The Heaven Land

The Heaven Land
Sudah selesai?


__ADS_3

Senyuman segera terpasang diwajah tampan Hao chen, perasaan lega dan damai segera terasa dihatinya. Berkat Shen guang perasaan sakit yang dia pendam dalam waktu lama, berhasil diungkapkan.


Hal itu adalah wajar adanya, karena tidak ada yang dapat mengalahkan insting dan kasih sayang seorang ibu. Apa pun yang disembunyikan dan ditahan oleh anaknya, seorang ibu akan pasti akan tau lebih dulu.


Tekad Hao chen untuk menjadi kuat semakin menguat, perasaan rindu akan orang tuanya semakin mendalam.


Namun satu hal yang pasti, bahwa kedua orang tuannya masih aman dan sehat.


Disisi lain, disebuah tempat yang berada didekat pantai yang indah.


Ada dua sosok yang paling dirindukan oleh Hao chen, yaitu Hao tian dan Li qingchan. Namun ada pemandangan aneh yaitu Li qingchan saat ini sedang memangku seorang gadis kecil yang berumur sekitar 2 atau 3 tahun, dia terlihat imut dengan rambut emas terang seperti Hao tian dan mata biru cerah yang sama dengan Hao chen.


Lalu entah mengapa, Li qingchan seakan menyadari sesuatu tiba-tiba berkata "Suamiku! apakah kau tidak melupakan seseorang?"


"Oh...tentu saja aku tau yang kau maksud adalah Hao chenkan?" tanya Hao tian.


"Ya...bagaimana kalau kita membawa dia kesini, karena kita telah mendapatkan tempat yang aman." jawab Li qingchan dengan senang.


"Tidak perlu, karena saat ini dia sedang mendaftar diakademi langit cerah." ucap Hao tian dengan senyum.


"Apa...! dia mendaftar masuk kedalam akademi, tapi dari mana kau bisa tau?" tanya Li qingchan dengan semangat.


"Xiao Qi dan Yiyi mengirimkan pesan secara diam-diam, yang dimana surat tersebut berisikan tentang keadaan Hao chen. Mereka awalnya curiga karena data anak kita diubah, namun setelah uji darah hasilnya ketahuan bahwa Hao chen adalah anak kita, jadi mereka pun mengirim pesan secara diam-diam." jawab Hao tian dengan semangat.


"Jadi-Jadi bagaimana keadaan Hao chen sekarang?" tanya Li qingchan dengan semangat.


"Hehehe...Hao chen benar-benar menjadi sosok misterius dengan Martial soul naga kosong yang sudah dikembangkan menjadi naga empat warna, dan pedang perak amethyst dengan kekuatan tempur menakutkan bahkan memiliki kekuatan api ungu singa amethyst dan petir kehancuran." Jawab Hao tian dengan senyum diwajahnya.

__ADS_1


"Astaga! apa dia sekuat itu sekarang?" Li qingchan menjadi girang dan hampir membuat gadis kecil yang ada dipangkuannya jatuh.


"Aduh...! mama jangan gerak-gerak!" ucap gadis kecil itu dengan cemberut.


"Maafkan mama, mama hanya merasa senang saja!" Li qingchan segera menarik gadis kecil itu keposisi yang lebih nyaman untuk duduk.


"Hem...? memangnya apa yang membuat mama senang?" tanya gadis itu dengan polos dan suara yang imut.


"Tentu saja tentang kakakmu Hao chen!" jawab Li qingchan.


"Oh...apakah kakak Hao chen akan pulang? kan aku ingin melihat kakak!" ucap gadis itu dengan cemberut.


"Tentu saja tidak, kakakmu saat ini sedang belajar diakademi!" Hao tian segera mengambil alih pembicaraan.


"Oh...kalau begitu harus menunggu deh, hah...teman-teman selalu saja membicarakan kakak mereka, tapi aku tidak bisa pamer tentang kakakku." gadis itu segera mengerutu dengan kesal.


"Apa? berarti kakak akan menjadi lebih kuat dari papa, karena papa hanya bisa mengendalikan cahaya saja...begitu?" tanya gadis itu dengan semangat.


"Tentu saja, karena kakakmu telah melalui petualangan yang hebat, jadi kakakmu pasti akan jadi kuat." jawab Hao tian.


"Wah...kalau begitu aku akan memamerkan keteman-teman nantinya! oh ya apakah papa memiliki foto kakak yang sedang mengunakan Martial soulnya?" tanya gadis itu dengan semangat.


"Ah...benar aku juga sangat penasaran dan ingin melihat penampilannya Hao chen yang sekarang." sambung Li qingchan.


"Sayangnya..."


Namun ada sebuah kotak aneh yang muncul disebelah Hao tian ketika dia ingin mengatakan sesuatu.

__ADS_1


Kemudian dia segera melihat kotak tersebut, lalu ada senyum senang aneh diwajahnya.


"Ini dia fotonya!" ucap Hao tian sambil memberikan foto tersebut kepada gadis kecil itu.


"Mana...Mana...Mana!" dengan perasaan girang gadis itu segera mengambil foto tersebut.


"Wah....! kakak keren sekali!" puji gadis itu dengan senang.


Sementara itu Li qingchan hanya bisa diam, ditengah rasa kagum melihat foto tersebut.


Bagaimana tidak dengan posisi memegang pedangnya kebelakang, lalu dikelilingi cahaya empat warna dan kilatan petir ungu. Hao chen nampak keren.


"Bagaimana menurutmu?" tanya Hao tian.


"Hem...tentu saja Hao yue senang, melihat foto kakak yang sekarang. Bahkan dia sangat keren!" jawab Hao yue dengan semangat, yang tidak lain adalah adik perempuan Hao chen.


Lalu disisi Hao chen, dia merasakan rasa hangat yang mendadak menyentuh hatinya.


"Hem...? apakah akan musim semi? rasanya udara dan cuaca sangat hangat." Perasaan nyaman segera melintasi pikiran dan hati Hao chen.


Kemudian seperti diawal ketika Hao chen dikirimkan kedunia ini, dia segera ditarik kembali dengan cara yang sama.


Setelah proses yang membuat pusing, akhirnya Hao chen segera kembali lagi ketempat semula.


"Ugh! pusingnya kepalaku!" Hao chen terus mengosok-gosok kepalanya yang sedang pusing.


"Aku kembali sekarang! tapi...dimana inti energi ilahi segede matahari itu....!!!!!!" ucap Hao chen dengan keras.

__ADS_1


__ADS_2