The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 342. Keagungan Permaisuri Zhu


__ADS_3

Sosok Su Yao berada ditengah-tengah ledakan api multi warna tersebut dengan tubuh yang dilindungi oleh lapisan es ditubuhnya, Hao Chen yang melihat hal itu terkejutnya bukan main, sebab dia tidak menyangka jika Su Yao telah lama mempersiapkannya.


Disaat yang sama Hao Chen melihat seorang wanita yang membawa teman-temannya muncul dari ledakan api multi warna tersebut, melihat dari kondisinya wanita itu pasti mengalami kerugian saat terkena dampak ledakan tadi.


Hao Chen menyipitkan matanya dan segera mendekati wanita itu, "Siapa kau?" tanyanya dengan tatapan dingin.


Wanita berambut merah itu yang tidak lain adalah kaisar api. Dia segera tertegu melihat sosok Hao Chen, dia merasakan hawa membunuh yang ditekan dari matanya, namun kaisar api merasa tubuhnya gemetaran saat menatap Hao Chen yang memberikan kesan berbahaya.


"Kak Chen! kau tenanglah sebentar!" Zhou Yuan segera angkat bicara.


"Diamlah..." Hao Chen meresponnya dengan dingin.


Sontak mereka semua tertegu melihat tatapan dingin Hao Chen yang mengandung niat membunuh dan amarah yang mengerikan, mereka yang memiliki hubungan pertemanan dengan Hao Chen hanya bisa terdiam dan tidak berani bicara.


Tepat didepan mata mereka semua, Hao Chen segera menunjukkan amarah yang sangat besar, dia seperti perwujudan pembunuh yang tak kenal ampun saat berurusan dengan targetnya.


Kaisar api yang merupakan sebuah jiwa hanya bisa gemetaran dan segera menjawab, "Aku adalah Kaisar api, Yan Xuan Zu. Aku tau kau mengkhawatirkan kekasihmu saat ini, tapi kita tidak bisa melakukan apapun sekarang..."


Hao Chen terdiam sejenak dan amarah yang dia tahan terus meningkat, dia tau jika Su Yao tidak akan pernah ceroboh dalam menjalani kehidupannya, seharusnya dia sadar jika sangat sedikit kemungkinan dia berhasil menaklukkan Nyala Api Sembilan Surga, tapi apakah ini benar-benar atas keinginannya?


"Kau...apakah kau tidak memberitahu Su Yao tentang asal-usul api multi warna itu?" Hao Chen bertanya setelah menyadari sesuatu.


Kaisar api terdiam dan memasang ekspresi suram diwajahnya, dia berusaha menghindari tatapan dingin Hao Chen seakan-akan dia sedang menyembunyikan sesuatu.


"Keterlaluan!" Hao Chen segera marah dan meraih leher kaisar api yang kemudian segera mencekiknya dengan keras.

__ADS_1


"Khuk...." kaisar api tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat energi gelap disekitar Hao Chen yang memberikan rasa takut yang mengerikan, bahkan dia sendiri bingung mengapa dirinya yang merupakan sebuah jiwa bisa merasakan sakit dari sosok yang masih hidup.


"Kak Chen...tenangkan lah pikiranmu sebentar saja, aku tau kau mengenal kak Su Yao dengan baik bahkan jauh lebih baik dari kami, tapi dia pasti memiliki alasan tersendiri untuk menaklukkan api itu, kau tau sendiri jika kak Su Yao tidak akan melakukan apapun jika tidak mengetahui sumbernya bukan?" Meng Zhu segera angkat bicara yang segera memecahkan keheningan.


Hao Chen sedikit terkejut mendengar penjelasan Meng Zhu, tapi dia masih tidak terima jika Su Yao telah dimanfaatkan oleh kaisar api, namun dia harus tenang terlebih dahulu dan mencari jalan keluarnya.


"Cih! aku akan mengampunimu untuk sementara waktu, jika Su Yao sampai kenapa-kenapa kau akan menanggung akibatnya, dan disaat itulah kau akan memahami arti dari memohon untuk mati!" Hao Chen segera melepaskan cengkraman tangannya, dan berbalik melihat kondisi Su Yao yang sedang kesulitan.


Saat ini Hao Chen hanya bisa melihat perjuangan kekasihnya dalam menaklukkan Nyala Api Sembilan Surga, dia tidak boleh mengganggu proses tersebut, jika tidak Su Yao pasti akan terkena dampaknya.


Saat itu Hao Chen mendapatkan pertolongan ibu angkatnya Qian Zhu saat menaklukkan tiga jenis api, Api Dewa Ungu, Api Kesedihan, dan sebuah api misterius yang dia beri nama Api Sembilan Warna. Waktu itu dia tidak sadarkan diri saat Qian Zhu membuat ketiga api misterius ini menjadi miliknya, jadi dia tidak tahu bagaimana proses aslinya.


"Tianlong juga tak sadarkan diri didalam dunia kecilku, mungkin dia juga terkena dampak saat aku mempraktekkan dua Seni Rahasia. Sigh...kau benar-benar sangat ceroboh Su Yao!" Hao Chen segera kesal dan cemberut memikirkan tindakan gegabah Su Yao.


***


"Ugh...meskipun aku memilih fisik yang sangat kuat, tapi proses penaklukan ini sangat merepotkan, pantas saja kaisar api tidak pernah bisa menaklukkannya." Su Yao hanya bisa menyeriyit ditengah kondisinya.


Dia tau akan sulit jika ingin menaklukkan api ini yang bahkan kaisar api mengatakan jika api multi warna ini jauh lebih kuat dari api surgawi, memang sebanding dengan kesulitan dan resiko yang harus dihadapi.


Tepat setelah itu, Su Yao segera merasakan sebuah kehendak yang sangat kuat dari api multi warna ditubuhnya, kehendak itu berusaha untuk bangkit dan segera keluar dari tubuhnya, kehendak aneh ditubuhnya memberikan perasaan jijik dan itu membuatnya sangat kesal.


"Cih! kau pikir aku akan diam saja? bahkan jika aku mati sekalipun, aku akan tetap melakukan perlawanan!" Su Yao segera berteriak keras dan gelombang kesadaran ilahi yang sangat kuat menyebar luas.


Kesadaran ilahi Su Yao segera berbenturan dengan kehendak dunia pada api multi warna, benturan kedua kekuatan tersebut menciptakan badai yang cukup kuat.

__ADS_1


Tapi sayangnya Su Yao masih belum memiliki kekuatan Asal, jadi sangat mustahil baginya untuk bersaing dengan kehendak dunia didalam Nyala Api Sembilan Surga.


"Sialan! apa sebenarnya asal usul dari api multi warna ini?" Su Yao segera tertekan ketika kehendak dunia yang misterius pada api ditubuhnya berusaha menghancurkannya.


Dia telah melakukan perjalanan panjang dan melalui jalan sulit yang juga sangat menyakitkan, walaupun dia telah melalui pengalaman hidup dan mati berulang kali, tapi saat ini keadaannya benar-benar terdesak.


"Kalau begitu terus, aku takut segel ketujuh ditubuhku akan terbuka. Aku masih belum memiliki kesiapan sama sekali untuk menghadapi kekuatan Kaisar Naga emas, sial!" Su Yao mengutuki dirinya sendiri, kemarahannya tidak berguna dikondisinya saat ini.


Su Yao bingung dengan perasaan campur aduk, dia telah mengambil resiko yang cukup tinggi dan memiliki banyak kartu truf, tapi kali ini semuanya berantakan saat segel yang dimaksud oleh Su Yao akan terbuka.


Energi kekacauan primordial mulai keluar dari tubuhnya, dan aura tirani dari sang Kaisar Naga Emas bergejolak disekitarnya, pikirkan secara perlahan mulai diisi oleh perasaan kehancuran dan niat membunuh yang menakutkan.


Hao Chen yang menyaksikan hal itu menjadi khusyuk, dia sangat ingin ke sana dan menolong kekasihnya, setelah tau jika Su Yao memiliki kekuatan misterius ditubuhnya dia selalu khawatir tentang kondisinya.


Tapi Kaisar api mencegah tindakan Hao Chen, "Jika kau mencoba menganggunya, kau justru akan membuat nyawanya melayang, kali ini kita hanya bisa diam dan berdoa agar dia selamat."


Hao Chen hanya bisa menggertak giginya dengan keras, walaupun dia tidak menyukai kaisar api yang membuat Su Yao berada dalam keadaan bahaya, dia mau tidak mau harus menerima kenyataan jika dia bertindak nyawa Su Yao pasti akan melayang.


Sementara itu Su Yao menjadi sempoyongan karena harus menghadapi dua Kehendak misterius ditubuhnya, satu berusaha menghancurkan tubuhnya, dan satunya lagi berusaha membuat pikirannya rusak.


"Tidak! Tidak! aku tidak akan pernah menyerah!"


"Aku tidak boleh gagal, karena aku masih memiliki tujuan yang ingin aku capai!! dan ada seseorang yang menungguku!!!"


"Keagungan Permaisuri Zhu!!!"

__ADS_1


Su Yao secara tiba-tiba disinari oleh cahaya sembilan warna yang indah, perasaan dunia lain muncul disekitarnya, sosoknya bagaikan seorang dewi yang turun kedunia fana.


Hao Chen yang melihat hal tersebut segera tercengang dengan mulut ternganga, "Tidak mungkin...itu...itu...kekuatan ibu?!"


__ADS_2