The Heaven Land

The Heaven Land
Akhirnya selesai


__ADS_3

Didalam suasana cangung dan aneh Hao chen dan Lin yuhan hanya bisa duduk seperti anak kecil yang bersalah.


"Apakah kalian puas sudah mengejekku?!" tanya Hao yu dengan kesal.


"....!" mereka berdua hanya bisa diam dan sunyi, tapi Hao chen segera mengirimkan pesan spiritual kepada Lin yuhan.


Sontak ada rencana aneh yang terlintas dipikiran mereka berdua.


"Ya...kami minta maaf...mama!" ucap Hao chen dengan berusaha untuk menahan tawa.


"Ya...yuhan juga meminta maaf...mama~~" sambung Lin yuhan dengan suara mengoda.


"Bluss...!" Hao yu pun lagi-lagi kembali memerah dan bahkan lebih memerah.


"K-Kalian iniiiii....!" Hao yu menjadi tidak berdaya dan akan kembali pingsan, karena ejekan Hao chen dan Lin yuhan.


"Pffrt...wajahmu imut sekali Bis sis." Ucap Lin yuhan dengan mengedipkan matanya.


"Hahahaha...akhirnya, kakak benar-benar merasakan malu juga!" Hao chen segera tertawa keras melihat, reaksi kakaknya.


"Dasar kalian ini...!" Hao yu segera mengeluarkan hawa dingin menusuk dan mata ungunya bersinar terang yang menunjukan niat yang menakutkan.


"Eh...? big sis kau tidak akan menyerangkan?" tanya Lin yuhan dengan keringat dingin.


Namun Hao yu tidak sama sekali menjawabnya dan segera memberikan senyum aneh.


"Tapi aku seriusan loh...untuk mencarikan kakak kekasih!" ucap Hao chen secara tiba-tiba.


"Apaaa....!" Hawa dingin yang menakutkan segera turun dan Hao yu kembali memerah.


"Apa maksudmu mencarikan aku kekasih?!" tanya Hao yu dengan wajah memerah.


"Tentu saja aku akan membantu kakak, dari pada memikirkan aku untuk mencari pasangan. Lebih baik kakak sesegera mungkin mencari kekasih, juga umur kakak sudah mencapai dua puluh tahun bukan!" jawab Hao chen dengan wajah datar.

__ADS_1


"T-Tapi-Tapi...itukan." Hao yu tidak bisa menjawab atas pernyataan Hao chen yang tajam.


Kemudian pembicaraan antara Hao chen dan Hao yu berlanjut dengan suasana ceria, walaupun Hao yu sering mendapatkan ejekan dari Hao chen. Hao yu tetap senang bisa berbicara dengan normal.


Pembicaraan mereka segera berakhir, setelah akan adanya pengumuman akhir untuk masuk kedalam akdemi langit cerah.


Dengan perasaan lebih baik Hao chen keluar terlebih dahulu, diikuti Hao yu yang sedang menopang Lin yuhan karena mabuk berat.


"Sepertinya kak yuhan, memiliki kelemahan terhadap alkohol rupanya?" tanya Hao chen dengan ekspresi aneh.


"Ya...ketika dia mabuk semuannya jadi kacau, bukan hanya itu dia bahkan bisa mabuk oleh kafein!" jawab Hao yu dengan keadaan tidak percaya.


"Hahaha...sepertinya hubungan kalian berdua dekat, tapi apakah dia satu-satunya teman dekat kakak?" tanya Hao chen lagi.


"Hah...untuk teman dekat aku ada satu lagi yang saat ini berada diakademi Phoenix, tapi dia lebih menyebalkan dari pada Lin yuhan." Gerutu Hao yu dengan kesal.


"Seperti apa orangnya? sampai membuatmu kesal begitu." tanya Hao chen dengan penasaran.


"Hah...dia memiliki kebiasaan suka menantangku terus menerus, walaupun ketika kami berdua bertarung aku selalu menang. Dia masih saja tidak pernah mau menyerag dan terus memantangku, bahkan ketika aku mandi...dia masih saja menantangku!" jawab Hao yu dengan wajah cemberut.


"Bukankah kau akan jauh lebih populer dariku, dengan bakat dan kemapuanmu Itu bisa saja dicapai." Hao yu segera membalikan fakta tentang kekuatan Hao chen yang sebenarnya.


"Yah...untuk itu sih, akan mustahil karena aku sudah memiliki rencana..." Dengan berusaha menyembunyikan niatnya, Hao chen berusaha untuk tidak dipandang oleh kakaknya.


"Hah...jadi seperti itu, andaikan saja aku juga tau akan seperti ini jadinya. Aku lebih memilih rencanamu itu." Ucap Hao yu yang segera menyesali dan meratapi tindakannya.


Obrolan santai dan ringan menenami Hao chen, sampai Hao chen melihat keempat temannya "Kakak aku pergi dulu...jaga dirimu baik-baik, oke!"


"Hem...kau juga jangan berlebihan, tetap jalani hidupmu seperti yang dikatakan oleh guru!" Hao yu segera melambaikan tangannya pada Hao chen yang menuju kearah teman-temannya.


Ketika Hao chen mendekati Zhou yuan dan yang lain, ada senyum aneh diwajah mereka.


"Bagaimana kak chen?" tanya Ling feng.

__ADS_1


"Hanya satu kata, yaitu kacau balau!" jawab Hao chen dengan senyum.


"Memang apa yang terjadi?" tanya Qi zijing dengan rasa penasaran.


"Hehehe...rahasia dong!" jawab Hao chen sambil mengedipkan matanya.


"Apa...!" ucap mereka secara serentak.


Ketika percakapan singkat diantara mereka berempat, tiba-tiba suara yang dikenali oleh mereka segera terdengar "Baiklah aku ucapkan selamat terlebih dahulu, karena kalian masih bisa selamat dan hidup."


Setelah suara itu terdengar semua peserta ujian akdemi langit cerah diam dan sunyi.


"Aku ingin mengatakan, bahwa tidak semua dari kalian yang akan masuk kedalam akademi. Hanya orang-orang yang berusaha sajalah yang akan lulus."


"Baiklah tanpa perlu basa-basi lagi, aku akan mengumumkan terlebih dahulu orang-orang yang berhasil lulus!" ucap Xiao Qi dengan suara keras.


Kemudian setiap token dari puluhan ribu peserta mulai menyala ada yang berwarna biru yang berjumlah sedikit dan ada yang berwarna merah dengan jumlah besar.


"Baiklah bagi token yang berwarna biru aku nyatakan selamat karena telah diterima, tapi bagi yang berwarna merah maka aku mengatakan maaf kalian gagal!" ucap Xiao Qi dengan suara nyaring.


Sontak hal tersebut menimbulkan kekecewaan pada peserta ujian dengan warna token merah.


"Tapi kalian jangan merasa kecewa! kalian telah mendapatkan banyak pengalaman dijalan surgawi dan gunakan hal tersebut untuk berlatih, terlebih lagi kalian masih memiliki maksud semangat." Ucap Xiao Qi dengan tegas.


Perkataan tersebut membuat para peserta kembali semangat, kemudian mereka yang gagal pun kembali keluar dari jalan surgawi lebih dahulu. Mereka mungkin gagal dalam ujian, tapi ujian tersebut tidak gagal melatih mereka, dengan melewati mara bahaya dijalan surgawi mereka sudah memiliki pengalaman yang tak terkatakan, yang akan membantuk mereka untuk menjadi kuat.


Sementara itu sembilan puluh peserta yang berhasil lulus termasuk Hao chen dan yang lain sedang menunggu instruksi selajutnya.


Kemudian Xiao Qi segera berbicara "Baiklah aku ucapkan selamat sekali lagi bagi para peserta yang lulus, tapi aku harus mengatakan bahwa kalian akan memulai latihan dan belajar kalian diakdemi mulai dari sekarang yang merupakan hal yang sulit. Jadi kalian boleh berbangga telah lulus menjadi bagian akademi langit cerah namun kalian harus tau, jika juga harus tetap berjuang agar bisa bertahan diakademi langit cerah nantinya, apakah kalian mengerti sekarang?!"


"Agar bisa bertahan? apa yang dimaksud olehnya?" ucap Hao chen dalam benaknya.


Kemudian Xiao Qi segera memberikan instruksi lebih lanjut dengan detail dan membutuhkan waktu yang lama. Tapi setelah semua itu selesai kesembilan puluh orang yang lulus bisa kembali dengan rasa bangga dihati mereka.

__ADS_1


*Note: Jangan salah paham sama judulnya, novel ini masih lanjut...oke!


__ADS_2