
Selama lebih dari sebulan perjalanan dari pulau Gagak emas Hao chen dan yang lainnya akan segera berhenti dipulau berikutnya.
"wah...ini dingin sekali"kata Zhou yuan yang telah memakai pakaian tebal.
"kau masih belum terbiasa..ya dengan suhu sedingin ini"kata Ling feng yang melihat keadaan Zhou yuan.
"yah...memang begitu aku jarang sekali berinteraksi dengan salju dan es, biasanya jika ada musim dingin aku suka sekali tidur didepan perapian"kata Zhou yuan sambil memunculkan api ditangannya.
"jangan kau gunakan itu ini bagus untuk latihanmu agar kau terbiasa dengan perubahan iklim"kata Hao chen yang langsung mematikan api Zhou yuan.
"eh...!? baiklah aku akan nurut...wuwuwu"kata Zhou yuan dengan sedih.
"hem...jadi kita akan berhenti disebuah pulau nanti ya, Ling feng kalau boleh tau apa nama pulau itu?"tanya Hao chen.
"pulau yang akan kita datangi adalah pulau es mistis, kita akan berhenti dipulau itu untuk memasang sebuah panghancur es dikapal nanti prosesnya pun akan berlangsung dua minggu lebih"jawab Ling feng.
"hem...begitu ya.., kalau boleh tau apa itu pulau es mistis?"tanya Hao chen lagi.
"benar aku juga ingin tau apa itu pulau es mistis"kata Zhou yuan sambil mengigil.
"pulau es mistis merupakan salah satu pulau paling misterius ditanah surgawi, dimana menurut mitosnya banyak orang menghilang dipulau ini baik manusia maupun mahluk hidup lainnya dan juga ada kabar bahwa dipulau ini ada Phoenix es surgawi yang tinggal ditempat ini"kata Ling feng sambil memasang wajah misterius.
"oh...jika itu benar dan kita bertemu dengannya maka kita akan membunuhnya, sepertinya dia cocok untuk dijadikan kristal roh keempat pedang perak amethyst"kata Hao chen dengan niat buruk.
"aaaa....?"dengan bingung mereka berdua menatap Hao chen yang sedang memiliki niat buruk.
Setelah kurang lebih dua jam akhirnya mereka segera melihat pulau yang berwarna putih salju dan ketika mereka mendekati pulau tersebut salju pun mulai turun.
"wah...jadi ini yang namanya salju"kata Zhou yuan dengan girang.
"saudara yuan ini pertama kalinya kau melihat salju?"tanya Ling feng.
"benar ini pertama kalinya"jawab Zhou yuan.
Kemudian kapal mereka segera berhenti dipelabuhan dan mereka segera dikejutkan bahwa ada sebuah kota yang luas dipulau ini, kemudian mereka bertiga segera berjalan santai dipulau itu.
"luar biasa...aku tadi tidak melihat adanya kota tadi"kata Zhou yuan.
__ADS_1
"itu wajar saja tapi ketika dimalam hari pulau ini akan bersinar terang"kata Ling feng.
"hem...jadi kau banyak tau rupanya sang pujangga cinta kita"kata Hao chen sambil mengoda Ling feng.
"aaapa-apaan julukan itu kak chen!?"kata Ling feng dengan wajah yang telah memerah.
Sementara itu Zhou yuan yang sedang berjalan disebelah Hao chen hampir terjatuh ketika mendengarkan perkata Hao chen dan berusaha untuk menahan tawa.
"kalau kau ingin tertawa,tertawa saja sepuasmu"gerutu Ling feng dengan kesal namun wajahnya masih memerah.
"muahahahahaha...sang pujangga cinta, julukan yang bagus kak chen"kata Zhou yuan yang sudah tertawa terbahak-bahak.
Sementara itu Ling feng semakin malu karena mereka langsung menjadi pusat perhatian.
"berhentilah tertawa, lihat kita jadi pusat perhatian"kata Ling feng.
"apa masalahnya?"kata Hao chen.
"benar-benar apa masalahnya, kita juga sambil menunjukan pada mereka bahwa para kultivator juga memiliki emosi ahahahahah"kata Zhou yuan yang masih terus tertawa.
"kak chen lihat dia, dia terus mengejekku"kata Ling feng yang mulai mengadu pada Hao chen.
"hahahaha, aku tidak tahan lagi!, tadi sang pujangga cinta sekarang kesatria kuda putih"kata Zhou yuan sambil tertawa keras.
"k-kak chen!!! kau mengejek aku lagi"kata Ling feng dengan wajah semakin memerah dan sanggup melelehkan es.
"maaf...maaf...maaf deh, habisnya drama kalian begitu terasa sih"kata Hao chen sambil menutup mulutnya.
"hahahaha, seperti drakor..ya "kata Zhou yuan.
Sementara itu Hao chen langsung kaget ketika Zhou yuan menyebut drakor, lalu didalam hati dia segera berkata"drakor..? drama korea apakah didunia ini ada drama korea?"
"oh..ya kak chen kalau boleh tau bagaimana alur ceritanya kalau boleh tau...?, karena Ling feng menutupi beberapa kisahnya waktu itu"kata Zhou yuan dengan penasaran.
"tidak jangan ceritakan!!"kata Ling feng.
"oh...waktu itu benar-benar penuh drama, dimana sang wanita berpura-pura membenci sang pria dan bahkan sampai peluk-pelukan, lalu karena merasa sang pria ada dalam bahaya dia pun rela sampai ditampar oleh sang pria, namun sang pria malah mendapatkan masalah dan hampir terbunuh...lalu seorang dengan jubah segera melerai pertengkaran suami istri tersebut"kata Hao chen dengan gaya.
__ADS_1
"siapanya yang suami istri, berhentilah mengejekku!!"teriak Ling feng dengan malu.
"hahahahaha,penuh drama suami istri"kata Zhou yuan.
"huh...setidaknya lebih baik dari pada diputusi oleh tunangan sendiri"kata Ling feng dengan kesal.
Setelah Zhou yuan mendengarkan hal itu entah mengapa dia menjadi suram.
"eh...maaf aku keceplosan"kata Ling feng yang telah sadar bahwa perkataannya membuat sebuah masalah.
"hahahaha memangnya aku peduli"jawab Zhou yuan yang langsung tertawa lepas.
"eh..?"kata Ling feng dan Hao chen dengan bingung.
"kalau putus tinggal cari lagi ditambah aku memiliki darah Phoenix yang merupakan mahluk paling indah, karena itulah aku akan menjadi sangat tampan"kata Zhou yuan.
"karena kau sangat tampan kau akan membuat kerajaan harem dan menikahi puluhan istri dan kau akan dikenal sebagai Kaisar Dewa harem"kata Hao chen.
"hahahaha Kaisar Dewa harem, memang cocok untuk tabiatnya yang berparas tampan"kata Ling feng yang pada akhirnya membalas.
"apa-apa!!!, tidak benar...itu tidak benar!!"kata Zhou yuan dengan panik.
"Zhou yuan saudaraku aku sarankan kau jangan menjadi harem, karena kau akan menjadi'budak para istri"!!!"kata Hao chen dengan keras.
"hahahaha, budak para istri dan kaisar dewa harem"kata Ling feng dengan keras.
"b-bagaimana kau bisa mendapatkan julukan itu kak chen!!!?"tanya Zhou yuan dengan wajah kesal.
"hohoho tentu saja ketika kita berada ditempat kelompok rubah ekor enam dimana 70 persen wanita ditempat itu menarikmu kekasur"kata Hao chen dengan senyum jahat.
"apa!!!!!"dengan tidak berdaya Zhou yuan hanya bisa menjadi suram.
"tapi akan seperti apa jika dia tau bahwa Ling feng telah dipegang-pegang oleh wanita lain aku penasaran"kata Hao chen sambil merlirik Ling feng.
Setelah mendengarkan kata-kata Hao chen mereka berdua akhirnya menjadi suram dan sunyi.
"kekekeke kalian jadi diam juga pada akhirnya"kata Hao chen sambil mengelus kepala mereka berdua.
__ADS_1
Seperti anak yang patuh mereka berdua hanya bisa pasrah dengan ejekan Hao chen, namun mereka tidak sadar bahwa ada aura misterius yang seperti mengawasi mereka.