
Segera perkelahian antar dua Dewa Hao Chen dan sembilan ras Saint Race dimulai, karena keuntungan jumlah orang-orang suci tersebut bisa menyerang Hao Chen dengan kemampuan yang bervariasi, dengan kultivasi mereka yang berada diatas Dewa Bumi setiap serangan mampu menguncang langit dan Hukum Dunia.
Tapi Hao Chen nampak dingin dan biasa saja saat menghadapi serangan mereka, dia lebih melakukan pertahanan dari pada langsung melakukan serangan agresif pada orang-orang suci, dan lagi ada sesuatu yang aneh padanya saat serangan yang diarahkan padanya seperti tidak mempan.
Quan Feng, Dewa Surgawi diantara sembilan orang-orang suci yang merupakan penjaga Pagoda Emas Suci dimakam primordial, dia menggunakan tombak emas ditangannya seperti Naga, teknik tombak yang bisa dikategorikan sebagai salah satu yang terbaik di dunia Saint, tapi Hao Chen dapat dengan mudah menangkisnya dengan menggunakan tangan kosong, sehingga dia harus mundur karena merasakan bahaya yang mengerikan darinya.
Adapun Yuan Li dan Yu Zhen seorang Dewa Langit yang bekerja sama untuk membentuk beberapa sususan roh yang kuat, mulai dari serangan, pertahanan, hingga penekanan yang diarahkan pada Hao Chen. Tapi Hao Chen memandang susunan roh tersebut dengan dingin, matanya tiba-tiba bersinar oleh cahaya azure yang indah dan kedua jarinya segera diselimuti oleh niat pedang yang kuat, sehingga Hao Chen hanya perlu mengerakan jarinya saja untuk menghancurkannya, walaupun dia tidak berhasil membunuhnya setidaknya kedua orang itu terluka cukup parah.
Tidak hanya itu tujuh Dewa Bumi lainnya menyerang Hao Chen dengan cara yang cukup brutal dan kasar untuk mengecoh nya, namun entah mengapa setiap serangan yang diarahkan pada Hao Chen serasa tidak ada yang berhasil kena.
Yuan Li berbalik dan berkata Quan Feng, "Kita tidak bisa terus seperti ini Saudara Quan! saudara-saudara kita yang berada diranah Dewa Bumi akan segera mati jika terus seperti ini, kartu truf kami juga tersisa sedikit!"
Quan Feng segera menggertak giginya dan mengangguk, segera tombak emasnya bersinar terang oleh cahaya emas yang sangat terang, energi Saint yang sangat kuat secara tiba-tiba muncul dari ujung tombak, kekuatan dari tombak tersebut bahkan menyebar hingga ratusan mil jauhnya, sehingga orang-orang yang sudah menjauh saja dapat merasakannya.
"Artefak tingkat Kuno?" Hao Chen sedikit terkejut saat melihat tombak emas ditangan Quan Feng.
Apa yang dipegang oleh Quan Feng adalah senjata tingkat Kuno yang dibuat oleh seorang pembuat Artefak tingkat Kuno yang dibuat dengan menggunakan energi dari seorang Raja Dewa, dan itu terbuat dari logam cahaya mendalam yang merupakan bahan tingkat Kuno tertinggi.
"Benar sekali manusia, pedang ini bernama 'cahaya kebenaran' merupakan salah satu artefak yang aku dapatkan didalam Makam Primordial, aku sebenarnya tidak ingin menggunakan ini pada ras kelas tiga sepertimu, tapi kau telah membuatku sangat takjub sehingga harus menggunakan kartu truf ini." Ucap Quan Feng dengan bangga dan percikan cahaya suci disekitarnya.
Saat Hao Chen melihat sosoknya ditengah percikan cahaya suci, dia dapat melihat otot-otot tubuhnya bergetar, pembuluh darahnya ikut keluar dan wajahnya berubah pucat. Quan Feng hanya bisa digunakan secara paksa olehnya, sehingga ini dapat membuktikan jika dia belum sepenuhnya memurnikan artefak tersebut.
Disaat yang sama Yuan Li segera memegang pedang sedingin bulan dimalam hari, energi yang sama kuatnya dengan pedang cahaya kebenaran juga keluar. Pedang itu berkilau oleh percikan biru cerah, dan ada cahaya suci kebiruan bagaikan galaksi.
"Kau benar-benar bisa membuatku menunggu Pedang Galaksi Biru untuk seukuran ras kelas tiga, berbanggalah karena telah mati oleh pedangku!" Kata Yuan Li dengan pedang biru cerah ditangannya.
Disaat yang sama Yu Zhen juga menelan sebuah Pill misterius, dan segera membentuk sebuah susunan roh yang sangat kuat, kali ini susunan roh tersebut merupakan tipe penyerang, dan berada ditingkat Kuno rendah yang bisa dikatakan lumayan kuat.
"Manusia rendahan, matilah dengan kebanggaan karena telah mati ditangan kami!" Ucap Quan Feng dengan senyum mengejek.
Quan Feng, Yuan Li, Yu Zhen berserta dengan tujuh Dewa Bumi lainnya bergegas maju kearah Hao Chen.
Pedang galaksi biru membelah kearah Hao Chen seperti sebuah galaksi yang sedang turun ke bumi, Hukum Ilahi yang sangat kuat ikut bertebaran dimana-mana.
"Susunan roh ilahi Langit Biru!"
Seperti sedang ada langit yang sedang runtuh, susunan roh Yu Zhen mampu membuat Hukum Ilahi yang cukup kuat untuk menggetarkan langit dan bumi, Hukum Ruang dan Hukum Bintang tercampur secara bersamaan didalam sususan roh tersebut, namun konsumsi energinya pasti sangat besar yang membuatnya menjadi pucat.
Lalu tombak emas ditangan Quan Feng berubah menjadi seekor naga ribuan meter besarnya, cahaya emas segera bersinar diatas langit dan naga keemasan tersebut segera menerkam kearah Hao Chen.
__ADS_1
"Semua susunan roh dan Artefak yang kalian miliki sangat luar biasa, tapi sayangnya dipakai oleh orang bodoh seperti kalian..." Hao Chen mengelengkan kepalanya dengan ekspresi kecewa.
"Tidak tau malu!" Mereka semua berteriak dan segera melepaskan segenap kekuatan mereka pada Hao Chen.
Jika bukan karena fondasi dunia buatan yang ada dimakam primordial, mungkin hanya dengan aura dari serangan mereka sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan seluruh dunia ini, ditambah lagi tujuh Dewa Bumi lainnya juga ikut menyerang dengan menggunakan segenap kekuatan.
Tapi Hao Chen hanya tertawa terbahak-bahak saat energi ditubuhnya segera melonjak naik, ada kegelapan yang misterius tanpa mengandung Hukum apapun dan itu memberikan perasaan buruk disekitarnya.
Hao Chen dengan santai meletakkan tangannya dipunggungnya dengan santai, dia mengeluarkan sedikit energi yang setara dengan serangan sembilan ras Saint Race tersebut.
"BOOM! BOOM! BOOM! BOOM!"
Sembilan energi kuat disertai oleh tujuh kekuatan yang cukup untuk menguncang langit mengelilingi Hao Chen dari berbagai sudut.
Tapi Hao Chen dengan santainya menunjukkan jari telunjuknya kearah serangan-serangan tersebut, dan diujung jarinya aliran kekuatan hitam misterius.
Seketika ketika serangan dari sembilan orang-orang suci tersebut dilahap oleh sebuah lubang hitam yang tiba-tiba muncul dari ujung jari Hao Chen, entah itu tebasan Artefak, serangan susunan roh, bahkan teknik dan kemampuan super kuat pun ikut tertelan oleh lubang hitam tersebut.
"TIDAK MUNGKIN!!" mereka semua sontak kaget dan kehilangan ketenangan, serangan tersebut sudah mampu membuat seorang Raja Dewa terbunuh dengan kombinasi seperti itu.
Tapi, entah dari mana lubang hitam tersebut, dia dapat menelan semua serangan yang telah mereka kerahkan dengan susah payah, dan itu dilakukan oleh Hao Chen dengan santai seperti tidak melakukan apapun.
"Kalian benar-benar sampah tidak berguna, aku bahkan mengizinkan kalian untuk melakukan persiapan, dasar tidak berguna!" Ucap Hao Chen dengan senyum mengejek.
"Sekarang, terimalah serangan kalian sendiri..." Ucap Hao Chen.
"BOOM!!!"
Segera bola energi tersebut meledakan keberbagai penjuru, serangan yang sebelumnya diarahkan pada Hao Chen kembali lagi kearah mereka, dan lagi itu terasa lebih stabil serta sangat kuat dari pada yang mereka lakukan.
"Saudara! Tolonggg!!!"
"Agrhhhh!!!"
Dengan tingkat kultivasi diranah Dewa Bumi, ketujuh orang-orang suci tersebut langsung mati dalam sekejap, energi yang sangat kuat membuat tubuh mereka hancur lebur sampai tak bersisa.
Namun tiga orang yaitu Quan Feng, Yuan Li, dan Yu Zhen berhasil selamat dengan kondisi yang sangat buruk, jika bukan karena artefak pertahan serta Rune khusus ditubuh mereka, sudah dipastikan kematian mereka akan terjadi disaat itu juga.
"Ada yang masih hidup? aku pikir seorang Raja Dewa saja akan mati jika terkena serang tadi, sepertinya kalian memiliki posisi spesial didunia Saint dengan artefak serta Rune misterius tersebut." Ucap Hao Chen dengan tatapan sinis.
__ADS_1
"Kau! Kau beraninya membunuh saudara-saudaraku! aku akan membunuhmu, dasar iblis..." Yu Zhen segera maju dengan membakar darahnya untuk meningkatkan kekuatannya.
"Semut yang menjengkelkan..." Hao Chen dengan santai menjentikkan jarinya dengan santai.
Energi Absolute yang memiliki tingkat yang luar biasa segera melonjak naik dari tubuhnya, sebuah medan ruang yang sangat kuat segera muncul disekitarnya.
Yu Zhen yang sudah dalam kondisi pikiran kacau menerobos masuk kedalam medan ruang, sehingga tanpa sadar tubuhnya ditekan oleh kekuatan ruang yang sangat kuat dan bisa meremukkan tubuhnya kapan saja.
"Mati..."
Segera ruang disekitarnya memadat dengan sangat cepat sehingga membuat Yu Zhen mulai remuk secara perlahan.
"AGRHHHH...!!!"
Dalam sekejap Hao Chen berhasil membunuh kultivator ranah Dewa Langit dengan menggunakan kekuatan ruang, dan menyisakan dua orang lagi yaitu Quan Feng dan Yuan Li yang merinding ketakutan melihat sosok Hao Chen.
Sekarang giliran kalian berdua..." Hao Chen segera mengayunkan tangannya, dan dua pedang petir ungu yang benar-benar murni berasal dari petir muncul disekitarnya.
Namun Hao Chen tidak langsung membunuhnya dan malah tersenyum tipis saat menatap kesebuah lubang dimensi yang tiba-tiba muncul, tidak hanya satu jumlah lubang dimensi yang bermunculan berjumlah lebih dari ratusan.
"Hahahaha! kau bodoh manusia rendahan, walaupun kau berhasil mengalahkan kami, satu jutaan pasukan khusus dari dunia Saint akan membantaimu!" Ucap Yuan Li dengan senyum penuh kemenangan.
Tapi Hao Chen hanya acuh dan menatap ratusan kapal ruang angkasa mulai bermunculan dari lubang dimensi tersebut, dan Hao Chen sangat takjub melihat ratusan kapal ruang angkasa tingkat Origin tinggi dan bahkan ada satu kapal ruang angkasa yang berada ditingkat Kuno Menengah.
Setelah itu muncul seorang pria dengan rambut emas panjang dan mata bercahaya oleh aura suci, dia begitu tampan dan membawa perasaan dunia lain seakan-akan dia adalah anak dewa yang sesungguhnya, bahkan tingkat kultivasinya berada diranah Dewa Surgawi Puncak.
"Aku Yu Shen, salah satu Pangeran Surgawi dari Surga Suci Cahaya. Menyarankan agar kau membunuh dirimu sendiri dan menyerahkan harta yang kau miliki, jika tidak kau akan menyesali perbuatanmu." Ucapnya dengan aura kesombongan yang sangat kuat.
Hao Chen sendiri tidak tahu menahu tentang gelar yang disebutkan oleh Yu Shen atau nama Surga Suci Cahaya, tapi yang jelas itu merupakan gelar yang diberikan berdasarkan Kekuatan dan bakatnya.
"Baiklah...karena sudah datang jauh-jauh..." Hao Chen segera tersenyum tipis dan segera mengirimkan dua pedang petir tersebut untuk membunuh Quan Feng dan Yuan Li.
"TIDAK! AGRHHHH!!!"
Segera petir menyambar tubuh kedua orang itu yang menyebabkan tubuh mereka hangus dan mati seketika, bahkan petir dari pedang tersebut mampu menghancurkan jiwanya sekaligus.
"Berani-beraninya kau membunuh ras Saint Race kami!!!" Ucap Yu Shen dengan marah.
"Aku tidak peduli siapa kau dan dari mana asal kalian, karena kalian telah membuat masalah denganku akan aku bunuh kalian!!!" Hao Chen membalas dengan marah.
__ADS_1
"Kau akan menyesali perbuatanmu..." Yu Shen berkata dengan nada mengancam.
"Kau cerewet sekali, matilah!" Hao Chen segera maju tanpa rasa takut.