman CCTV yang menayangkan kejadian itu.”


Agen polisi tadi kemudian segera memutar rekaman CCTV tersebut. Ada lebih dari tiga agen polisi yang melihat saat itu.


“Astaga! Siapa pria itu? Dan kenapa mengincar Briptu Scarlet?” pekik mereka yang baru melihat tayangan.


Mereka memutar ulang rekaman CCTV untuk mereka ulang kejadian.


“Gadis kecil ini siapa?Apakah dia seseorang yang di culik, lalu Briptu Scarlet menyelamatkannya? Atau gadis itu masih famili Briptu Scarlet?”

__ADS_1


Tak ada yang bisa menjawab. Karena memang mereka tak tahu.


“Aku akan menyelidiki siapa pria berbaju orange terang ini.” Seorang agen polisi mengambil inisiatif cepat.


“Ya, benar. Aku juga akan mencarinya,” timpal agen polisi lainnya.


Mereka mencari data pria tadi dengan membuka bank data warga Swiss. Di sana semua identitas warga bisa diketahui dengan cepat. Cukup masukkan foto atau nama saja, data itu akan langsung keluar secara otomatis.


“Astaga! Pria tadi bukan warga sini!” pekik seorang agen polisi. Setelah mencari dengan gambar selama satu jam lebih, dan tentunya melihatnya dengan teliti, tetap tidak menemukan identitas si pelaku.


“Oh! Lantas siapa pria itu jika bukan warga sini?”


Nampak frustasi mulai muncul di wajah para agen polisi. Mereka cukup kesulitan jika pelaku bukan warga Swiss.


Agen polisi lain mengangkat kedua bahunya, agen polisi lain mengetuk pelipisnya. Bingung. Baru kali ini mereka menangani kasus seperti ini. Mereka kesulitan mencarinya jika pelaku bukan merupakan wwarga Swiss.


“Mungkin kita harus beri tahu seseorang terlebih dulu. Dia pasti akan ikut membantu pencarian ini.”


“Benar, aku baru kepikiran Detektif Carl.”

__ADS_1


Seorang agen polisi, lalu mengambil ponsel dan menghubungi nomor Detektif Carl.


“Halo, Detektif ada kabar yang sangat, sangat penting untukmu. Tunanganmu, Briptu Scarlet menghilang. Dia dibawa pria asing, entah berkewarganegaraan mana,” papar Polisi panjang lebar di telepon, setelah panggilan tersambung.


“Apa? Apa kalian tidak bercanda? Scarlet hilang? Itu tidak mungkin sekali. Dia bisa menjaga dirinya,” balas Detektif Carl dalam sambungan telepon.


“Aku tidak bohong. itu adalah kejadian sebenarnya. Untuk apa kami membohongimu? Kemarilah dan lihat halaman CCTV kau bisa menilainya sendiri apakah ini bohong atau tidak.”


Telepon terputus setelahnya.


***


Detektif Carl menutup ponsel dan pengaruhnya ke meja dengan kasar, sedikit membanting.


“Siapa yang berani menculik Scarlet? Dasar sialan!” umpat keras Detektif Carl. Ia sampai menggebrak meja karena saking kesalnya.


Leo yang mendengar suara gebrakam keras dari luar segera berlari ke ruangan Detektif Carl.


“Ada apa, Detektif Carl? Kenapa Anda sepertinya marah?” tanya Leo di ujung pintu.

__ADS_1


“Scarlet hilang. Seseorang menculiknya.” Leo terkejut mendengarnya. Bagaimana mungkin Briptu Scarlet bisa hilang?


*** akak semua 3 eps lainnya up mati sore mungkin ya... Ada urusan...


__ADS_2