The Heaven Land

The Heaven Land
Chapter 156. Terkumpulnya semua bahan


__ADS_3

Walaupun Gorila pelahap itu mengatakan jika dia akan memberitahu semuanya, tapi Hao Chen masih saja tetap tidak mau melepaskannya dan masih terus menekannya dengan gravitasi 1000 kali lipat.


Karena Hao Chen juga tidak terlalu mempercayai gorila arogan ini, sebab dia dapat merasakan jika jika gorila bodoh ini sedang merencanakan sesuatu yang buruk padanya.


"Lanjutkan aku beri tiga detik untuk jeda, jika lebih dari itu aku akan menyiksamu." Ucap Hao Chen dengan tatapan dingin.


Lalu gorila tersebut segera berkata, "Baiklah pohon yang ada didepan kita disebut sebagai pohon kekosongan, dimana pohon ini tubuh dengan menyerap kekuatan Kekosongan disertai dengan kekuatan dimensi, pohon ini awalnya tubuh disebuah galaxy mati tapi ketika perang melawan Dewa iblis terkuat di seluruh jagat raya, pohon ini segera terpental sampai kealam naga putih dan naga hitam."


"Lalu ketika kedua kultivator manusia yang dijuluki sebagai Petapa naga hitam dan naga putih mengetahui tentang hal tersebut, mereka segera bertempur untuk mendapatkannya bahkan pertempuran tersebut membuat alam ini sempat rusak parah, tapi ketika salah satu dari mereka mencoba mengambilnya ada kekuatan ruang dan dimensi yang menghalanginya."


"Bahkan setelah lebih dari 2 miliyaran tahun mereka berdua sama sekali tidak dapat melewati celah dimensi tersebut, sampai mereka hanya bisa memasrahkan hal berharga tersebut yang dimana itu adalah Buah kekosongan yang memiliki energi kekosongan paling kuat."


"Awalnya aku kaget jika kau bisa menghancurkan penghalangnya, maka dari itu aku senang sekali karena jika aku memakannya aku dapat bertambah kuat lagi."


Hao Chen hanya mengangguk pelan ketika mendengar penjelasan dari gorila tersebut, lalu dia segera bertanya, "Apakah kau memiliki peta atau tau titik-titik penting yang berada dialami ini?"


Gorila itu segera berkata, "Aku untuk saat ini hanya tau satu hal yaitu setiap hal yang ingin kau ketahui tentang alam naga putih dan naga hitam, kau harus menemukan sebuah tablet batu yang akan memberikan sebuah petunjuk."


"Bahkan kami yang menghuni alam ini juga tidak terlalu mengerti kenapa kami bisa sampai dan menetap dialam ini, tapi kami dapat meyakini satu hal yaitu, ditempat ini kekuatan kami akan mengalami peningkatan yang sangat besar."

__ADS_1


Namun Hao Chen hanya merespon dengan tatapan dingin, dengan sedikit kesal Hao Chen segera bertanya lagi, "Apakah kau memiliki petunjuk lain seperti peta atau semacamnya?"


"Aku-aku tau semuanya bahkan aku memiliki petanya, tapi dengan syarat kau harus melepaskan aku dulu." Sambung Gorila tersebut dengan penuh percaya diri memberikan sebuah penawaran.


"Baiklah serahkan petanya sekarang!" ucap Hao Chen yang segera menghentikan tekanan gravitasinya.


"Baiklah ini petanya...." kemudian sosok gorila tersebut segera memberikan cahaya aneh, tapi secara tiba-tiba petir ungu yang ada ditubuh segera bereaksi dengan cepat.


"Aaaaaaaa....!" teriak gorila itu dengan suara kesakitan.


Lalu Hao Chen segera berkata, "Kau pikir aku bodoh begitu? dengan adanya tablet batu yang telah aku temukan, aku dapat menyimpulkan jika mahluk ataupun hewan jiwa yang ada dialam ini sangat licik, aku tidak perlu penjelasan darimu karena berkat dirimu aku tahu jika semua petunjuk tentang alam ini bisa diperoleh setelah memahami isi tablet batu yang disebarkan diseluruh tempat."


"Apakah kau pernah merasakan meleleh oleh cairan asam racun?" tanya Hao Chen dengan tatapan menakutkan.


"Apa-apa yang ingin kau lakukan!" gorila tersebut segera berlari walaupun rasa sakit yang dia rasakan terus menerus bertambah.


Hao Chen hanya diam dan tidak mengejar Gorila tersebut, karena toh dia akan mati juga secara perlahan.


Dan benar saja apa yang terjadi pada gorila tersebut segera terjadi, dimana organ-organ didalam tubuhnya segera meleleh oleh cairan asam racun yang sudah ditanamkan oleh Hao Chen.

__ADS_1


"Aaaaaaaa....!" rasa sakit yang menakutkan segera dia rasakan, bahkan teriakannya membuat mahluk yang ada disekitar menjadi takut dan lari.


"Kau pikir bisa membodohi ku? jika aku mengambil cahaya itu entah apa yang terjadi padaku nanti, namun dapat dipastikan jika itu merupakan sesuatu yang tidak baik." Ucap Hao Chen dengan tatapan dingin.


Disaat yang sama jasad gorila itu hanya menyisakan kulitnya saja, karena bagian dalam tubuhnya telah meleleh oleh asam racun Hao Chen.


"Baiklah saatnya untuk mengambil buah kekosongan ini...." dengan perasaan senang Hao Chen segera segera mengambil buah tersebut dengan kekuatan ruang dan dimensi agar lebih aman.


Disaat Hao Chen memetik buah tersebut dan memegangnya, kekuatan Kekosongan yang luar biasa segera dirasakan olehnya.


Dimana Hao Chen merasakan bahwa ada kegelapan tak berujung, seperti sebuah kekosongan yang sunyi.


Lalu Hao Chen segera berkata dengan kagum, "Energi kekosongan yang luar bisa, pohon ini pasti telah menyerap banyak sekali kekuatan ruang, waktu, dimensi serta kekosongan. Tapi apa yang dikatakan oleh gorila bodoh itu sedikit salah, karena pohon ini seperti telah tubuh dengan bertahan didalam kekacauan ruang dan waktu atau bisa disebut tribultation ruang dan waktu."


"Yah, tidak aku sangka jika aku mendapatkan sebuah mendapatkan barang bagus, baguslah dengan begini aku dapat menggunakan teknik tubuh." Ucap Hao Chen dengan penuh semangat.


Kemudian dengan Hao Chen dengan santai segera mengulurkan tangannya kedepannya, dimana segera muncul sebuah cermin dengan ukuran yang cukup besar untuk manusia melewatinya.


"Ayo saatnya mulai!" dengan penuh semangat Hao Chen segera memasuki cermin tersebut yang menghubungkan kedalam alam yang telah diciptakan didalam cermin dimensional.

__ADS_1


__ADS_2