
Setelah mendengar permintaan dari Bing,Hao chen hanya tersenyum dan berkata"apa kau ingin terbang untuk terakhir kalinya?"
"yah...kau benar sekali setidaknya aku masih sanggup untuk terbang untuk beberapa waktu"jawab Bing dengan senyum tipis diwajahnya.
"baiklah...kalau urusan menghancurkan,aku ahlinya"kata Hao chen dengan bangga.
Kemudian dia segera mengeluarkan api biru miliknya dan mengumpulkannya dalam jumlah besar.
Lalu Hao chen segera mengarahkan serangannya keatas dan"BOOM!" setiap tanah hancur yang pada kemudian membuat lubang besar dan terlihat cahaya dari lubang tersebut.
"selesai dan beres"kata Hao chen sambil mengedipkan mata.
"aaaaa...!"dengan terkejut dan mulut terbuka lebar Bing hanya bisa bingung.
"akhirnya aku paham bagaimana kau bisa mengalahkan kedua mahluk itu"kata Bing yang masih terkejut.
"hem...?,ada apa?"tanya Hao chen.
"ahhh...tidak ada apa-apa"jawab Bing.
Kemudian Bing segera mengambil ancang-ancang untuk terbang,lalu dia melirik Hao chen dan berkata"hey...kenapa kau belum naik?"
"eh...?,apakah boleh?"tanya Hao chen.
"hahahaha...tentu saja mengapa tidak?"jawab Bing.
"benarkah...baiklah karena kau yang mengizinkannya maka aku tidak akan ragu"kata Hao chen dengan senang.
Kemudian Hao chen segera naik kepungung Bing,lalu Bing berkata"siap!?"
"tentu saja siap!"jawab Hao chen dengan girang.
"Swosss!"Bing langsung melesat keatas dengan cepat,sementara Hao chen bisa menutup matanya karena angin kencang,lalu setelah dia tidak merasakan bahwa angin kencang yang menimpanya.Hao chen segera membuka matanya dan dikejutkan oleh pemandangan lautan awan putih yang indah.
"wah...jadi ini rasanya terbang diatas awan"kata Hao chen dengan girang.
"heheheh...kita turun"kata Bing.
Lalu mereka berdua mulai turun dan segera pemandangan pulau putih yang ditutupi oleh salju dan lautan biru yang luas seakan tidak berujung.
"wah...indahnya"kata Hao chen.
__ADS_1
Sementara itu Bing hanya tersenyum dan bergumam dalam hatinya"anak ini benar-benar berbeda dari waktu dia bertarung"
Kemudian mereka segera mengelilingi pulau es mistis dalam waktu lama sampai waktu mulai sore dan langit orange segera muncul dan menyinari mereka berdua yang sedang terbang.
"sepertinya batasku akan segera berakhir"kata Bing sambil menghela nafas.
Lalu dia segera turun disebuah gunung tinggi yang berhadapan dengan matahari terbenam yang berwarna jingga.
"hah...pemandangan yang bagus sekali"kata Hao chen.
"benar...ini bagus untuk sisa-sisa waktuku"kata Bing yang mengeluarkan cahaya biru ditubuhnya yang menandakan bahwa jiwanya akan hilang.
"jadi apa yang akan kau rencanakan setelah ini?"tanya Bing.
"aku ingin masuk keakademi untuk melindungi diri karena banyak sekali rahasia ditubuhku ini dan aku akan berlatih keras disana nanti"Jawab Hao chen.
"hem...lalu untuk apa kau berlatih keras?"tanya Bing lagi.
"tujuan utamaku adalah untuk membalas dendam! untuk orang yang menyakiti orang-orang yang aku cintai"jawab Hao chen dengan niat menakutkan.
"oh...hanya balas dendam sajakah?"kata Bing.
"tidak...tidak juga,aku juga ingin melindungi orang-orang yang aku sayangi,karena didunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa"kata Hao chen dengan mata yang mulai berkilau.
"yah...kau benar,hidupku benar-benar sulit dimana pada awalnya aku berpikir tuhan memberikanku takdir yang buruk namun pada akhirnya aku paham bahwa tuhan tidak menentukan takdirku namun meminta aku agar menetukan takdirku sendiri dan mempertanggung jawabkan takdirku sendiri"kata Hao chen dengan tenang.
"hah...andaikan saja aku memiliki pemikiran sepertimu maka aku akan bertahan lebih lama"kata Bing.
"yah...sudah waktunya aku pergi,terima kasih telah menemani aku disaat terakhirku...oh ya kau boleh menyerap semua kekuatanku kalau kau mau"kata Bing.
"benarkah?"tanya Hao chen.
"tentu saja benar...aku tidak ingin bereankarnasi menjadi Phoenix es surgawi lagi namun ingin menjadi manusia karena manusia bisa hidup bebas"kata Bing.
"begitu ya...aku mengerti"kata Hao chen.
Kemudian jiwa Bing segera keluar dan mulai menghilang dan dia segera memasang senyum pada Hao chen.
"oh...ya!,jika kau memiliki ingatan dikehidupanmu yang sekarang,maka ingatan untuk tidak menjadi harem atau memiliki banyak istri jika tidak kau akan jadi budak para istri seperti yang akan terjadi pada kedua mahluk itu"kata Hao chen dengan keras.
"hahahahahah,baiklah aku mengerti"kata Bing yang kemudian segera menghilang.
__ADS_1
Setelah itu Hao chen segera melirik jasad Bing yang segera mengeluarkan kristal berwarna biru dan juga dingin.
"sebaiknya aku simpan dulu nanti saja aku akan menyerapnya,dibandingkan yang lain dia nampak berbeda,dia seperti seorang pemikir"kata Hao chen sambil menyimpan jasad Bing.
Setelah itu Hao chen segera pergi kekapal dan dia segera bertemu Zhou yuan dan Ling feng kemudian menjelaskan apa yang terjadi dan mereka hanya menganguk saja.
Lalu Hao chen segera masuk kekamarnya dan masuk kedalam ruang penyerapan khusus untuk menyerap kekuatan Phoenix es surgawi miliki Bing.
"sepertinya ini akan sulit,karena suhu dinginnya...tapi karena ini kekuatan dari Bing maka aku akan menyerapnya"kata Hao chen yang sudah duduk bersilang.
Lalu setelah itu tubuh Phoenix es surgawi menjadi cahaya biru putih dan masuk kedalam tubuh Hao chen.
Awal Hao chen siap untuk menderita karena suhu dingin namun dia terkejut bahwa tidak terjadi apapun yang dia rasakan hanyalah perasaan sejuk dan nyaman.
"aneh apa yang terjadi?...bukankah aku harus menderita disuhu dingin yang menakutkan dari Phoenix es surgawi,tapi kenapa hanya perasaan yang nyaman saja?"tanya Hao chen dengan bingung.
"kau masih tidak paham nak?"kata sebuah suara misterius yang muncul dipikirannya.
"siapa itu!?"kata Hao chen dengan keras.
"siapa aku...?,hem...bahkan aku juga tidak tau dan aku juga tidak memiliki tubuh"jawab suara itu.
"hah...?,jadi apa tujuanmu?"tanya Hao chen dengan kewaspadaan penuh.
"hem...aku akan memberikan sesuatu atau lebih tepatnya sebuah warisan"jawab sosok misterius.
"warisan...?,lalu apa warisannya?"tanya Hao chen lagi.
"aku juga tidak tau ini warisan apa?,yang pasti belum ada yang pernah mengetahuinya bahkan aku sendiri"jawab suara itu dengan bingung.
"kau ingin memberikan warisan yang bahkan tidak kau ketahui!"kata Hao chen dengan kesal.
"ah...sudahlah terima saja siapa tau kau dapat mengetahuinya"kata suara itu yang mengeluarkan sebuah cahaya emas misterius dan langsung masuk ketubuh Hao chen.
"baiklah karena telah selesai maka aku akan pergi da...daaaa"kata suara misterus itu.
"eh...?,tunggu jelaskan dulu,woy anjeng"kata Hao chen dengan kesal,namun tidak mendapatkan respon apapun.
"haa...setidaknya tidak berbahaya bagi aku,jika tadi berbahaya kekuatan guru akan langsung melenyapkannya"kata Hao chen.
"sebaiknya aku fokus saja menyerap kekuatan Phoenix es surgawi,karena ini akan membutuhkan waktu lama maka ketika aku selesai maka kekuatan aku akan meningkat drastis"kata Hao chen dengan senang.
__ADS_1
Namun Hao chen tidak tau bahwa warisan yang dia terima adalah entitas yang telah melampaui segalanya.
...______________________...