Super Sistem Detektif Kaya

Super Sistem Detektif Kaya
Eps. 175 Tiga Mutiara


__ADS_3

“Nutcracker?” gumam Leo mengambang. Ia sampai teringat pada dongeng yang sering dibacakan oleh ibunya saat dia akan menutup mata di tempat tidur.


“Ya, berapa kali Isabelle menyebut nama itu dan gemetar setelahnya.” Tuan Tom ikut menimpali.


“Bisa ceritakan lebih detail padaku tentang itu?” pinta Leo.


Nyonya Kate kemudian menjelaskan jika dari tiga hari yang lalu Isabelle beberapa kali bergumam menyebutkan nama Nutcracker. Putrinya itu bilang jika Nutcracker akan datang untuk mengajaknya berdansa.


Setiap kali ia menanyakannya langsung siapakah Nutcracker itu, Isabelle diam. Entah kenapa tak mau bercerita tapi yang jelas raut mukanya saat itu kelihatan sangat ketakutan sekali.


“Mungkin bisa disebutkan siapa saja teman Isabelle, Tuan Tom?”


“Charles, Hugo, David. Mereka adalah tetangga dekat sini yang sering bermain dengan Isabelle.”


“Apakah ada teman lain yang berasal dari luar daerah?” tanya Leo lagi.


Baik Tuan Tom dan Nyonya Kate menggelang bersamaan. Mereka hanya mengetahui teman yang ada di daerah mereka saja. Untuk teman di luar daerah, mereka tidak tahu. Mereka juga menyebutkan jika Isabelle punya teman dari luar daerah, beberapa lelaki tapi tak pernah diajak ke rumah atau tak tahu di mana tempatnya atau siapa namanya?


“Siapa mereka? Apakah Nona Isabelle mempunyai catatan diary atau mungkin ada foto bersama temannya?”


“Tidak setiap hari Isabelle menulis catatan pada buku diary. Tapi dia termasuk rajin menulis. Kate, coba ambilkan buku diary Isabelle,” pinta Tuan Tom.


Wanita itu berdiri dari tempat duduknya kemudian masuk ke kamar putrinya.

__ADS_1


“Ini, Tuan buku diary milik Isabelle.” Nyonya Kate kembali beberapa menit setelahnya dan memberikan buku tersebut pada Leo.


Leo membuka berapa lembar halaman diary. Ia membaca bukan dari halaman depan tapi dari halaman belakang khususnya tiga hari sebelum kejadian, untuk mencari siapa sosok dibalik nama Nutcracker.


Benar, pada catatan itu juga terlampir nama Natcracker. Hanya saja Leo tidak menemukan nama asli sosok itu di sana.


Aku harap kau tidak datang mengunjungiku Natcracker. Sudah lebih dari satu minggu dari hari yang kau janjikan tapi kau tidak datang. Aku merasa lega ternyata kau tidak datang.


Leo kemudian membalik halaman diary berikutnya.


Aku sangat takut sekali, di pagi hari tiba-tiba aku menemukan sebuah kacang di bawah bantal. Apakah kau semalam datang mengunjungiku?


Leo membuka halaman terakhir buku diary Isabel.


Leo menutup buku diary tersebut, lalu menaruhnya ke meja.


“Tuan, bolehlah aku periksa kamar Nona Isabelle? Untuk mencari kacang yang disebutkan pada buku diary ini.”


“Aku sudah membersihkan kamar Isabelle. Tapi semoga saja yang Tuan cari ada di sana,” ujar Nyonya Kate.


“Mari kuantar.” Tuan Tom sebelum berdiri dari tempat duduknya kemudian berjalan menuju ke sebuah kamar yang ada di samping ruang tamu.


Leo mengikuti pria itu masuk ke kamar.

__ADS_1


Jika dugaanku benar kacang itu pasti ada di sekitar tempat tidur.


Leo berjongkok kemudian melongokkan kepalanya ke bawah bed untuk mencari kacang atau benda yang merupai kacang di bawah bed.


“Tak ada apapun di bawah sini. Apakah Nyonya menemukan kacang di kamar ini?” tanya Leo, setelah berdiri kembali.


“Tidak. Aku bisa pastikan tidak pernah menemukan kacang di kamar ini.”


Leo kembali menyisir kamar itu. Jika kacang itu tidak ditemukan berarti kemungkinan besar masih ada di sana hanya tinggal mencari saja di mana tempat pastinya.


Ia juga melihat sampai ke bawah meja rias namun menemukan apapun di sana. Lalu beralih melihat ke bawah kolong lemari, tak ada apapun juga di sana. Tapi Leo tidak menyerah dan beralih menyisir hingga ke sudut ruangan.


“Apakah itu benda yang berkilau?” Netranya terkunci pada sebuah benda berkilauan yang terletak di bawah jendela.


Benar saja, di bawa jendela itu ada tiga butir mutiara putih yang langsung diambilnya.


“Nyonya, apakah Nona Isabelle mempunyai koleksi mutiara sebelumnya?” Leo menunjukkan mutiara yang ditemukannya itu.


Nyonya Kate melihat mutiara tersebut dan mengembalikannya lagi pada Leo.


“Tidak, Isabelle tidak menyukai mutiara. Dia alergi memakai aksesoris berbahan dari mutiara. Jika memakai anting mutiara telinganya akan luka. Jika mengenakan gelang mutiara maka akan muncul ruam merah pada kulitnya.”


“Lalu ini milik siapa?” tanya Leo untuk memastikan.

__ADS_1


“Aku tidak tahu.”


__ADS_2