The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 289. Tujuan setelah ini


__ADS_3

Kemudian dengan perasaan takut Ling Feng dan Xie Yu menjelaskan segalanya pada Hao Chen. Mulai dari perjalanan mereka menuju ke turnamen pemuda berbakat, misi-misi yang dijalani, sampai kegiatan terakhir mereka jalani, sebelum bertemu Hao Chen.


Walaupun begitu mereka berdua kadang menyimpan sesuatu yang tidak ingin dibicarakan, tapi dengan cara yang sangat ampuh, Hao Chen dapat dengan mudah memaksa mereka membuka mulut.


Ada beberapa topik pembicaraan yang membuat Hao Chen menyeriyit. Terutama masalah Zhou Yuan yang selalu membuat banyak wanita secara tidak sadar jatuh cinta padanya.


Memang dengan kombinasi Malaikat Cahaya Suci dan Phoenix Api emas, dapat membuat penampilan Zhou Yuan menjadi sangat luar biasa. Tapi dia hampir tidak pernah sama sekali mengatur aura dan tindakannya, sehingga secara tidak sadar Zhou Yuan telah membuat beberapa wanita jatuh cinta padanya.


"Sepertinya aku tidak bisa bertindak lebih jauh lagi..." Hao Chen menghela nafas panjang, sembari melihat Ling Feng dan Xie Yu yang babak belur olehnya.


Tapi senyum tipis segera muncul diwajahnya, Hao Chen tidak menyangka jika perkembangan saudara bersumpahnya akan sampai sejauh ini, bahkan tanpa bantuan dirinya. Mereka bertiga telah mencapai banyak hal dengan usaha sendiri.


"Sudahlah...aku akan menunggu Zhou Yuan sadar dulu. Tapi aku masih tidak tau kabar di kekaisaran manusia sekarang, bahkan aku cukup terkejut sekte iblis mulai memusuhi planet surgawi." Hao Chen bertanya-tanya dengan penasaran.


"Sebenarnya semenjak organisasi bernama 72 istana iblis mulai bergerak, seluruh sekte iblis diseluruh planet surgawi melakukan kerjasama, dengan tujuan menaklukkan planet ini." Kata Ling Feng dengan kondisi mulai membaik.


"Sudah bergerak secara terbuka ya..." Hao Chen segera teringat tentang kedua orangtuanya.


Setelah dia menyelesaikan urusannya diplanet tanah surgawi, dan mencapai ranah dewa kelas satu. Hao Chen akan mulai menjelajahi alam semesta untuk berkultivasi, serta mencari keberadaan kedua orangtuanya.


Tapi apa yang menjadi masalah untuknya sekarang. Hao Chen tidak memiliki petunjuk dimana mereka berada, bahkan dimana mereka terakhir kali berada.


"Sebelum aku meninggalkan planet ini, aku akan mencari petunjuk tentang kedua orangtuaku." Batin Hao Chen.


"Ngomong-ngomong Ling Feng...apakah kau telah menyelesaikan urusanmu?" tanya Hao Chen tanpa sadar.


"Urusan? Hem...kalau masalah hubunganku dengan Qian Ziwei sudah membaik, bahkan aku sendiri berencana mengunjungi kedua orangtuanya." Jawab Ling Feng dengan penuh semangat.


"Hem...begitu ya, bagaimana denganmu Xie Yu?" Hao Chen bertanya pada Xie Yu.

__ADS_1


"Tidak banyak yang terjadi, hubungan kami cukup baik, walaupun kami sering bertengkar. Kami pasti akan saling memperbaikinya, kak Chen juga tau kami berdua adalah tunangan." Xie Yu menjawab dengan santai.


Lalu Ling Feng secara tiba-tiba bertanya dengan terkekeh pelan, "Bagaimana denganmu kak Chen?"


"Hoo....sudah berani bertanya seperti itu padaku ya?" tanya Hao Chen dengan tatapan menakutkan.


"Ah! tidak! tidak! kau tidak perlu mengatakan apapun." Kata Ling Feng dan Xie Yu sambil menggelengkan kepalanya dengan keras.


"Hah...hubunganku dengan Su Yao sudah jelas, walaupun kami terlalu lama menekan perasaan kami. Tapi saat ini hubungan kamu berdua jelas, dan aku tidak perlu menyimpan apapun." Ucap Hao Chen dengan santai.


Suasana awalnya sunyi, tapi setelah beberapa saat Ling Feng dan Xie Yu tertawa kecil. Sebelum menepuk pundak Hao Chen dengan perasaan senang.


"Hahahaha! ternyata kak Chen sudah memiliki pasangan lebih dulu." Ling Feng tertawa terbahak-bahak, bahkan dia tidak menahannya sama sekali.


"Benar! benar! kalau begitu bukannya hanya dia saja yang menyendiri?" Xie Yu juga tidak kalah senangnya.


Melihat kedua temannya tertawa girang, Hao Chen menjadi bingung.


"Begini biar aku jelaskan. Karena banyaknya wanita yang tertarik dengan Zhou Yuan, dia sampai saat ini masih jomblo. Bahkan karena kepopulerannya, Zhou Yuan itu kesulitan untuk mengungkapkan isi hatinya pada seorang wanita." Jawab Ling Feng sambil tersenyum pahit.


"Eh? aku kira dia memiliki hubungan dengan Meng Zhu? memang apa yang terjadi?" Hao Chen menjadi bingung, bahkan ekspresi tak percaya muncul diwajahnya.


"Ugh...sebenarnya, kondisi hubungan mereka baik-baik saja setahun lalu. Tapi semenjak Zhou Yuan sering berpergian dan menarik perhatian para wanita, bahkan membuat beberapa wanita jatuh cinta sampai mati dengannya. Meng Zhu secara alami merasa jarak diantara mereka berdua semakin menjauh." Jawab Xie Yu dengan ekspresi pahit.


Hao Chen hanya bisa mengangguk saja, sebab walaupun hubungan Zhou Yuan dan Meng Zhu bisa dikatakan baik, tapi mereka tidak pernah mencapai titik dimana, ada perasaan yang muncul dihati mereka berdua.


Walaupun ada, itu pasti sulit untuk dilihat. Bahkan Hao Chen sendiri bingung dengan kondisi mereka berdua, bahkan dia sendiri sulit menebak seberapa jauh hubungan mereka.


"Sudahlah...kita tidak perlu ikut campur dalam hubungan mereka berdua, sebaik kita membiarkan semuanya mengalir seperti aliran air sungai." Ucap Hao Chen sambil melirik tempat Zhou Yuan dirawat.

__ADS_1


Setelah beberapa saat Aray yang mengurung pulau Phoenix sudah lenyap sepenuhnya. Lalu orang-orang kuat tingkat dewa berdatangan dengan ekspresi khawatir, bahkan ada yang sampai menangis karena anak ataupun murid mereka mati.


Sehingga kejadian ini akan memperdalam dendam antara sekte iblis dan orang-orang kekaisaran manusia, bahkan kemungkinan besar akan terjadi perang dalam waktu dekat.


Para pemimpin akademi besar segera berterimakasih kepada Hao Chen dan Su Yao, terutama Hong Yue pemimpin akademi Phoenix. Sebab gadis yang ditolong oleh mereka berdua, adalah putrinya.


Tapi tidak untuk kondisi Zhou Yuan, dikarenakan sempat terkena energi iblis dalam jumlah besar. Kekuatan malaikat sucinya mengalami bentrokan dengan energi yang berada ditubuhnya.


Walaupun begitu Hao Chen dapat mengatasinya dengan mudah, sebab dengan kekuatan naga sembilan kepala ditubuhnya, menghilangkan energi iblis ditubuh Zhou Yuan adalah hal mudah.


"Sepertinya kekuatan dewa sejati sangatlah hebat." Puji Su Yao setelah melihat Hao Chen meringankan beban Zhou Yuan.


"Tentu saja...dengan kekuatan yang aku miliki saat ini, menghadapi seorang dewa peringkat 140 God Leader mudah saja untukku." Ucap Hao Chen dengan bangga.


"Ugh...mengerikan sekali, padahal aku bisa menerobos ketingkat Dewa sejati. Tapi inti kristal roh ku tidak dapat mendukung." Gumam Su Yao dengan kecewa.


"Mau aku tolong? aku tau dimana lokasi kau dapat inti kristal roh yang kuat." Hao Chen segera menawarkan bantuan.


"Benarkah? tapi apakah ini tidak apa?" Tanya Su Yao dengan perasaan tidak nyaman.


"Tentu saja, Lagi pula kau adalah wanitaku." Jawab Hao Chen sambil tersenyum.


Su Yao segera tersipu dengan wajah memerah, tapi dia tetap tersenyum manis mendengar perkataan Hao Chen.


"Ngomong-ngomong setelah kita kembali ke akademi nanti, kau ingin melakukan apa?" Tanya Su Yao dengan penasaran.


"Hem...aku akan menemani Ling Feng mendatangi keluarga Qian Ziwei." Jawab Hao Chen dengan tatapan aneh.


"Sepertinya kita memiliki tujuan yang sama, Qian Ziwei memintaku untuk menemaninya. Tapi aku sedikit paham kenapa mereka berdua meminta bantuan kita." Ucap Su Yao dengan ekspresi aneh.

__ADS_1


"Kau benar...karena aku merasakan akan ada pertarungan berdarah disana." Kata Hao Chen sambil mengerutkan keningnya.


__ADS_2