The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 374. Ekspansi Domain yang belum sempurna


__ADS_3

Walaupun apa yang dihadapi oleh Hao Chen sekarang adalah kesadaran jiwa yang menjaga Kuburan Tombak Suci ras Saint Race, kekuatan tekanan yang ditujukan oleh Yu Shen benar-benar berasal dari seorang Saint!


Kultivator Dewa ranah Saint merupakan sebuah perbandingan yang sangat luas dan tak terbatas, mereka telah benar-benar mencapai kehidupan abadi dan mampu menciptakan alam semesta yang luas didalam Inti Dewanya sendiri, ditahap ini mereka benar-benar bisa mengembangkan diri untuk mencapai dunia yang lebih tinggi lagi, walaupun entah mengapa para Saint dialam semesta ini tidak ada yang berhasil melampaui alam semesta untuk naik kedunia yang lebih tinggi.


Jadi bisa dikatakan jika Saint merupakan ranah tertinggi yang dapat dicapai dialam semesta ini setelah Shen Jiu memporak-porandakan alam semesta ini, dan juga ini merupakan salah satu alasan mengapa Hukum Alam Semesta dan ras Saint Race berusaha mengumpulkan banyak orang-orang yang memiliki takdir dan bakat yang luar biasa, dengan tujuan untuk membuat mereka melampaui alam semesta dan mencapai dunia yang lebih tinggi, sehingga bisa memperbaiki kehancuran yang disebabkan oleh Shen Jiu yang membuat para Saint kesulitan untuk naik kedunia yang lebih tinggi.


Tapi jika seseorang melihatnya lebih baik lagi dan mencari dari sudut pandang yang berbeda, tekanan dari seorang Saint berbeda dengan para kultivator Dewa lainnya, sebab tekanan para Saint membawa kekuatan Asal yang sangat kuat dan membawa kehendak alam semesta didalam Inti Dewanya.


Walaupun caranya cukup ekstrim dan berbahaya, keuntungan yang diperoleh sangat luar biasa seperti telah melampaui Surga, dan itu Hao Chen sendiri yang membuktikannya dengan merasakannya.


Seluruh kekuatannya secara tiba-tiba berkembang sangat pesat, pemahaman akan Hukum Dunia meningkat dengan pesat, bahkan tidak hanya dari segi kekuatan, tubuh, jiwa, dan segala yang berhubungan dengan dirinya menjadi sangat kuat dalam waktu singkat, jadi tidak salah Hao Chen mengatakan jika dia mungkin perlu waktu ribuan tahun bahkan jutaan tahun untuk mendapatkan hal seperti ini.


Terutama ketika dia mendapatkan kekuatan Naga Kekosongan Kuno dan energi absolute yang masih belum bisa dia kendalikan, dibawah tekanan Saint yang merasuki Yu Shen pemahaman akan dua kekuatan besar tersebut semakin mendalam.


"Aku harus mengambil kesempatan ini sebaik mungkin, setidaknya aku harus bisa mewujudkan Ekspansi Domain milikku sendiri." Hao Chen berseru dalam batinnya.


Tianlong yang mengetahui itu segera memperingati, "Hao Chen kau jangan bertindak gegabah, Ekspansi Domain merupakan kemampuan bawaan yang sangat kuat, dan jika kau ingin membuat sebuah Ekspansi Domain memerlukan waktu serta pemahaman yang mendalam, terlebih lagi kegagalan yang kau terima saat membentuk Ekspansi Domain akan sangat berbahaya dan lagi kau sedang berada dibawah tekanan Saint!"


Namun Hao Chen hanya acuh dengan peringatan dari Tianlong, dia segera tersenyum dengan kondisi yang mengenaskan.


"Kau akhir-akhir ini terlalu banyak bicara, kau harus tau jika aku tidak akan pernah melakukan apapun tanpa rencana yang matang, dan sebaiknya kau diam saja dan lihatlah bagaimana caraku untuk mengasah kemampuanku!" Ucap Hao Chen dengan ekspresi bersemangat.


Dibawah tekanan yang sangat kuat Hao Chen diminta untuk terus berkembang dengan cara yang mematikan, jadi menghadapi tantangan serta kematian adalah makanan sehari-harinya untuk terus bertambah kuat.


Maka dari itu Hao Chen selalu melakukan apapun dengan memperhitungkan segala macam rencana, dan tidak pernah melakukan sesuatu yang gegabah dalam bertindak, karena itu dia memiliki kemampuan bawaan yang membuatnya dapat berfikir ratusan kali dalam beberapa detik, ditambah lagi dengan insting yang sangat kuat.


Setelah Hao Chen bergabung dengan sumber kekuatan Naga Kekosongan Kuno, dia sudah memiliki pemahaman yang memumpuni untuk menciptakan sebuah Ekspansi Domain berdasarkan kekuatan utamanya, walaupun ada tujuh segel yang menyegel kekuatan Naga Kekosongan Kuno, berdasarkan rencana Hao Chen ini sudah lebih dari cukup.


"Jangan pernah membayangkan batasan yang akan kau capai, tapi teruslah membayangkan sejauh mana kau akan melangkah...Lakukan yang terbaik, dan jadilah lebih serakah!"


"Ledakan!!"


Secara tiba-tiba kekuatan kekosongan bergejolak disekitar Hao Chen, aura putih pucat yang diikuti oleh tekanan yang sangat besar muncul.


Ekspansi Domain Kuburan Tombak Suci tiba-tiba bergetar hebat dan tekanan seorang Saint dari tubuh Yu Shen menghilang ketika akan menyentuh Hao Chen, kekuatan kekosongan segera menyebar kesegala penjuru.


"Ekspansi Domain!"

__ADS_1


"Wossss!!"


Kegelapan yang sangat dalam segera muncul dari bawah kaki Hao Chen, dan itu dengan cepat menyebar kesemua tempat yang bahkan menelan Ekspansi Domain Kuburan Tombak Suci, kesunyian yang aneh dan sensasi membingungkan dirasakan oleh semua orang saat kegelapan tersebut berhasil menelan segalanya.


"Kekosongan Mutlak!!"


Karena ini merupakan pertama kalinya Hao Chen menggunakan Ekspansi Domain miliknya terlebih lagi baru pertama kalinya diciptakannya, walaupun kualitasnya dikategorikan sebagai belum sempurna sekarang.


"Buruk! benar-benar teknik yang sangat buruk! tapi ini sudah lebih cukup, aku masih memiliki kesempatan untuk mengembangkannya!" Ucap Hao Chen dengan kondisi yang cukup baik, walaupun darahnya keluar dari luka-lukanya.


"Bagaimana mungkin! Ekspansi Domain Kuburan Tombak Suci telah ditelan olehnya, dia hanya seorang Dewa Bumi! bagaimana mungkin!" Jiwa yang merasuki Yu Shen berteriak keras dengan rasa tidak percaya.


"Khuak!!" disaat itulah Hao Chen secara tiba-tiba muncul dihadapan Yu Shen, dan dia segera menendangnya dengan sangat keras tepat diperutnya.


"Tidak peduli kau itu siapa, kau hanya sebuah jiwa yang sedang merasuki seorang Dewa diranah Dewa Surgawi, dan kau hanya bisa melepaskan secuil tekanan dari jiwamu itu sementara kau secara perlahan merusak tubuh yang telah kau rasuki." Hao Chen segera bergerak cepat dan memberikan beberapa pukulan kepadanya.


"Bang! Bang! Bang!"


Pukulan Hao Chen sangat cepat sehingga Yu Shen kebingungan harus menepisnya, bahkan jiwa Saint yang ada ditubuhnya kebingungan dengan apa harus bertindak.


"Domain macam apa ini?!" tanya Yu Shen dengan kondisi buruk.


"Berakhir sudah!" Hao Chen segera bergerak cepat memberikan beberapa serangan terakhir.


"Khuak! tidak mungkin kekuatan seorang Dewa Surgawi dikalahkan oleh Dewa Bumi dan lagi dia adalah seorang manusia?" jiwa yang ada pada tubuh Yu Shen tercengang.


Setelah itu Hao Chen mencekik leher Yu Shen dengan keras saat menemukan sebuah celah, dan mata menjadi sedingin es saat menatap Yu Shen berserta jiwa seorang Saint didalamnya.


"Heh...kau benar-benar sangat berbahaya, jika kau berani membunuh anak ini maka kau akan menyesali seumur hidup!" Ucap jiwa yang ada pada tubuh Yu Shen.


Hao Chen menatapnya dengan tajam kebencian yang sangat kuat muncul dari matanya, api kesedihan segera muncul ditangannya.


"Kau pikir aku peduli!!" Balas Hao Chen dengan tatapan penuh kebencian.


"ARGHHHHH!!!"


Lalu api kesedihan secara tiba-tiba mulai membakar tubuh Yu Shen, dan tidak hanya itu jiwa dari Saint tersebut juga ikut terbakar oleh api hitam.

__ADS_1


"Berani-beraninya kau...aku akan mengingat ini! Agrhhhh!!"


Dalam sekejap tubuh Yu Shen terbakar habis oleh api hitam milik Hao Chen, bahkan jiwa seorang Saint didalamnya juga ikut hangus terbakar.


"Tidak peduli siapapun itu jika kau berani mengusikku, aku akan membunuhmu!" Ucap Hao Chen dengan tatapan dingin.


***


Disebuah aula yang sangat megah terdapat beberapa orang yang memiliki aura suci yang sangat kuat, dan salah satunya lagi secara tiba-tiba menyipitkan matanya dengan perasaan marah.


"Ada apa? tidak seperti dirimu saja." Ucap orang yang ada disampingnya.


"Salah satu klon jiwa yang aku letakan untuk menjaga Gunung Tombak Suci hancur." Jawabannya dengan ekspresi dingin.


"Klon jiwamu? apa yang terjadi?" tanyanya dengan perasaan kaget.


"Entahlah, aku tidak bisa melihatnya dengan jelas siapa yang menyebabkan, tapi aku dapat kabar yang buruk. Orang yang menghancurkan klon jiwaku telah membunuh putra Jendral Suci Yu yang bernama Yu Shen." Jawabannya dengan ekspresi dingin.


"Apa?! Jendral Suci Yu?! anaknya yang bernama Yu Shen benar-benar terbunuh!" Semua orang yang berada disana menjadi kaget.


"Sialan, kenapa harus Jendral Suci Yu? tapi bukannya orang yang membunuh putranya akan dalam masalah?"


"Sebaiknya kita memberi tahu kabar ini padanya, dan biarkan dia sendiri yang menyelesaikannya, kita harus bertindak lebih cepat lagi karena rencana awal kita berantakan. Zhou Yuan yang memegang peranan penting dalam rencana kita menghilang dari pengawasan, bahkan tanda suci yang kita letakkan untuk mengawasinya juga hilang oleh kekuatan misterius."


"Lalu bagaimana dengan kondisi Hao Tian? bukannya dia juga termasuk bagian penting dalam rencana kita dengan Hukum Alam Semesta?"


"Untuk sekarang kondisi Hao Tian masih dalam keadaan normal, dan kekuatannya telah berkembang pesat dibawah tekanan yang kita buat, tapi ada sedikit masalah kecil yaitu putri mereka Hao Yue juga secara tiba-tiba menghilang dari pengawasan kita."


"Hah? kenapa banyak sekali hal yang penting yang lepas dari pengawasan kita? apa yang sebenarnya terjadi? kenapa Hukum Alam Semesta tidak bertindak?"


"Untuk saat ini Hukum Alam Semesta juga tidak bisa berbuat banyak, kalian juga harus tau setelah perang besar melawan Shen Jiu Hukum Alam Semesta tidak memiliki otoritas mutlak dialam semesta ini, jadi ada kemungkinan masalah yang jauh lebih besar darinya telah muncul."


Sementara itu sosok yang sedang termenung ditengah diskusi mereka, secara tiba-tiba melamun dan memikirkan apa yang baru saja terjadi, dan secara alami dialah pemilik dari klon jiwa yang merasuki Yu Shen.


"Siapa sebenarnya orang itu? bagaimana bisa dia sampai memiliki kebencian dan niat membunuh setajam itu? dan kenapa aku merasakan jika dia akan menjadi sosok yang sangat berbahaya."


"Saat aku mengingat sosok orang itu, secara tiba-tiba aku teringat sosok Hao Tian, bukannya Hao Tian memiliki dua anak? apakah orang itu anaknya Hao Tian?"

__ADS_1


"Tidak, aku tidak akan percaya jika orang itu benar-benar anaknya, sikap kejam dan dinginnya sangat bertolak belakang dengan sikap Hao Tian. Bahkan aku sendiri sampai merinding saat melihat matanya yang dipenuhi oleh kebencian."


"Siapa dia sebenarnya..." Orang itu menyipitkan matanya dan tanpa disadari jika keringat dingin mengucur diwajahnya.


__ADS_2